<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Khazminang.id</title>
	<atom:link href="https://khazminang.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://khazminang.id</link>
	<description>Berita Sumbar Terbaru dan Terkini Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Tue, 19 May 2026 04:03:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://khazminang.id/wp-content/uploads/2024/12/cropped-favicon-32x32.png</url>
	<title>Khazminang.id</title>
	<link>https://khazminang.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>PSSI Kembali ke Regulasi, PSPP Akhirnya Temani PSP ke Putaran Nasional Liga 4</title>
		<link>https://khazminang.id/pssi-kembali-ke-regulasi-pssp-akhirnya-temani-psp-ke-putaran-nasional-liga-4/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Faisal Budiman]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 May 2026 03:36:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[liga4]]></category>
		<category><![CDATA[nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<category><![CDATA[panjang]]></category>
		<category><![CDATA[pspp]]></category>
		<category><![CDATA[Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://khazminang.id/?p=13109</guid>

					<description><![CDATA[Padang-Melalui perjuangan yang berlapis dari pelaku sepakbola Sumatera Barat (Sumbar), akhirnya PSPP Padang Panjang sebagai runner up Liga 4 Sumbar...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p2">Padang-Melalui perjuangan yang berlapis dari pelaku sepakbola Sumatera Barat (Sumbar), akhirnya PSPP Padang Panjang sebagai runner up Liga 4 Sumbar berhak berlaga di babak 64 besar Liga 4.</p>
<p class="p2"><span class="s1">Kepastian Sumbar mendapat dua jatah di putaran nasional, setelah PSSI Pusat mengeluarkan surat keputusan Nomor 2444/PGD/229/V-2026 tertanggal 18 Mei 2026 yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Pusat, Yunus Nusi.</span></p>
<p class="p4"><span class="s2">Adanya dua wakil Sumbar di putaran nasional Liga 4 juga dibenrkan Ketua PLT PSSI Sumbar, Indra Datuak Rajo Lelo. “Ya, PSSI Pusat telah mengirim surat. Di mana dalam surat itu, jatah Sumbar untuk putaran nasional ini ada dua tim. Di mana dua tim itu, PSP sebagai juara dan PSPP sebagai runner up,” ujarnya.</span></p>
<p class="p4"><span class="s2">Katanya, kembalinya hak Sumbar di putaran nasional berkat perjuangan insan sepakbola Sumbar dan kembali ditegakkan regulasi. Di mana, Sumbar yang menjalankan kompetisi sesuai regulasi. </span></p>
<p class="p4"><span class="s2">“Ini perjuangan kita bersama. Mudah-mudahan dengan adanya dua tim di putaran nasional, sepakbola Sumbar makin berkembang dan bisa lolos ke kompetisi yang lebih tinggi,” terangnya.</span></p>
<p class="p4"><span class="s2">Seperti diketahui, Sebelumnya, Sumatera Barat hanya memperoleh satu kuota, sehingga PSPP tidak masuk dalam daftar tim yang lolos. Keputusan tersebut langsung menuai keberatan dari pihak PSPP yang menilai penentuan kuota tidak sejalan dengan fakta pelaksanaan kompetisi di daerah. (faisal budiman)</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Waspada Penipuan, KUR BRI Tidak Pernah Ditawarkan Secara Online</title>
		<link>https://khazminang.id/13104-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Devi Diany]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 May 2026 00:44:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://khazminang.id/?p=13104</guid>

					<description><![CDATA[Padang, Khazminang.id — Bank Rakyat Indonesia terus mengedukasi masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan layanan perbankan,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Khazminang.id</strong> — Bank Rakyat Indonesia terus mengedukasi masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan layanan perbankan, khususnya terkait program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Melalui edukasi kepada masyarakat, BRI menegaskan bahwa pengajuan KUR tidak pernah ditawarkan secara online melalui tautan maupun akun pribadi yang tidak resmi.</p>
<p>Regional Chief Executive Officer (RCEO) BRI Region 3 Padang, Riza Pahlevi menyampaikan, masyarakat perlu lebih berhati-hati terhadap oknum yang menawarkan pencairan KUR secara cepat melalui media sosial, pesan singkat, ataupun aplikasi percakapan.</p>
<p>“Waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan BRI. Pengajuan KUR tidak ditawarkan secara online melalui link atau akun tidak resmi. Seluruh proses pengajuan dilakukan melalui kantor layanan resmi BRI dengan prosedur yang telah ditetapkan,” ujar Riza Pahlevi dalam siaran pers yang diterima Senin (18/5/2026).</p>
<p>Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak memberikan data pribadi seperti PIN, password, kode OTP, maupun informasi rekening kepada pihak manapun yang mengatasnamakan petugas bank. Menurutnya, keamanan data nasabah menjadi prioritas utama yang harus dijaga bersama.</p>
<p>BRI Region 3 Padang secara konsisten terus melakukan edukasi literasi keuangan dan keamanan digital kepada masyarakat sebagai langkah preventif dalam mencegah tindak kejahatan siber. Dengan meningkatnya kewaspadaan masyarakat, diharapkan berbagai modus penipuan dapat diminimalisir sehingga nasabah dapat bertransaksi dengan aman dan nyaman.S</p>
<p>Selain itu, masyarakat juga diminta untuk selalu memastikan informasi terkait layanan BRI diperoleh melalui kanal resmi BRI maupun langsung mendatangi unit kerja dan kantor cabang terdekat. <strong>(*) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mutasi Bergulir, Brigjen TNI Aji Mimbarno Jabat Danrem 032/Wirabraja</title>
		<link>https://khazminang.id/mutasi-bergulir-brigjen-tni-aji-mimbarno-jabat-danrem-032-wirabraja/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Devi Diany]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 May 2026 01:00:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://khazminang.id/?p=13075</guid>

