Bukittinggi, khazminang.id- Kabut asap yang menyelimuti Kota Bukittinggi tidak menyurutkan semangat puluhan anggota Pramuka untuk berpartisipasi dalam ajang internasional Jamboree On The Air (JOTA) ke-89 dan Jamboree On The Internet (JOTI) ke-47 tahun 2026. Dengan protokol kesehatan ketat dan kewajiban mengenakan masker, para peserta tetap antusias menghubungkan kota wisata ini dengan jaringan kepanduan global.
Kegiatan rutin berskala dunia ini diselenggarakan serentak dari tanggal 16 hingga 18 Oktober 2026 oleh World Organization of the Scout Movement (WOSM). Untuk tingkat lokal, Kwartir Cabang (Kwarcab) XIII Gerakan Pramuka Kota Bukittinggi menggandeng Organisasi Amatir Radio Indonesia Lokal (Orlok) Bukittinggi Agam-YH5AK.
Sekretaris Kwarcab XIII Gerakan Pramuka Kota Bukittinggi, Ilham Tanjung, menjelaskan bahwa JOTA-JOTI merupakan wadah edukasi global yang sangat berharga bagi generasi muda. WOSM sendiri, sebagai organisasi non-Pemerintah, nirlaba, dan non-partisan yang berpusat di Jenewa, Swiss, terus konsisten mendidik jutaan anak muda di seluruh dunia berdasarkan nilai-nilai Janji dan Hukum Pramuka agar menjadi warga negara yang aktif serta mandiri.
“Melalui fasilitas dari Orlok Bukittinggi Agam-YH5AK, adik-adik Pramuka dapat berkomunikasi secara luas. Untuk JOTA, mereka menggunakan perangkat gelombang radio guna menyapa sesama anggota Pramuka di seluruh wilayah NKRI hingga dunia. Sementara untuk JOTI, komunikasi dilakukan secara digital memanfaatkan jaringan internet,” ujar Ilham Tanjung saat mendampingi peserta di Sekretariat Orlok Bukittinggi Agam, Sabtu (17/10/2026).

Relokasi Akibat Cuaca buruk
Ketua Orlok Bukittinggi Agam-YH5AK, Syahrul Junaidi-YB5AJO, mengungkapkan bahwa kondisi cuaca buruk memaksa panitia mengubah rencana awal pelaksanaan. Kegiatan yang semula dijadwalkan berlangsung di Bumi Perkemahan Pramuka terpaksa dialihkan ke dalam ruangan demi menjaga kesehatan peserta dari paparan kabut asap.
“Karena keterbatasan ruang di sekretariat, kami terpaksa membatasi jumlah peserta demi kenyamanan bersama. Alhamdulillah, pada hari kedua ini tercatat sebanyak 40 anggota Pramuka bergabung. Seluruh rangkaian kegiatan ini juga ke depannya akan kami integrasikan dengan program tanggap bencana,” kata Syahrul.
Terkait kendala teknis administrasi Izin Amatir Radio (IAR) Khusus untuk frekuensi JOTA yang belum diterbitkan oleh tingkat Pusat akibat adanya gangguan sistem, Syahrul menegaskan pelaksanaan tetap berjalan legal. Pihaknya memegang surat resmi terakhir dari pusat yang memberikan dispensasi bagi lokal atau Kwarcab yang sudah mengajukan izin untuk tetap melanjutkan kegiatan.
“Kami selalu bergerak berdasarkan SOP yang ketat dan mengacu pada ketentuan undang-undang serta peraturan yang berlaku. Kami tidak mempergunakan frekuensi seenaknya. Itikad baik dan prosedur administrasi sudah kami tempuh jauh-jauh hari,” tambahnya.

Dipersiapkan untuk Komunikasi Darurat Bencana
Selain menjadi sarana silaturahmi global, JOTA-JOTI kali ini juga difokuskan untuk pembekalan keterampilan teknis. Penanggung Jawab JOTA sekaligus Kepala Bidang Operasi Teknik Orlok Bukittinggi Agam-YH5AK, Suhardedi-YB5DDE, memaparkan bahwa para peserta dibekali pengetahuan mengenai cara berkomunikasi radio yang baik dan benar, baik dalam situasi normal maupun darurat bencana.
“Ilmu ini sangat krusial agar ke depannya mereka bisa membantu menjadi agen komunikasi darurat di lapangan sesuai dengan standard operating procedure yang berlaku,” jelas Suhardedi.
Antusiasme peserta pun sangat tinggi. Selama kegiatan, mereka tidak hanya mencoba perangkat radio VHF dan HF biasa, melainkan juga mengeksplorasi teknologi satelit serta teknologi Slow Scan Television (SSTV) atau televisi pemindaian lambat. Tak kalah seru, para peserta juga diajak melakukan praktik pencarian sinyal (fox hunting) di sekitar kawasan pedestrian taman Jam Gadang.

Melihat besarnya minat para anggota Pramuka yang meminta pelatihan lanjutan yang lebih mendalam, pengurus Orlok Bukittinggi Agam-YH5AK berkomitmen untuk memfasilitasi program pembinaan khusus radio komunikasi dalam beberapa minggu ke depan, pungkas Suhardedi-YB5DDE. (Iwin SB)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






