Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
Wisata

Hendrajoni: Pemkab Pesisir Selatan Tak Pernah Keluarkan Izin Pembangunan Klenteng di Kawasan Wisata Bahari Mandeh

×

Hendrajoni: Pemkab Pesisir Selatan Tak Pernah Keluarkan Izin Pembangunan Klenteng di Kawasan Wisata Bahari Mandeh

Sebarkan artikel ini
Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni saat diwawancarai wartawan
Singkatnya Gini...
  • Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak pernah menerbitkan izin pembangunan klenteng di Kawasan Wisata Bahari Mandeh, khususnya di Pulau Cubadak.
  • Kabar mengenai pembangunan rumah ibadah tersebut dinyatakan tidak benar dan dinilai berpotensi menghambat masuknya investasi serta menimbulkan persepsi keliru di masyarakat.
  • Pengembangan Kawasan Mandeh diprioritaskan murni untuk sektor pariwisata berbasis alam dengan fasilitas pendukung yang relevan guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Penafian: Poin utama ini diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

Painan, Khazminang.id – Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni memastikan pemerintah daerah setempat tidak pernah mengeluarkan izin pembangunan klenteng di Kawasan Wisata Bahari Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan.

Penegasan itu disampaikan Hendrajoni berkaitan beredarnya isu di tengah masyarakat bahwa bangunan klenteng di Pulau Cubadak yang di sebut – sebut sebagai rumah ibadah di daerahnya.

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

Hendrajoni menegaskan, informasi yang beredar itu tidaklah benar dan berpotensi menimbulkan persepsi keliru, karena pemerintah daerah saat ini justru fokus mendorong investasi sebagai penggerak ekonomi.

“Jadi, isu yang berkembang tidak tepat. Kami tidak pernah mengeluarkan izin pembangunan klenteng. Jangan sampai persepsi yang keliru membuat investor ragu masuk ke daerah,” ujarnya kepada wartawan, Senin (27/4/2026).

Hendrajoni mengatakan rencana pengembangan kawasan tersebut murni untuk pariwisata, dengan fasilitas umum seperti masjid atau mushala, bukan rumah ibadah agama tertentu.

Dikatakannya, pengembangan kawasan di Pulau Cubadak telah melalui proses yang sah dan dirancang sebagai destinasi wisata berkelas dengan konsep bernuansa alam.

Baca Juga:  Peringati HPSN, Perkimtan LH Pessel Gelar Gotong Royong Massal di Kawasan Pantai Carocok Hingga Muaro Painan

Ia menyebut kawasan tersebut akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, termasuk area privat untuk wisatawan mancanegara.

Namun demikian, ia menegaskan tidak ada rencana pembangunan klenteng, melainkan hanya penyesuaian fasilitas untuk kebutuhan wisatawan.

Maka dari itu, Hendrajoni mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, disebabkan pengembangan kawasan Mandeh itu bertujuan meningkatkan daya tarik wisata dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

“Kalau investasi ini berjalan baik, dampaknya akan luas bagi daerah dan masyarakat. Karena itu, mari kita jaga suasana tetap kondusif dan saling memahami,” ajaknya.(Milhendra Wandi)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.