					<description><![CDATA[Padang, Khazminang.id – Komandan Korem (Danrem) 032/Wira Braja berganti. Brigjen TNI Aji Mimbarno, S.A.P., M.A., mengemban amanah baru sebagai Komandan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Khazminang.id</strong> – Komandan Korem (Danrem) 032/Wira Braja berganti. Brigjen TNI Aji Mimbarno, S.A.P., M.A., mengemban amanah baru sebagai Komandan Korem (Danrem) 032/Wira Braja, menggantikan Brigjen TNI Mahfud, S.E., M.Si.</p>
<p>‎Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Tradisi Korps ini dipimpin langsung oleh Panglima Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol (Pangdam XX/TIB), Mayjen TNI Arief Gajah Mada, S.E., M.M., bertempat di Gedung Sapta Marga, Makodam XX/TIB, pada Minggu (17/5/2026).</p>
<p>Dalam amanatnya, Pangdam XX/TIB Mayjen TNI Arief Gajah Mada menegaskan bahwa serah terima jabatan di lingkungan TNI AD merupakan bagian krusial dari dinamika organisasi dan pembinaan personel. Langkah ini diambil guna meningkatkan kinerja satuan serta mendukung pengembangan karier prajurit secara berkesinambungan.</p>
<p>‎“Pergantian jabatan hendaknya dimaknai sebagai momentum untuk menghadirkan semangat baru, inovasi, dan pengabdian terbaik dalam menjalankan tugas pokok demi kepentingan bangsa dan negara,” tegas Jenderal Bintang Dua tersebut.</p>
<p>Sebelum dipercaya memimpin Korem 032/Wbr, Brigjen TNI Aji Mimbarno menduduki jabatan sebagai Waaspers Kasad Bidang Watpers. Sementara itu, pejabat lama Brigjen TNI Mahfud, Saat ini melaksanakan tugas belajar untuk mengikuti pendidikan di Lemhannas RI.</p>
<p><strong>Pergantian Pejabat Utama </strong></p>
<p>Satu hari sebelum pucuk pimpinan Korem berganti, bertempat di Youth Center Bagindo Azis Chan pada Sabtu (16/5/2026), Brigjen TNI Mahfud telah lebih dulu memimpin rangkaian upacara Sertijab dan tradisi korps di internal jajaran Korem 032/Wbr.</p>
<p>Langkah ini merupakan bagian dari rangkaian transisi kepemimpinan agar roda organisasi di jajaran Korem 032/Wbr tetap berjalan optimal. Beberapa pejabat penting yang resmi dilantik antara lain:</p>
<p>1. Kolonel Inf Irvan Yusri, S.I.P., M.Han., menjabat sebagai Kepala Staf Korem (Kasrem) 032/Wbr.</p>
<p>2. Dandim 0306/Lima puluh Kota kini diemban oleh Letkol Inf Adi Nofriadi Nata, menggantikan Letkol Inf Ucok Namara.</p>
<p>3. Dandim 0307/Tanah Datar Resmi dijabat oleh Letkol Arh Hendriyana, menggantikan Letkol Inf Agus Priyo Pujo Sumedi.</p>
<p>Seluruh rangkaian acara pelantikan, baik di tingkat Kodam maupun Korem, berlangsung dengan tertib dan khidmat.</p>
<p>Agenda ini turut dihadiri oleh para Pejabat Utama (PJU) Kodam XX/TIB, PJU Korem 032/Wbr, para Komandan Satuan (Dansat) jajaran, serta Ketua beserta pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XX/Tuanku Imam Bonjol dan Koorcab Rem 032 PD XX/TIB. <strong>(*)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pelatihan Vokasi Batch 2 Dibuka Mulai 19 Mei: Kuota 30 Ribu Peserta, Gratis dan Bersertifikat BNSP</title>
		<link>https://khazminang.id/pelatihan-vokasi-batch-2-dibuka-mulai-19-mei-kuota-30-ribu-peserta-gratis-dan-bersertifikat-bnsp/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[John Edward Rhony]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 May 2026 15:06:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Ketenagakerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[Pelatihan Vokasi Batch 2]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://khazminang.id/?p=13064</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Khazminang.id&#160;— Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Batch 2 dengan kuota 30 ribu peserta. Pendaftaran...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Jakarta, Khazminang.id</strong>&nbsp;— Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Batch 2 dengan kuota 30 ribu peserta. Pendaftaran dilakukan pada 19 Mei–9 Juni 2026 melalui laman <strong><em><a href="http://skillhub.kemnaker.go.id/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">skillhub.kemnaker.go.id</a></em></strong>.</p>



<p>Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker, Darmawansyah mengatakan, program ini diprioritaskan untuk lulusan SMA/SMK sederajat dan terbuka bagi masyarakat berusia minimal 17 tahun serta telah memiliki akun pada platform SIAPkerja.</p>



