Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
Berita

Tangguh di Udara dan Siap Bantu Kemanusiaan: Tim CORE ORARI Bukittinggi Agam-YH5AK Latihan Jinakkan Api Bersama Damkar

×

Tangguh di Udara dan Siap Bantu Kemanusiaan: Tim CORE ORARI Bukittinggi Agam-YH5AK Latihan Jinakkan Api Bersama Damkar

Sebarkan artikel ini
Foto bersama Tim Core Orlok Bukittinggi Agam- YH5AK dengan Kabid dan staf Dinas Damkar Kota Bukittinggi sebelum praktek lapangan

Bukittinggi, khazminang.id- Komitmen untuk selalu hadir di garda terdepan saat situasi darurat kembali dibuktikan oleh Orari Lokal (Orlok) Bukittinggi Agam-YH5AK. Melalui satuan tugas khususnya, Tim Communication in Rescue and Emergency (CORE) kelompok pelopor dan Group A menggelar latihan bersama dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bukittinggi.

Kegiatan yang berfokus pada penanggulangan kebakaran dan pemadaman api ini dilaksanakan di Bumi Perkemahan Pramuka Kwarcab XIII Gerakan Pramuka Kota Bukittinggi, Kelurahan Bukit Apit Puhun, Kecamatan Guguk Panjang, Selasa (20/10/2026).

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

Sebagai bagian dari Cadangan Nasional Komunikasi Radio, CORE memegang peran vital dalam menyediakan dukungan komunikasi (Dukom) darurat saat infrastruktur publik seperti jaringan seluler dan internet lumpuh akibat bencana. Satuan tugas yang terintegrasi dengan BNPB, BPBD, dan BASARNAS ini kini melangkah lebih jauh dengan memperkuat kecakapan teknis taktis mereka langsung di lapangan.

Ketua Orlok Bukittinggi Agam- YH5AK, Syahrul Junaidi-YB5AJO memberikan arahan didampingi Kabid pencegahan dan staf Damkar Kota Bukittinggi

Ketua Orlok Bukittinggi Agam-YH5AK, Syahrul Junaidi-YB5AJO, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah nyata organisasi dalam melengkapi kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) para relawan Tim CORE. Sesuai dengan salah satu kode etik ORARI yang berjiwa patriot, anggota dituntut untuk selalu siap mengabdi kepada negara dan masyarakat. Setelah sebelumnya menyelesaikan pelatihan CORE tingkat Basic, Intermediate, hingga Advanced, para relawan Tim CORE kini mengadopsi ilmu pemadaman api untuk diterapkan saat situasi darurat di lingkungan sekitar.

Baca Juga:  Polres Solok Selatan Selidiki Kasus Perusakan Kantor PWI oleh OTK

Sinergi ini dinilai sangat krusial mengingat karakteristik wilayah Sumatera Barat, khususnya Bukittinggi dan Agam, yang memiliki potensi bencana sangat kompleks, membentang dari wilayah perairan hingga puncak gunung. Ke depan, Orlok Bukittinggi Agam berencana memperluas kerja sama dengan BASARNAS dan Palang Merah Indonesia (PMI) untuk pembekalan kemampuan Medical First Responder (MFR), ucap Syahrul Junaidi-YB5AJO.

Penyuluh Dinas Damkar Kota Bukittinggi saat memaparkan tentang pencegahan dan pemadaman api kepada Tim CORE Orlok Bukittinggi Agam-YH5AK

Senada dengan hal itu, Ketua Bidang Operasi dan Teknik Orlok Bukittinggi Agam, Suhardedi-YB5DDE, mengatakan, dalam menghadapi situasi kebencanaan dan kedaruratan lainnya kita selalu siap bertugas menyediakan dukungan komunikasi radio (Dukom) darurat ketika infrastruktur komunikasi umum seperti jaringan seluler atau internet terputus akibat bencana alam, inilah bentuk kepeduliaan kita sebagai anggota Orari.

Suhardedi-YB5DDE menyampaikan rasa terima kasih atas edukasi langsung dari petugas pemadam. Baginya, pengetahuan ini tidak hanya krusial untuk keselamatan diri sendiri, tetapi juga menjadi modal berharga dalam misi menyelamatkan sesama saat terjadi petaka kebakaran, ungkap Suhardedi-YB5DDE.

Foto bersama Tim CORE Orlok Bukittinggi Agam-YH5AK setelah latihan

Apresiasi tinggi juga datang dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bukittinggi melalui Kepala Bidang Pencegahan, Zulhendri, SH. Pihaknya berharap anggota CORE dapat menjadi penolong pertama yang mengamankan lokasi kebakaran sebelum petugas Damkar tiba di tempat kejadian.

Baca Juga:  Pemko Padang Tidak Izinkan Ritel Luar Masuk

Lebih lanjut, Zulhendri memaparkan program penguatan berbasis masyarakat yang disiapkan untuk tahun 2027, di mana Damkar Kota Bukittinggi akan membentuk Relawan Kebakaran (Reka). Program ini akan melatih lima orang utusan dari setiap Kelurahan secara berkala setiap tiga bulan sekali. Keberadaan jaringan radio komunikasi ORARI diharapkan menjadi jembatan informasi yang cepat dan akurat untuk mempercepat respons penanggulangan kebakaran di masa depan, ucapnya.

Ilham Tanjung Pelaksana petugas pemadam kebakaran Dinas Damkar Kota Bukittinggi memberikan arahan sebelum praktek

Dalam latihan intensif tersebut, Ilham Tanjung Pelaksana (petugas pemadam kebakaran) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bukittinggi, sebagai narasumber sebelum melakukan praktek lapangan, menjelaskan kepada personel Tim CORE berbagai metode pemadaman api. Mulai dari cara tradisional menggunakan kain karung basah, menjinakkan kebocoran tabung gas, hingga penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan perangkat modern yang ada pada armada mobil pemadam kebakaran. Tim CORE juga dilatih secara presisi mengenai teknis membuka, memasang, serta memegang selang pemadam (Fire Hose) dan pipa pemancar (Nozzle) dengan benar, pungkas Ilham Tanjung. (Iwin SB)

Baca Juga:  Wali Kota Bukittinggi : Ngarai Sianok Festival 2025 Lahir Dari Semangat Masyarakat Bukittinggi Untuk Menjadikan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.