Padang, Khazminang.id – Nurhayati tak dapat membendung rasa haru ketika kursi roda itu diserahkan kepadanya. Matanya berkaca-kaca dan kata-kata yang hendak diucapkannya seakan tersangkut di tenggorokan. Wanita yang tinggal Lapau Banjung, Kelurahan Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, Kota Padang itu, telah lama mengimpikan kursi roda tersebut.
Sang cucu, Satria Nur Alfathih mengalami kelumpuhan sejak lahir. Hingga saat ini usianya sudah 14 tahun, sang cucu hanya bisa berdiam di kamar. Sebab orangtuanya juga tak kuat menggendongnya untuk sekedar melihat suasana di luar rumah.
“Alhamdulillah. Saya sudah lama berupaya untuk mendapatkan bantuan kursi roda untuk cucu saya. Dengan kursi roda ini, dia bisa melihat dunia luar, tidak berkurung saja di dalam kamar. Dia pasti bisa menggerakkan kursi roda kemana yang dia inginkan,” ucap Nurhayati sambil sesekali menghapus matanya.
Kursi roda itu merupakan bantuan Partai Nasdem Sumbar. Permohonan tersebut disampaikan Nurhayati kepada kader Nasdem, Irwan Zuldani. Kemudian Irwan Zuldani yang merupakan Anggota DPRD Sumbar itu, meneruskan permohonan Nurhayati kepada Anggota DPR RI, Lisda Hendrajoni.
“Kita sangat prihatin dengan kehidupan keluarga Ibu Nurhayati. Keinginannya agar sang cucu bisa duduk di kursi roda dan bergerak dengan leluasa, akhirnya terwujud. Permohonannya dipenuhi oleh Ibu Lisda Hendrajoni,” terang Irwan Zuldani usai menyerahkan kursi roda, Selasa (21/7/2026) di kantor Partai Nasdem Sumbar.
Ibu Nurhayati tidak sendiri. Kisah sedih juga dialami Eka. Sang kakak, Jumadi Darwis juga mengalami kelumpuhan akibat kecelakaan kerja sejak 10 tahun lalu. Prihatin dengan nasib kakaknya, Eka juga mengajukan permohonan permintaan kursi roda kepada Irwan Zuldani.
“Kami sangat bersyukur, Partai Nasdem begitu peduli dengan nasib kami keluarga yang kurang beruntung ini. Alhamdulillah. Kakak saya pasti sangat senang dapat kursi roda ini. Dia bisa beraktivitas dengan lebih leluasa,” katanya.

HUT Garnita Malahayati
Penyerahan bantuan untuk warga tak mampu itu merupakan bagian dari momen peringatan HUT ke-15 Pengurus Garda Wanita (Garnita) Malahayati Partai NasDem Sumbar yang mengusung semangat Garnita Peduli.
HUT Garnita Malahayati diperingati secara nasional yang dipusatkan melalui zoom meeting dan diikuti seluruh pengurus Garnita Malahayati se-Indonesia. Kegiatannya sederhana saja, berupa syukuran sambil memotong tumpeng.
Pada HUT ke-15 ini, Ketua Umum Garnita Malahayati Partai NasDem, Andina Thresia Narang menegaskan, Garnita harus terus hadir di tengah masyarakat melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung.
Menurutnya, tema Garnita Peduli menjadi ajakan bagi seluruh kader Garnita di Indonesia untuk melaksanakan kegiatan sosial secara serentak sebagai wujud gotong royong dan kepedulian terhadap masyarakat.
“Kekuatan organisasi tidak hanya diukur dari jumlah anggotanya, tetapi seberapa besar manfaat yang mampu dihadirkan. Kami ingin membuktikan Garnita Malahayati dapat dirasakan hingga ke desa-desa dan pelosok, bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum mengabdi, bergotong royong, dan menghadirkan perubahan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan program restorasi terhadap 1.500 sekolah sebagai salah satu bentuk kepedulian Garnita terhadap dunia pendidikan. Menurutnya, fasilitas pendidikan yang layak menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi peserta didik.
Pengurus Garnita Malahayati Sumatera Barat berharap peringatan HUT ke-15 ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antar anggota, tetapi juga memperkuat komitmen organisasi untuk terus menjalankan kegiatan sosial yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di Sumatera Barat. (*)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