<p>Seluruh rangkaian pelatihan vokasi disediakan secara gratis oleh pemerintah. Program tersebut disusun untuk mengembangkan kompetensi kerja, produktivitas, disiplin, sikap, dan etos kerja agar peserta siap bekerja maupun berwirausaha.</p>



<p>“Kami mengajak masyarakat, khususnya angkatan kerja muda, untuk memanfaatkan Program Pelatihan Vokasi ini. Program ini penting untuk meningkatkan kompetensi, daya saing, dan kesiapan kerja agar bisa langsung terserap di dunia kerja atau berwirausaha,” ujar Darmawansyah dalam siaran pers Biro Humas yang diterima&nbsp;<strong><em>Khazminang.id</em></strong>, Minggu (17/5/2026).</p>



<p>Adapun tahapan pelaksanaan program dimulai dengan pendaftaran pada 19 Mei–9 Juni 2026 melalui laman <strong><em><a href="http://skillhub.kemnaker.go.id/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">skillhub.kemnaker.go.id</a></em></strong> dan platform SIAPkerja. </p>



<p>Selanjutnya, proses seleksi dan wawancara dilaksanakan pada 10–17 Juni 2026. Hasil seleksi diumumkan pada 18 Juni 2026, sedangkan kick off dan orientasi program dilaksanakan pada 22 Juni 2026.</p>



<p>Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 dilaksanakan secara serentak di 21 Unit Pelaksana Teknis Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (UPT BPVP) serta 13 Satuan Pelayanan (Satpel) dan Unit Pelatihan Teknis Daerah (UPTD) Kemnaker di seluruh Indonesia.</p>



<p>Peserta akan memperoleh berbagai fasilitas, antara lain pelatihan dan makan siang gratis, bantuan uang transportasi, perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) melalui BPJS Ketenagakerjaan, sertifikat pelatihan dari BPVP, serta Sertifikat Kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Fasilitas asrama juga tersedia sesuai kriteria dan ketersediaan. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dua Personel Satpol PP Padang Terluka</title>
		<link>https://khazminang.id/dua-personel-satpol-pp-padang-terluka/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Devi Diany]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 May 2026 11:25:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://khazminang.id/?p=13054</guid>

					<description><![CDATA[Padang, Khazminang.id — Petugas Satpol PP Kota Padang terluka saat berupaya menertibkan seseorang yang diduga berstatus Orang Dalam Gangguan Jiwa...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Khazminang.id</strong> — Petugas Satpol PP Kota Padang terluka saat berupaya menertibkan seseorang yang diduga berstatus Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ), Minggu (17/5/2026). Orang tersebut dilaporkan oleh warga Pasar Ambacang, kecamatan Kuranji, Kota Padang karena suka mengamuk dan membuat resah.</p>
<p>Pria tersebut sulit dikendalikan dan terus menunjukkan sikap agresif kepada petugas maupun warga sekitar. Petugas yang datang dihadang pria tersebut dengan melakukan perlawanan dan menyerang menggunakan sebilah gunting.</p>
<p>“Dua orang personel kita mengalami luka saat menjalankan tugas. Petugas yang terluka langsung dibawa ke Puskesmas untuk segera mendapat perawatan,” ujar Kasat Pol PP Kota Padang, Chandra Eka Putra.</p>
<p>Dikatakan, kejadian itu berawal ketika jajarannya mendapat laporan dari masyarakat terkait adanya seorang pria yang mengamuk di kawasan Pasar Ambacang. Demi menjaga ketertiban dan ketentraman di masyarakat, petugas langsung melakukan terjun ke lapangan melakukan pengawasan dan pengendalian di lokasi.</p>
<p>Menurut keterangan warga sekitar, pria tersebut diduga pernah menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ). Karena aksinya dianggap membahayakan dan membuat masyarakat resah, warga meminta bantuan petugas untuk segera melakukan penanganan.</p>
<p>“Namun saat petugas berupaya menenangkannya, justru dia melakukan perlawanan dan menyerang petugas dengan gunting,” katanya.</p>
<p>Situasi sempat berlangsung tegang lantaran pria tersebut sulit di kendalikan dan terus menunjukkan sikap agresif. Setelah situasi kembali kondusif dan pria tersebut tidak lagi bertindak agresif, personel Satpol PP Kota Padang kembali ke Mako untuk melanjutkan tugas.</p>
<p>Dikatakan Chandra Eka Putra, kejadian tersebut merupakan salah satu risiko yang dihadapi petugas di lapangan saat menjalankan tugas menjaga ketertiban umum.</p>
<p>“Ini merupakan risiko yang dihadapi petugas ketika melakukan pengamanan terhadap seseorang yang mengamuk, apalagi menggunakan senjata tajam,” ujar Chandra Eka Putra. <strong>(*)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Satpol PP Padang Tertibkan Puluhan Pasangan Ilegal</title>
		<link>https://khazminang.id/satpol-pp-padang-tertibkan-puluhan-pasangan-ilegal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Devi Diany]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 May 2026 11:10:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://khazminang.id/?p=13051</guid>

