Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
Berita

Sinergi Menuju Sumbar Bersinar, Kader AMS 106 Sumbar Siap Jadi Pegiat P4GN

×

Sinergi Menuju Sumbar Bersinar, Kader AMS 106 Sumbar Siap Jadi Pegiat P4GN

Sebarkan artikel ini

Padang, Khazminang.id — Angkatan Muda Siliwangi (AMS) 106 Perwakilan Sumatera Barat memperkuat kembali hubungan kemitraan dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Barat (BNNP Sumbar) melalui kunjungan audiensi dengan Kepala BNNP Sumbar, Toton Rasyid, S.H., M.H., Kamis (20/8/2026).

Audiensi tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi menjadi momentum untuk melanjutkan hubungan kelembagaan yang telah terjalin antara AMS Sumbar dan BNN sejak beberapa periode kepemimpinan sebelumnya.

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

“Hubungan baik antara AMS dan BNN di Sumatera Barat berlangsung cukup lama. Salah satu tonggak awalnya pada masa kepemimpinan Brigjen Pol. Sukria Gaos, yang tidak hanya pernah memimpin BNN, tetapi juga dikenal sebagai salah satu tokoh yang ikut berperan dalam proses lahirnya AMS Perwakilan Sumatera Barat,” terang Ketua AMS 106 Perwakilan Sumatera Barat, Amin Prabu dalam siaran pers, Kamis (20/08/2026).

Hubungan tersebut terus terpelihara pada masa kepemimpinan kepala BNNP berikutnya, termasuk pada masa Brigjen Pol. Ricky Yanuarfi hingga kini memasuki babak baru di bawah kepemimpinan Toton Rasyid, S.H., M.H.

Baca Juga:  PKM PGSD FIP UNP: Guru SD di Kota Pariaman Diberikan Pelatihan Pengembangan Pembelajaran Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi

“Dalam konteks pergantian kepemimpinan di BNN Sumbar, AMS berharap hubungan harmonis yang telah dibangun selama ini dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan menjadi kerja sama yang semakin konkret,” katanya.

Angkatan Muda Siliwangi (AMS) sendiri merupakan organisasi kemasyarakatan kepemudaan yang hadir di bawah Panji Bhakti Siliwangi dengan semangat perjuangan Pakusarakan. AMS merupakan bagian dari kekuatan masyarakat yang dapat menjadi mitra strategis pemerintah, lembaga negara, badan, dunia usaha, maupun berbagai organisasi dalam menjalankan program-program pengabdian kepada masyarakat dan bangsa.

“Karena itu, bagi AMS Sumbar, hubungan dengan BNNP bukan semata-mata hubungan antarlembaga, melainkan bagian dari semangat pengabdian bersama untuk melindungi masyarakat dan generasi muda dari berbagai ancaman sosial, termasuk bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika,” katanya.

Kepala BNNP Sumbar Toton Rasyid, S.H., M.H. menyambut baik rencana penguatan hubungan dan kerja sama dengan AMS 106 Sumbar. Pihaknya berharap AMS dan BNNP dapat bergandengan tangan dalam memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di wilayah Sumatera Barat.

Baca Juga:  PT Pupuk Indonesia (persero) Mengadakan Kegiatan Tebus Bersama Pupuk Subsidi di Kota Bukittinggi

Pandangan tersebut sejalan dengan arah BNNP Sumbar yang saat ini menekankan pentingnya keterlibatan berbagai unsur masyarakat dalam menghadapi persoalan narkotika. Toton sebelumnya juga menegaskan bahwa perang terhadap narkoba tidak dapat dimenangkan hanya oleh aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan dukungan pemerintah, lembaga pendidikan, tokoh adat, tokoh agama, keluarga, dan masyarakat.

Salah satu gagasan konkret yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah rencana pelaksanaan pelatihan pegiat Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) bagi kader AMS.

“Kader AMS diharapkan memperoleh pembekalan langsung dari BNNP Sumbar sehingga dapat berperan sebagai pegiat dan penggerak masyarakat di lingkungan masing-masing,” ujar Amin.

Gagasan ini menjadi semakin relevan dengan pendekatan BNNP Sumbar yang mendorong edukasi berbasis komunitas dan pendidikan sebaya. Dalam program Sumbar Bersinar, BNNP juga mendorong keterlibatan keluarga, nagari, tokoh masyarakat, pemuda, serta komunitas sebagai benteng terdepan pencegahan narkoba.

Dengan jaringan kader dan komunitas yang dimiliki AMS, pelatihan tersebut diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi lahirnya kader-kader penggerak yang mampu memperluas edukasi P4GN hingga ke lingkungan masyarakat.

Baca Juga:  Dua Gol Dianulir, Semen Padang Bawa Pulang Satu Poin dari Bali

“Pertemuan hari ini akan ditindaklanjuti melalui pembahasan program dan bentuk kemitraan yang lebih konkret oleh kedua belah pihak,” katanya.

Kerja sama tersebut diharapkan mencakup penguatan kapasitas kader, pelatihan pegiat P4GN, sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, pemberdayaan komunitas, serta kegiatan lain yang relevan dengan agenda pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Menuju Gerakan Bersama

Dijelaskan Amin Prabu, bagi AMS 106 Sumbar sendiri, membangun masyarakat yang bersih dari narkoba bukan hanya persoalan penegakan hukum, tetapi juga merupakan bagian dari upaya menjaga masa depan generasi muda dan memperkuat ketahanan sosial masyarakat.

Sementara BNNP memiliki kewenangan, pengetahuan, sumber daya, serta instrumen negara dalam penanggulangan narkotika. Sementara AMS memiliki jaringan kader, komunitas, pengalaman pengabdian, serta ruang interaksi sosial yang luas.

“Keduanya dapat saling melengkapi. BNNP membekali, AMS menggerakkan, masyarakat menjadi bentengnya,” ujar Amin Prabu. (*)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.