Padang, Khazminang.id – Pemprov Sumbar masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah terkait penetapan 1 Syawal 1447 Hijriyah. Meski demikian, rencana pelaksanaan Salat Idul Fitri telah disusun.
Jika cuaca pagi itu cerah dan tidak ada tanda-tanda bakal turun hujan, maka seperti tahun-tahun lalu Salat Ied akan dilaksanakan di halaman kantor gubernur Sumbar. Khatib Salat Ied adalah Sekdaprov Sumbar Arry Yuswandi, sedangkan imam Salat Ied dipimpin Eddy Salman, yang juga imam Masjid Raya Sumbar.
“Kita sudah susun rencana pelaksanaan Salat Ied, tetapi penetapan 1 Syawal kita masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah,” terang Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Sumbar, Edi Dharma didampingi Kabag Bina Mental Spiritual, Hendri Hasbullah kepada wartawan, Selasa (17/03/2026) di ruang kerjanya.
Perayaan Lebaran tahun ini, Pemprov Sumbar mengusung tema “Idul Fitri dengan Silaturahmi dan Berbagi, Bangkitkan Semangat Mengabdi dan berbakti Kembali.
Edi Dharma juga menjelaskan, karena saat ini masih kategori musim penghujan maka jika cuaca tidak mendukung pelaksanaan Salat Ied di ruangan terbuka, pelaksanaan Salat Ied akan dipindahkan ke Mesjid Raya Syech Ahmad Khatib Alminangkabawi.
Tahun ini, diperkirakan terjadi perbedaan penetapan Lebaran Idul Fitri 1 Syawal. Sebab ormas Muhammadyah jauh-jauh hari sudah menetapkan 1 Syawal jatuh pada Hari Jumat, 20 Maret 2026. Sedangkan pemerintah akan menggelar siding isbat terlebih dahulu sebelum menetapkaan 1 Syawal.
Meski demikian, pihaknya mengimbau masyarakat Sumbar untuk tetap menjaga keharmonisan meski terdapat potensi perbedaan penetapan hari raya. Harapannya masyarakat tetap saling menghargai dan pada dasarnya tidak ada masalah dengan perbedaan tersebut. (*)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.