					<description><![CDATA[Padang, Khazminang.id – Petugas Satpol PP Padang kembali melakukan patroli rutin untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat. Sejak dini hari...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Khazminang.id</strong> – Petugas Satpol PP Padang kembali melakukan patroli rutin untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat. Sejak dini hari Minggu (17/05/2026), petugas berkeliling menyasar titik-titik lokasi yang diperkirakan rawan penyakit masyarakat (pekat).</p>
<p>Komando patrol dipegang langsung oleh Kabid P3D Albana bersama Kabid Tibum Eka Putra Irwandi serta di dampingi oleh Kasi P3 Efrizal dan Kasi Latbangap Yudi Aries bersama personel Satpol PP Kota Padang.</p>
<p>“Patroli dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap penyakit masyarakat (pekat), seperti mengkonsumsi minuman beralkohol di ruang publik, balap liar, tawuran antar remaja, hingga pengawasan terhadap kos-kosan dan penginapan yang diduga melanggar aturan,” jelas Albana.</p>
<p>Selain menyisir kawasan publik, petugas juga melakukan pengawasan dan pemeriksaan identitas tamu di sejumlah penginapan di Kota Padang, di antaranya Hotel Stadion di Jalan Pulau Karam, Ogreen Guest House di Jalan Nipah, Monalisa Resident di Jalan Pondok, serta Rumah Palala Homestay di Jalan Nipah. Pengawasan juga dilakukan di kawasan Jembatan Siti Nurbaya hingga sepanjang Jalan Batang Arau.</p>
<p>Dari kegiatan patrol tersebut, petugas berhasil menjaring sebanyak 22 orang yang terdiri dari 11 perempuan dan 11 laki-laki yang diduga bukan pasangan suami istri saat berada di sejumlah penginapan.</p>
<p>Di Hotel Stadion, petugas mengamankan tiga perempuan dan tiga laki-laki. Saat pemeriksaan berlangsung, salah seorang perempuan sempat melarikan diri dan bersembunyi di atas atap genteng. Namun, karena situasi tidak memungkinkan, yang bersangkutan akhirnya kembali masuk ke kamar dan diamankan petugas.</p>
<p>Selanjutnya, di Ogreen Guest House petugas mengamankan lima perempuan dan lima laki-laki, sedangkan di Rumah Palala Homestay diamankan tiga perempuan dan tiga laki-laki.</p>
<p>Tidak hanya itu, saat melakukan patroli di bawah Jembatan Siti Nurbaya, petugas juga menemukan sembilan botol minuman beralkohol. Sejumlah remaja yang berada di lokasi langsung berhamburan melarikan diri ketika melihat kedatangan petugas.</p>
<p>Seluruh orang yang diamankan beserta barang bukti kemudian dibawa ke Mako Satpol PP Kota Padang untuk diserahkan kepada Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) guna dilakukan pendataan dan diproses sesuai ketentuan yang berlaku.</p>
<p>“Mereka yang terjaring dalam patrol kami diduga melakukan pelanggaran yang mengacu pada Perda Nomor 01 Tahun 2025 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum serta Perda terkait Tanda Daftar Usaha Pariwisata,” katanya.</p>
<p>Selain melakukan penindakan, petugas juga memberikan surat panggilan kepada pemilik usaha penginapan untuk menghadap PPNS sebagai bagian dari proses pemeriksaan lebih lanjut.</p>
<p>Satpol PP Kota Padang menegaskan akan terus melakukan pengawasan rutin demi menciptakan suasana kota yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. <strong>(*)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemprov Sumbar Bakal Bikin Asrama untuk Siswa SLTA</title>
		<link>https://khazminang.id/pemprov-sumbar-bakal-bikin-asrama-untuk-siswa-slta/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Devi Diany]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 May 2026 11:01:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://khazminang.id/?p=13048</guid>

