Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
Berita

Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, S.TP, Terima Kunjungan Panitia Pelatihan Tim CORE Group A Orlok Bukittinggi Agam-YH5AK

×

Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, S.TP, Terima Kunjungan Panitia Pelatihan Tim CORE Group A Orlok Bukittinggi Agam-YH5AK

Sebarkan artikel ini
Panitia pelaksana pelatihan CORE group A, Orlok Bukittinggi Agam-YH5AK dengan salam semangat, foto bersama dengan Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, S.TP dan Kabid Kominfo, Riri Alhadilla

Bukittinggi, khazminang.id- Panitia pelatihan tahap III,  pengukuhan dan pelantikan Tim Communication in Rescue and Emergency (CORE) group A, Orari lokal (Orlok) Bukittinggi Agam-YH5AK, terdiri dari Ketua Bidang Organisasi, Dr.Masri-YC5AFK, Ketua Bidang Operasi dan Teknik, Suhardedi-YB5DDE, Bendahara, Erix Aprikardo-YC5MGO, Ketua panitia pelaksanaan, Muhammad Haris-YC5AOI didampingi Taufik Akbar-YC5AOG, dan Ketua Informasi dan Publikasi, Nuswirsyah-YC5AKI didampingi Kepala Bidang IKP Kominfo Kota Bukittinggi, Riri Alhadilla, berkunjung ke ruang kerja Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, S.TP, Kamis (27/8/2026).

Kunjungan ini guna bersilaturahmi dan sekaligus menyampaikan tentang kegiatan Orlok Bukittinggi Agam-YH5AK dan juga kegiatan Tim CORE yang bergerak untuk kemanusiaan dan kemasyarakatan serta sebagai mitra Pemerintah khususnya Pemerintah Daerah Kota Bukittinggi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Agam, hal ini karena Orlok Bukittinggi Agam-YH5AK mencakup dua daerah.

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel
Panitia pelaksana pelatihan CORE group A, Orlok Bukittinggi Agam-YH5AK saat berdialog dengan Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, S.TP

Ketua Bidang Organisasi, Dr.Masri-YC5AFK, menjelaskan, terkait Tim CORE Orlok Bukittinggi Agam-YH5AK merupakan relawan kemanusiaan yang aktif menolong dan membantu masyarakat dan Pemerintah pada komunikasi dalam penyelamatan dan keadaan darurat.

Tim CORE ini dapat juga dikatakan sebagai sosial kemanusiaan yang mengutamakan keselamatan jiwa manusia dalam suatu musibah bencana alam maupun bencana non alam dengan menggunakan perangkat gelombang radio amatir.

Sebelumnya telah terbentuk yang dinamakan pelopor Tim CORE sebanyak 30 orang, dan sebagai komandan satuan tugas adalah Muhammad Haris-YC5AOI. Sekarang ini kembali Orlok Bukittinggi Agam-YH5AK merekrut sebanyak 40 orang yang dinamakan Tim CORE group A, Orlok Bukittinggi Agam-YH5AK, mereka telah mengikuti pelatihan tahap I dan tahap II. Pada tanggal 4 hingga 6 September 2026 diadakan pelatihan tahap III serta simulasi yang dilanjutkan pengukuhan dan pelantikannya, ucap Dr.Masri-YC5AFK.

Baca Juga:  Yuk, Rebut Peluang Beasiswa dari ParagonCorp Scholarship Program 2026

Dan Erix Aprikardo-YC5MGO, menyampaikan tentang kabar yang langsung diucapkan pihak keluarga korban bencana kepada pihak keluarga terdekat agar tidak terjadi kebingungan, Orlok Bukittinggi Agam-YH5AK menyediakan internet gratis dari Golden Net.

Sementara itu Ketua Bidang Operasi dan Teknik, Suhardedi-YB5DDE, mengatakan, Tim CORE Orlok Bukittinggi Agam-YH5AK dalam suatu kedaruratan bencana, selalu membantu untuk penyelamatan melalui perangkat gelombang radio amatir dan juga peralatan dan perlengkapan lainnya, seperti solar sel, genset, untuk aliran listrik. Jika pada daerah blank spot (titik kosong) tidak adanya komunikasi internet, Orlok Bukittinggi Agam-YH5AK membantu penggunaan komunikasi menggunakan perangkat gelombang radio amatir.

Seperti halnya bencana alam yang terjadi beberapa waktu lalu di Kabupaten Agam, Tim CORE Orlok Bukittinggi Agam-YH5AK langsung membantu dengan membagi kelompok untuk masing-masing di daerah bencana. Tim CORE gerak cepat dalam melakukan pertolongan dan bantuan kepada masyarakat dalam hal terjadinya bencana alam dan juga bencana non alam di sekitar Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam serta di luar daerah tersebut, ungkap Suhardedi-YB5DDE.

