Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
Berita

H.M.Kasmir, BE Gelar Dua Turnamen Untuk Bangun Kebersamaan Perantau Dengan Di Kampung

×

H.M.Kasmir, BE Gelar Dua Turnamen Untuk Bangun Kebersamaan Perantau Dengan Di Kampung

Sebarkan artikel ini
H.M.Kasmir, BE Pengusaha sukses dari Kabupaten Agam
Singkatnya Gini...
  • Pengusaha sukses asal Agam, Haji Muhammad Kasmir, menggelar turnamen sepak bola dan domino di Lubuk Basung untuk mempererat kebersamaan antara perantau dan warga di kampung halaman.
  • Kasmir telah membangun stadion sepak bola megah di Jorong Parit Panjang serta berencana membuka lapangan golf guna memajukan potensi wisata olahraga (sport tourism) di Kabupaten Agam.
  • Haji Muhammad Kasmir dikenal sebagai salah satu pengusaha terkemuka asal Sumatra Barat dan pendiri PT Uniteda Arkato yang sukses merintis bisnis penyewaan alat berat nasional dari bawah.
Penafian: Poin utama ini diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

Lubuk Basung, Khazminang.id-  Haji Muhammad Kasmir, BE dengan rasa cintanya pada kampung halamannya menggelar dua even turnamen sekaligus, yaitu turnamen pertadingan domino dan pertandingan sepakbola yang diikuti peserta domino adalah anggota WA grup domino yang dibuat H.M. Kasmir, BE anggotanya ada 49 orang, dan peserta sepakbola adalah klub-klub yang ada di Lubuk Basung dan sekitarnya.

Saat berlangsung pertandingan domino

Dalam sambutannya pada pembukaan turnamen domino, Sabtu (4/7/2026) di hotel Sakura Syariah Lubuk Basung, H.M.Kasmir menyampaikan bahwa turnamen ini dilakukan untuk membangun kebersamaan antara perantau dengan dunsanak yang ada di kampung halaman.

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

“Turnamen ini pertama saya lakukan di Lubuk Basung, yang mana pada turnamen ini kita gelar dua cabang olahraga yaitu sepakbola dan domino. Sepakbola dimulai hari Sabtu (27/6/2026) di Stadion Haji Muhammad Kasmir Parit Panjang Lubuk Basung dan finalnya Minggu (5/7/2026). Untuk domino dimulai Sabtu (4/7/2026). Pemenang pertandingan sepakbola saya sediakan hadiah juara satu sebesar Rp7.000.000.-, juara dua sebesar Rp5.000.000.-, juara tiga sebesar Rp3.000.000.- dan juara empat sebesar Rp1.000.000.-

Baca Juga:  Kemnaker Umumkan Tiga Besar Calon Direktur Polteknaker Periode 2026–2030

Sedangkan untuk Turnamen domino, juara satu mendapat hadiah sebesar Rp4.000.000.-, juara dua Rp3.000.000.-, juara tiga Rp2.000.000.- dan juara empat Rp1.000.000.-.Turnamen ini In syaa Allah akan berlanjut setiap tahun,” katanya.

Bukan hanya menggelar open turnamen saja, H.M. Kasmir juga telah membangun Stadion sepakbola masyarakat termegah di Lubuk Basung yang terletak di kampung halamannya yaitu di Jorong Parit Panjang Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam.

Selain itu, H.M.Kasmir juga berencana akan membuka lapangan Golf di Parit Panjang Lubuk Basung. Ini merupakan kecintaannya pada kampung halaman guna memajukan potensi olahraga wisata (sport tourism) di Kabupaten Agam.

Diketahui Haji Muhammad Kasmir, BE (lahir di Parit Panjang, Lubuk Basung, Agam, 13 Juni 1952) seorang pengusaha sukses dari Kabupaten Agam yang merupakan termasuk 5 orang pengusaha sukses di Sumatera Barat, Ia adalah raja rental alat berat nasional dan pendiri PT. Uniteda Arkato yang bergerak di bidang penyewaan dan pemasaran alat berat. Mengawali karier sebagai mekanik pada 1972, dan merintis kerajaan bisnis penyewaan alat berat pertama di Indonesia dari bawah.

Baca Juga:  Wakil Wali Kota Bukittinggi Ibnu Asis : Kunci Untuk Percepatan Penurunan Stunting Adalah Komitmen, Kolaborasi dan Konsistensi

Perjalanan karier H.M. Kasmir, BE merupakan kisah sukses yang dimulai benar-benar dari bawah, dari seorang montir berminyak oli hingga menjadi konglomerat penyedia alat berat di Indonesia. Kasmir mengawali dunia kerja pada tahun 1972 sebagai operator sekaligus mekanik di PT First Indonesian Plant Hire (FIPH), perusahaan penyewaan alat berat pertama di Indonesia. Pada fase awal ini, Ia turun langsung ke lapangan dan ikut mengerjakan berbagai proyek infrastruktur dari Sabang sampai Merauke.

Berkat kerja keras dan pemahaman teknis yang kuat, kariernya melonjak pada tahun 1979. Ia dipercaya memegang posisi penting seperti Supervisor, Marketing, hingga beberapa perusahaan lain demi menyerap ilmu manajemen bisnis.

Berbekal pengalaman belasan tahun, Kasmir nekat mendirikan perusahaannya sendiri pada 1 Oktober 1991. Nama perusahaan tersebut diambil secara unik dari singkatan namanya, sang istri (Army Aben), Kasmir, dan kata bahasa Minang “SakaTO” yang berarti mufakat atau seia sekata.

Dimulai dari modal unit yang sangat terbatas, bisnisnya berkembang pesat hingga memiliki cabang di berbagai wilayah, mulai dari Jawa Barat, Jakarta, hingga Palembang. Saat ini, gurita bisnisnya telah mengelola ratusan unit alat berat bernilai triliunan rupiah untuk memasok kebutuhan sektor konstruksi jalan, teknik sipil, hingga industri minyak dan gas di Indonesia. (Happy)

Baca Juga:  Puluhan Pelaku Usaha IRTP Ikuti Bimtek Penyuluhan Keamanan Pangan

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.