					<description><![CDATA[Padang, Khazminang.id — Pemprov Sumbar tengah merencanakan pembangunan fasilitas asrama untuk para siswa menengah atas. Implementasi program tersebut akan dilakukan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Khazminang.id</strong> — Pemprov Sumbar tengah merencanakan pembangunan fasilitas asrama untuk para siswa menengah atas. Implementasi program tersebut akan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah serta tingkat urgensi kebutuhan masing-masing sekolah.</p>
<p>Pembangunan asrama itu disiapkan untuk mendukung pemerataan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat pembinaan karakter generasi muda di Sumbar. Kondisi geografis Sumbar yang berbukit-bukit dan juga memiliki wilayah kepulauan menyebabkan tidak semua siswa memiliki akses mudah menuju sekolah unggulan maupun sekolah dengan fasilitas pendidikan memadai.</p>
<p>“Ke depan, kita ingin anak-anak Sumbar memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan berkualitas, tanpa terkendala jarak dan kondisi ekonomi keluarga. Karena itu, keberadaan asrama di sekolah menengah atas menjadi kebutuhan penting yang harus kita siapkan bersama,” ujar Mahyeldi di Padang, Jumat (15/5/2026).</p>
<p>Ia menjelaskan, keberadaan asrama tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas tempat tinggal bagi siswa, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pembinaan karakter, kedisiplinan, serta penguatan nilai-nilai agama dan kebersamaan di lingkungan sekolah.</p>
<p>Pola pendidikan berasrama akan memberi ruang pembinaan yang lebih optimal bagi siswa, baik dalam aspek akademik maupun pengembangan kepribadian. Dengan demikian, sekolah dapat lebih maksimal dalam membentuk generasi muda yang unggul, mandiri, dan berakhlak.</p>
<p>“Melalui sistem asrama, kita ingin penguatan intelektual siswa berjalan seiring dengan pembentukan karakter. Tidak hanya melalui proses pengajaran, tetapi juga penguatan soft skill melalui berbagai pelatihan sesuai kebutuhan serta pengasuhan berbasis nilai-nilai adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah,” jelasnya.</p>
<p>Ia menilai, penguatan pembinaan melalui sekolah berasrama juga penting sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai persoalan sosial yang saat ini semakin mengkhawatirkan di kalangan generasi muda, seperti penyalahgunaan narkoba, pergaulan menyimpang, hingga kecanduan game online.</p>
<p>Selain itu, keberadaan asrama juga dinilai dapat membantu meringankan beban keluarga, khususnya bagi siswa yang berasal dari daerah terpencil dan harus menempuh jarak jauh untuk mengakses layanan pendidikan.</p>
<p>“Kita ingin seluruh anak-anak Sumbar memiliki peluang yang sama untuk berkembang. Jangan sampai ada siswa yang kehilangan kesempatan mendapatkan pendidikan terbaik hanya karena keterbatasan akses,” katanya.</p>
<p>Tahap awal, lanjutnya, rencana tersebut akan diimplementasikan pada sekolah-sekolah favorit yang memiliki cakupan siswa lintas kabupaten dan kota. Pemerintah provinsi menargetkan setidaknya terdapat satu pembangunan asrama di sekolah unggulan pada masing-masing kabupaten dan kota secara bertahap.</p>
<p>“Target awal kita, setiap kabupaten dan kota memiliki minimal satu sekolah favorit dengan fasilitas asrama. Dengan begitu manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat,” ungkapnya.</p>
<p>Ia menambahkan, sekolah yang diprioritaskan dalam program tersebut adalah sekolah dengan jumlah murid yang besar, memiliki kesiapan lahan untuk pembangunan asrama, serta didukung oleh komite sekolah, orang tua siswa, dan lingkungan sekitar.</p>
<p>Selanjutnya, pembangunan asrama juga akan diprioritaskan pada sekolah-sekolah yang berada di wilayah dengan akses pendidikan dan transportasi terbatas sebelum nantinya diperluas ke lebih banyak sekolah menengah atas di Sumbar.</p>
<p>Mahyeldi berharap rencana pengembangan fasilitas pendidikan tersebut mendapat dukungan dari seluruh pihak, mulai dari legislatif hingga masyarakat luas. <strong>(*)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gebyar Gebu Minang Gerakkan UMKM Meraup Rupiah</title>
		<link>https://khazminang.id/gebyar-gebu-minang-gerakkan-umkm-meraup-rupiah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Devi Diany]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 May 2026 10:54:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://khazminang.id/?p=13042</guid>

