Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
EkonomiPolitik

Tim Ahli DPRD Sumbar: Bank Nagari Agar Mampu Beri Nilai Tambah bagi Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat

×

Tim Ahli DPRD Sumbar: Bank Nagari Agar Mampu Beri Nilai Tambah bagi Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Ketua Tim Ahli DPRD Sumbar H. M. Nurnas (tengah) saat memimpin rapat rutin
Singkatnya Gini...
  • Tim Ahli DPRD Sumatra Barat mengevaluasi penyebab ketertinggalan nilai dividen Bank Nagari dari Bank BPD Bali guna mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
  • Kajian komprehensif dilakukan terhadap berbagai aspek internal Bank Nagari, mulai dari kinerja keuangan, strategi bisnis, efisiensi operasional, hingga kebijakan pembagian laba.
  • Hasil evaluasi ini akan menjadi rekomendasi strategis bagi DPRD Sumbar dalam menjalankan fungsi pengawasan demi memperkuat tata kelola dan kontribusi ekonomi Bank Nagari.
Penafian: Poin utama ini diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

Padang, Khazminang.id – Bank Nagari diharapkan tidak hanya menjadi lembaga keuangan yang kuat, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Barat melalui peningkatan kontribusi terhadap PAD.

Hal tersebut mengemuka saat rapat rutin Tim Ahli DPRD Sumbar mengevaluasi penyebab ketertinggalan nilai dividen Bank Nagari dari Bank BPD Bali guna mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Ruang Khusus II DPRD Sumbar, Kamis (2/7/2026).

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

Dalam rapat yang dipimpin H. M. Nurnas itu Tim Ahli menilai, selisih nilai dividen antara kedua bank pembangunan daerah itu perlu dianalisis secara mendalam, agar dapat diketahui faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan masing-masing bank menghasilkan keuntungan dan membagikan laba kepada pemerintah daerah.

Pasalnya, menurut tim ahli, besaran dividen yang diterima pemerintah daerah menjadi salah satu indikator keberhasilan bank pembangunan daerah dalam memberikan manfaat bagi pemegang saham sekaligus mendukung pembangunan daerah. 

Untuk itu, Tim Ahli mengevaluasi sejumlah aspek yang dinilai berpengaruh terhadap besaran dividen, di antaranya kinerja keuangan, strategi bisnis, efisiensi operasional, pengelolaan aset, struktur permodalan, hingga kebijakan pembagian laba.

Baca Juga:  Gubernur Sumbar: Peminta Informasi Publik Mesti Taat Prosedur

Kajian tersebut juga diarahkan untuk melihat ruang perbaikan yang dapat dilakukan Bank Nagari agar semakin kompetitif di tengah perkembangan industri perbankan nasional.

Menurut Tim Ahli, peningkatan kinerja Bank Nagari memiliki arti penting karena setiap kenaikan laba perusahaan akan berdampak pada peningkatan dividen yang diterima Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sebagai pemegang saham. 

“Pada akhirnya, tambahan dividen tersebut dapat memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang menjadi salah satu sumber pembiayaan pembangunan,” tutur Ketua Tim Ahli DPRD Sumbar, H. M. Nurnas.

Hasil kajian ini, katanya, diharapkan menjadi rekomendasi strategis bagi DPRD Sumbar dalam menjalankan fungsi pengawasan sekaligus mendorong lahirnya kebijakan yang mampu memperkuat tata kelola, meningkatkan inovasi bisnis, serta memperbesar kontribusi Bank Nagari terhadap perekonomian daerah. (*)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.