Sedangkan Ketua panitia pelaksanaan, Muhammad Haris-YC5AOI, menjelaskan, dengan telah diadakan pelatihan tahap I dan tahap II Tim CORE group A, Orlok Bukittinggi Agam-YH5AK, maka akan diadakan pelatihan tahap III sekaligus pengukuhan dan pelantikan Tim CORE group A, Orlok Bukittinggi Agam-YH5AK sebanyak 40 orang. Kegiatan dengan mengusung tema “Komunikasi Untuk Kemanusiaan, Bergerak Untuk Kesiapsiagaan,  Mewujudkan ORARI yang Gemilang dan Madani” yang akan diadakan tanggal 4 hingga 6 September 2026 di Tapian Ratu, Ngarai Sianok.

Baca Juga:  Menteri Haji dan Umrah RI Berikan Apresiasi, ParagonCorp Berangkatkan 135 Karyawan Umrah ke Tanah Suci

Dalam gerakan kemanusiaan, Tim CORE Orari Lokal Bukittinggi Agam-YH5AK selalu mengedepankan pertolongan pertama kemanusiaan pada terjadinya bencana musibah dengan mempergunakan perangkat gelombang radio komunikasi.

Pada kesempatan tersebut, Muhammad Haris-YC5AOI memberikan surat undangan kepada Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, S.TP., perihal untuk menghadiri dan sekaligus membuka kegiatan pelatihan tahap III dan simulasi Tim CORE group A, Orlok Bukittinggi Agam-YH5AK, hari Jumat tanggal 4 September 2026 di Tapian Ratu Ngarai Sianok.

Ditambahkan penjelasannya, bahwa kegiatan pelatihan tahap III dan simulasi serta pengukuhan dan pelantikan, Alhamdulillah dapat bantuan dana aspirasi Pokok-pokok pikiran (Pokir) Wakil Ketua Orlok Bukittinggi Agam-YH5AK, Dedi Fatria, SH,MH-YC5AWC melalui Dinas Kominfo Kota Bukittinggi, dana pembiayaan ini untuk keperluan penggunaan kegiatan pelaksanaan, kata Muhammad Haris-YC5AOI.

Di akhir pertemuan, Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, S.TP menyarankan pengurus untuk membuat surat ditujukan kepada Wali Kota Bukittinggi perihal sekretariat Orlok Bukittinggi Agam-YH5AK agar dapat lebih nyaman dan aman.

Panitia pelaksana pelatihan CORE group A Orlok Bukittinggi Agam-YH5AK dengan salam Minangkabau foto bersama dengan Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, S.TP dan Kabid Kominfo, Riri Alhadilla

Di tempat terpisah pengurus Orlok Bukittinggi Agam-YH5AK bidang advokat, Jhon Hendri, SH, MH., mengatakan Organisasi Amatir Radio Indonesia (Orari) merupakan sebuah organisasi yang sangat berkolaborasi dan berperan penting dalam penyelenggaraan Pemerintahan terutama dalam masa tanggap darurat maupun bencana sosial dan bencana alam. Peranan Orari ini sangatlah membantu masyarakat dan Pemerintah.

Baca Juga:  Sinergi Menuju Sumbar Bersinar, Kader AMS 106 Sumbar Siap Jadi Pegiat P4GN

Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Nomor 17 tahun 2018 tentang Kegiatan Amatir Radio dan Komunikasi Radio Antar Penduduk. Pada Pasal 3, tertulis, Kegiatan Amatir Radio sebagaimana dimaksud dalam berkomunikasi tentang ilmu pengetahuan, penyelidikan teknis dan informasi yang berkaitan dengan teknik radio dan elektronika,

Dapat juga digunakan untuk: a. penyampaianberita pada saat terjadi marabahaya, bencana alam, dan keselamatan jiwa manusia serta harta benda, gawat darurat, wabah penyakit, dan/atau yang menyangkut keamanan negara; b. latih diri dalam kegiatan Amatir Radio; c. saling komunikasi antar Stasiun Radio Amatir; d. pengembangan teknik radio; e. dukungan komunikasi; dan f. kegiatan non komersial lainnya.

Setiap Amatir Radio wajib memberikan prioritas untuk pengiriman dan penyampaianberita pada saat terjadi marabahaya, bencana alam, dan keselamatan jiwa manusia serta harta benda, gawat darurat, wabah penyakit, dan/atau yang menyangkut keamanan negara sebagaimana dimaksud pada ayat 1 huruf a, pungkas Jhon Hendri, SH, MH. (Iwin SB)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.