					<description><![CDATA[Padang, Khazminang.id — Ribuan masyarakat memeriahkan iven Gebyar Gebu Minang Kota Padang yang dirangkai dengan jalan santai dan senam massal...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Khazminang.id</strong> — Ribuan masyarakat memeriahkan iven Gebyar Gebu Minang Kota Padang yang dirangkai dengan jalan santai dan senam massal di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Minggu (17/5/2026). Usai Subuh, warga berdatangan dri berbagai penjuru kota untuk mengikuti jalan santai yang bertabur hadiah menarik, mulai dari sepeda listrik hingga hadiah hiburan lainnya.</p>
<p>Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah membuka kegian tersebut, didampingi pengurus DPP Gebu Minang, DPW Gebu Minang Sumbar, unsur Forkopimda Provinsi dan Kota Padang, Direksi Bank Nagari selaku sponsor utama, serta pengurus Gebu Minang tingkat kecamatan dan kelurahan se-Kota Padang.</p>
<p>Gubernur Mahyeldi dalam sambutannya mengatakan, kegiatan tersebut bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi sekaligus penggerak ekonomi masyarakat. Apalagi ratusan pelaku UMKM dengan berbagai produk yang ditawarkan turut memadati kawasan Car Free Day (CFD).</p>
<p>“Ini kegiatan yang sangat positif. Sejalan dengan program provinsi yang memang mendorong masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat dengan berolahraga,” kata Mahyeldi.</p>
<p>Iven yang digelar Gebung Minang ini diperkirakan diikuti sekitar 10 ribu peserta. Jika  digabung dengan masyarakat yang rutin hadir di CFD, jumlahnya tidak kurang dari 30 ribu orang. Hal ini tak dipungkiri memberi dampak besar bagi perekonomian.</p>
<p>Tingginya antusiasme masyarakat mengikuti kegiatan CFD turut memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi para pelaku UMKM yang berjualan di sepanjang lokasi kegiatan.</p>
<p>“Dari jam 6 pagi sampai jam 10, masyarakat berbelanja. Ada yang langsung dikonsumsi, ada yang dibawa pulang. Satu outlet bisa menghasilkan Rp1 juta sampai Rp1,5 juta hanya dalam beberapa jam,” ungkapnya.</p>
<p>Ia mengatakan sebagian besar pelaku usaha yang hadir merupakan generasi muda dan mahasiswa yang tengah belajar berwirausaha. Karena itu, pemerintah provinsi terus mendukung kegiatan yang membuka ruang bagi anak muda untuk tumbuh dalam dunia usaha.</p>
<p>“Kita dukung dan fasilitasi karena ini menjadi ruang belajar bagi milenial untuk berbisnis dan berdagang,” katanya.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Mahyeldi juga mengapresiasi kontribusi besar para perantau Minang, khususnya Gebu Minang, yang selama ini konsisten melestarikan budaya Minangkabau dimanapun dirinya berada dan membantu masyarakat di kampung halaman, termasuk saat terjadi bencana.</p>
<p>“Perantau Minang punya kebanggaan besar terhadap budayanya. Mereka menjaga budaya Minang di mana pun berada dan ini sesuatu yang luar biasa,” ujar Mahyeldi.</p>
<p>Sementara itu Ketua Gebu Minang Kota Padang, Endrizal mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum kebangkitan kembali Gebu Minang setelah sempat vakum dari berbagai aktivitas besar beberapa tahun terakhir.</p>
<p>“Tahun 90-an sampai 2000-an Gebu Minang sangat menyala. Setelah kami dilantik akhir 2025, kami ingin menghidupkan kembali semangat itu dimulai dari Kota Padang,” katanya.</p>
<p>Menurut Endrizal, Gebu Minang ke depan akan fokus bergerak di bidang ekonomi dan kebudayaan. Karena itu, mayoritas peserta dan tenant yang hadir berasal dari kalangan UMKM.</p>
<p>“Sebanyak 99 persen peserta hari ini adalah UMKM Kota Padang dan sekitarnya. Ini memang ajang pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujarnya.</p>
<p>Pada kesempatan tersebut, Gebu Minang Pusat juga menyerahkan bantuan pascabencana berupa 20 unit gerobak usaha serta bantuan ternak ayam lengkap dengan kandang dan pakan bagi kelompok masyarakat terdampak di Lubuk Minturun dan Pasie Nan Tigo. <strong>(*)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mubes ke VI HDM Bukittinggi Kokohkan Dakwah Islam Moderat</title>
		<link>https://khazminang.id/mubes-ke-vi-hdm-bukittinggi-kokohkan-dakwah-islam-moderat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Iwin SB]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 May 2026 10:45:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://khazminang.id/?p=13094</guid>

					<description><![CDATA[Bukittinggi, khazminang.id- Musyawarah Besar (Mubes) VI Himpunan Da’i dan Muballigh (HDM) Kota Bukittinggi mengusung tema “Memperkuat Sinergi Dakwah yang Moderat,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bukittinggi, khazminang.id-</strong> Musyawarah Besar (Mubes) VI Himpunan Da’i dan Muballigh (HDM) Kota Bukittinggi mengusung tema “Memperkuat Sinergi Dakwah yang Moderat, Profesional dan Berkelanjutan Menuju Bukittinggi Gemilang”, kegiatan ini dihadiri Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ketua DPRD, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, Ketua MUI, unsur Forkopimda, tokoh agama, para da’i dan muballigh, serta tamu undangan lainnya.</p>
<p>Pentingnya peran da’i dan muballigh sebagai penjaga moral masyarakat di tengah tantangan zaman. Kota Bukittinggi yang menjunjung falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah membutuhkan kehadiran para pendakwah sebagai garda terdepan dalam menjaga akidah umat dan membangun karakter masyarakat.</p>
<p>Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Bukittinggi, H. Ibnu Asis,STP Sutan Saidi dalam sambutannya pada Musyawarah Besar (Mubes) VI Himpunan Da’i dan Muballigh (HDM) Kota Bukittinggi, yang digelar di Aula Kantor Balai Kota Bukittinggi, Minggu (17/5/2026).</p>
<p>Lebih lanjut dikatakannya, “Pembangunan fisik tidak akan sempurna tanpa pembangunan mental dan spiritual. Karena itu, Pemerintah Kota berharap Mubes ini tidak hanya menjadi agenda memilih pengurus baru, tetapi juga wadah evaluasi dakwah agar lebih menyentuh akar persoalan umat,” ujar Ibnu Asis.</p>
<p>Ibnu Asis juga menitipkan harapan besar agar HDM menjadi mitra strategis Pemerintah dalam menyukseskan program Surau Gemilang, menjadikan surau kembali hidup sebagai pusat ibadah, pendidikan akhlak, ilmu pengetahuan, serta benteng moral generasi muda.</p>
<p>Melalui Mubes VI ini, diharapkan lahir kepengurusan baru yang mampu memperkuat peran HDM sebagai jembatan nilai-nilai agama dan realitas sosial, sekaligus menjadi solusi atas berbagai persoalan umat di tengah derasnya arus digitalisasi dan tantangan sosial kemasyarakatan, ungkap Ibnu Asis.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bukittinggi, H. Gazali, MA, menilai usia HDM yang telah mencapai 26 tahun menunjukkan kematangan organisasi dalam menjalankan fungsi dakwah dan membina umat.</p>
<p>“Perjalanan panjang ini menjadi bukti bahwa HDM telah berkontribusi dalam memperkuat pemahaman keagamaan masyarakat melalui sinergi dengan berbagai pihak. Siapapun yang terpilih nanti mari kita dukung bersama demi kemaslahatan umat,” ujarnya.</p>
<p>Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, Dr. H. Irwan, M.Ag, menegaskan Mubes harus menjadi momentum memperkuat nilai-nilai religius di tengah masyarakat.</p>
<p>“Kita berharap HDM terus menjadi organisasi dakwah yang mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran. Tantangan era digital harus dihadapi dengan membentengi umat dari pengaruh yang menyesatkan serta menanamkan nilai-nilai religius sejak dini, seperti membiasakan anak-anak mencintai Al-Qur’an dan menghidupkan amalan puasa Senin-Kamis,” tegasnya.</p>
<p>Sedangkan Ketua DPRD Kota Bukittinggi, Dr. (Cand.) H. Syaiful Efendi,Lc.MA mengajak seluruh anggota HDM meluruskan niat dalam berhimpun dan menjaga kesinambungan dakwah. “Menjadi da’i adalah pekerjaan mulia. Mari terus bersinergi dan berkolaborasi memperbaiki umat agar HDM semakin kuat dan kompak ke depan,” katanya.</p>
<p>Ketua Panitia, H. Afrizal, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Mubes VI merupakan amanat organisasi sesuai AD/ART HDM seiring berakhirnya masa periodesasi kepengurusan. Menurutnya, Mubes menjadi momentum evaluasi kinerja organisasi, pemilihan kepengurusan baru, sekaligus penyusunan program kerja periode mendatang.</p>
<p>“Panitia mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur, para ustadz, dan buya yang telah mendukung sehingga Mubes ini dapat terlaksana dengan baik. Kami juga memohon maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyelenggaraan kegiatan ini,” ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu, Penjabat Ketua HDM Kota Bukittinggi, Khairunnas, mengenang sejarah lahirnya organisasi tersebut sekitar 26 tahun silam. Ia menyebut HDM lahir dari kegelisahan para tokoh agama dalam menyikapi dinamika sosial dan politik saat itu.</p>
<p>“HDM dibentuk sebagai wadah sosial keagamaan yang independen, tidak berada di bawah kepentingan partai politik maupun kelompok tertentu. Tujuannya adalah menyatukan para da’i dan muballigh Kota Bukittinggi dalam satu wadah organisasi,” jelasnya. <strong>(Iwin SB)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Selamat Hari Buku Nasional 2026, 17 Mei 2026</title>
		<link>https://khazminang.id/selamat-hari-buku-nasional-2026-17-mei-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Devi Diany]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 May 2026 10:42:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://khazminang.id/?p=13039</guid>

					<description><![CDATA[Oleh : Riri Satria*) Di dalam buku-buku, hidup jutaan percakapan, kegelisahan, pengetahuan, harapan, bahkan luka-luka manusia yang diwariskan dari satu...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oleh : Riri Satria*<sup>)</sup></strong></p>
<p>Di dalam buku-buku, hidup jutaan percakapan, kegelisahan, pengetahuan, harapan, bahkan luka-luka manusia yang diwariskan dari satu generasi kepada generasi berikutnya. Buku adalah cara peradaban berbicara kepada masa depan.</p>
<p>Di tengah dunia yang bergerak sangat cepat, ketika layar-layar digital menyala hampir tanpa jeda dan informasi datang seperti banjir yang sulit dibendung, keberadaan buku justru menjadi semakin penting. Buku mengajarkan manusia untuk masuk ke dalam ruang refleksi yang lebih dalam. Ia tidak sekadar menawarkan data, melainkan memberi kesempatan untuk memahami makna. Buku tidak hanya membuat manusia mengetahui sesuatu, tetapi juga membantu manusia mengerti dirinya sendiri.</p>
<p>Pada Hari Buku Nasional yang jatuh tepat tanggal 17 Mei 2026, kita kembali diingatkan bahwa literasi bukan semata kemampuan membaca huruf demi huruf. Literasi adalah kemampuan merawat akal sehat, memperluas cakrawala berpikir, dan menjaga empati di tengah dunia penuh prasangka dan kebisingan opini. Bangsa yang kuat bukan hanya bangsa yang kaya sumber daya alam, tetapi bangsa yang memiliki tradisi membaca, tradisi berpikir, dan tradisi menghargai ilmu pengetahuan.</p>
<p>Masih terkait dengan Hari Buku Nasional tahun ini, Alhamdulillah.. setelah melalui perjalanan panjang yang penuh dengan perenungan, revisi, dan diskusi, empat naskah buku saya siap terbit dalam beberapa hari ke depan. Bagi saya, ini sebuah penanda bahwa kegelisahan, pemikiran, dan jejak batin yang selama ini saya rawat dalam kata-kata perlahan sedang menuju perjumpaan dengan para pembaca.</p>
<p>Buku &#8220;Bom Waktu&#8221; adalah kumpulan seratus puisi pilihan yang lahir dari kegelisahan saya terhadap arah perkembangan peradaban dunia hari ini. Kita hidup di sebuah zaman yang tampak bergerak begitu cepat, begitu maju, dan begitu memukau. Namun di balik kemajuan itu, saya melihat ketimpangan antara yang kaya dan yang miskin semakin terasa, kerusakan lingkungan hidup terus terjadi, keadilan sosial masih menjadi cita-cita yang kerap tertunda, dan kemanusiaan acap kali terdesak oleh logika pertumbuhan yang tak mengenal jeda. Kita sedang hidup di atas sesuatu yang sewaktu-waktu dapat meledak, sebuah bom waktu yang kita simpan bersama, sering tanpa kita sadari.</p>
<p>Buku &#8220;Selesai Tak Usai&#8221; hadir dari keinginan untuk berbagi proses berpikir dan pengalaman menulis. Saya mengajak pembaca memahami bahwa esai bukan sekadar tulisan bebas yang mengalir begitu saja, melainkan sebuah bentuk yang memiliki karakter, tujuan, dan arah. Buku ini membahas berbagai ragam esai, mulai dari deskriptif, naratif, reflektif, kontemplatif, argumentatif, hingga bentuk-bentuk yang lebih spesifik seperti advertorial dan bahkan sentuhan postmodernis. Menulis bukan hanya soal menuangkan ide, tetapi juga soal memilih bentuk yang paling tepat bagi maksud yang ingin disampaikan. Dengan memahami bentuk dan tujuan, tulisan menjadi lebih fokus, lebih bernas, dan lebih setia pada ruh gagasannya.</p>
<p>Buku &#8220;Teknologi Bukan Musuh&#8221; merupakan kumpulan esai yang menghimpun tulisan-tulisan saya tentang transformasi digital, kecerdasan buatan, serta berbagai persoalan sosial ekonomi yang menyertainya, yang tersebar di berbagai media sejak tahun 2022. Saya selalu percaya bahwa teknologi tidak pernah layak diposisikan sebagai sesuatu yang harus ditakuti. Ia bukan musuh manusia. Tak kalah penting adalah bagaimana manusia memaknai, mengelola, dan menempatkan teknologi agar tetap berpihak pada nilai-nilai kemanusiaan.</p>
<p>Sementara itu, buku &#8220;Masa Depan Sastra dan Kecerdasan Buatan&#8221; adalah kumpulan esai tentang sastra dan kebudayaan yang memuat tulisan-tulisan saya sejak tahun 2022. Buku ini tumbuh dari kedekatan batin saya dengan dunia kata, makna, dan kebudayaan. Saya mencoba membaca kembali sastra bukan hanya sebagai teks, tetapi sebagai cermin zaman, sebagai ruang tempat manusia berbicara tentang dirinya sendiri, tentang cinta, kehilangan, perubahan, dan harapan.</p>
<p>Tiga dari empat buku tersebut, yaitu &#8220;Selesai Tak Usai&#8221;, &#8220;Teknologi Bukan Musuh&#8221;, serta &#8220;Masa Depan Sastra dan Kecerdasan Buatan&#8221;, ditulis dalam bahasa yang sederhana, walaupun topik yang dibahas tidaklah sederhana. Buku-buku itu menyentuh perkembangan mutakhir seperti transformasi digital, kecerdasan buatan, industri 5.0, serta dampak kebudayaannya. Saya sengaja memilih bahasa yang lebih cair dan mudah dipahami agar masyarakat awam pun dapat membacanya tanpa merasa berjarak dengan isu-isu yang sebenarnya sangat dekat dengan kehidupan mereka sehari-hari.</p>
<p>Buku-buku lahir dari perjalanan panjang manusia dalam memahami kehidupan. Ada buku yang lahir dari kegelisahan sosial, ada yang lahir dari pencarian spiritual, ada pula yang tumbuh dari kegagalan, kesepian, cinta, dan pergulatan batin. Karena itulah setiap buku sesungguhnya menyimpan jejak kemanusiaan. Ketika seseorang membaca, ia sedang membuka pintu menuju pengalaman orang lain, bahkan menuju kemungkinan-kemungkinan baru dalam hidupnya sendiri.</p>
<p>Di era kecerdasan buatan dan transformasi digital seperti sekarang, sebagian orang mungkin bertanya: apakah buku masih relevan? Jawabannya justru semakin relevan. Teknologi dapat membantu manusia bekerja lebih cepat, tetapi buku membantu manusia berpikir lebih dalam. Teknologi dapat memperluas akses informasi, tetapi buku membantu manusia menyusun kebijaksanaan. Di titik inilah literasi menjadi sangat penting agar manusia tidak hanya menjadi pengguna teknologi, melainkan juga pengendali arah peradaban.</p>
<p>Ada sebuah pepatah lama yang mengatakan, gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan budi baik, gagasan, pemikiran, serta ilmu yang bermanfaat. Barangkali itulah yang sedang saya usahakan melalui buku-buku ini: meninggalkan jejak pemikiran yang semoga tetap hidup dan berguna, bahkan ketika waktu telah berlalu jauh.</p>
<p>Hari Buku Nasional bukan sekadar seremoni tahunan. Ia seharusnya menjadi momentum untuk kembali mendekatkan diri kepada budaya membaca dan budaya berpikir. Dari rumah-rumah sederhana, dari perpustakaan kecil, dari ruang kelas, dari warung kopi, hingga ruang digital, buku tetap memiliki peran untuk menyalakan kesadaran. Sebab bangsa yang membaca adalah bangsa yang sedang membangun masa depannya.</p>
<p>Dengan buku, kita meningkatkan literasi. Dengan buku, kita memperluas cakrawala. Dengan buku, kita mengikat ilmu pengetahuan. Dengan buku, kita memperdalam wisdom. Dan dengan buku pula, kita memajukan peradaban. Semoga bermanfaat. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>*<sup>)</sup></strong> Penulis adalah Akademisi UI, <sup> </sup>Komisaris di BUMN, Seniman dan Ketua Komunitas <strong>Jagat Sastra Milenia (JSM) Jakarta.</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
