Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
Internasional

Gempa M 7,4 Guncang Kolombia, Palang Merah Perkuat Operasi Penyelamatan

×

Gempa M 7,4 Guncang Kolombia, Palang Merah Perkuat Operasi Penyelamatan

Sebarkan artikel ini
Para sukarelawan Palang Merah Kolombia memberikan bantuan di daerah-daerah yang terdampak gempa bumi berkek magnitude 7,4 di Kolombia, di mana operasi pencarian dan penyelamatan serta penilaian kerusakan masih berlangsung
Singkatnya Gini...
  • Gempa bumi magnitudo 7,4 mengguncang bagian barat Kolombia pada 10 Agustus, menyebabkan sedikitnya 120 orang tewas, 197 luka-luka, dan mendorong pemerintah menetapkan status bencana nasional.
  • Proses evakuasi dan penyaluran bantuan kemanusiaan mengalami hambatan signifikan akibat tanah longsor serta kerusakan infrastruktur jalan yang mengisolasi sejumlah wilayah terdampak.
  • Palang Merah Kolombia bersama IFRC memperkuat operasi tanggap darurat melalui pengerahan tim pencarian dan penyelamatan (USAR), bantuan medis darurat, serta layanan pemulihan hubungan keluarga.
Penafian: Poin utama ini diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

Bogota, Khazanah — Palang Merah Kolombia memperkuat operasi kemanusiaan di sejumlah wilayah yang terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 yang mengguncang bagian barat Kolombia pada 10 Agustus. Operasi pencarian dan penyelamatan dipusatkan di sejumlah daerah terdampak parah, termasuk Chocó, Caldas, Risaralda, Quindío, dan Valle del Cauca.

Dikutip dari situs resmi IFRC, disebutkan bahwa akses menuju sejumlah komunitas masih terhambat akibat tanah longsor dan kerusakan jalan. Kondisi tersebut menyulitkan tim kemanusiaan menjangkau warga yang membutuhkan bantuan, sementara penilaian terhadap dampak gempa masih berlangsung.

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

Laporan resmi awal mencatat 120 orang meninggal dunia dan 197 orang terluka. Sekitar 16 departemen dilaporkan terdampak. Selain bangunan yang runtuh, sejumlah sekolah, fasilitas kesehatan, pusat komunitas, dan infrastruktur transportasi juga mengalami kerusakan.

Pemerintah Kolombia telah menetapkan status bencana nasional. Namun, jumlah korban dan tingkat kerusakan masih dapat berubah seiring dengan masuknya data dari wilayah yang sulit dijangkau.

Di Chocó, tim pencarian dan penyelamatan Palang Merah Kolombia telah dikerahkan untuk mendukung operasi penyelamatan. Sebanyak 30 anggota tim Urban Search and Rescue (USAR) berada di lapangan. Tim tersebut diperkuat personel dan relawan dari sejumlah cabang Palang Merah, termasuk Antioquia, Quindío, dan Caldas.

Baca Juga:  Festival Mid Autuum di Tiongkok, Memadukan Tradisi Kuno dengan Dunia Modern

Palang Merah Kolombia juga mengaktifkan Ruang Krisis Nasional dengan melibatkan cabang Cundinamarca dan Bogotá. Kapasitas kesehatan, tenaga relawan, serta berbagai sumber daya tanggap darurat dimobilisasi untuk membantu masyarakat di wilayah terdampak.

Layanan Pemulihan Hubungan Keluarga (Restoring Family Links/RFL) turut diaktifkan untuk membantu warga mencari anggota keluarga yang hilang atau terpisah akibat bencana.

“Sejak gempa bumi melanda, tim kami telah bekerja tanpa henti di komunitas yang paling terdampak,” kata Presiden Nasional Palang Merah Kolombia, Judith Carvajal de Álvarez.

Menurut Carvajal, relawan Palang Merah bekerja bersama otoritas nasional di Valle del Cauca, Cundinamarca, dan Cauca untuk menjangkau masyarakat yang terisolasi akibat tanah longsor dan kerusakan jalan.

Palang Merah juga menyiapkan tim kesehatan dan persediaan darurat, termasuk generator listrik untuk mendukung operasional rumah sakit di Dosquebradas, Risaralda, agar layanan kesehatan penting tetap berjalan.

“Cabang dan relawan kami di seluruh negeri telah dimobilisasi dan akan tetap demikian selama diperlukan untuk mendukung setiap komunitas yang terdampak melalui pemulihan ini,” ujar Carvajal.

Baca Juga:  Memacu Adrenalin pada Ketinggian 300 Meter di Menara Kuala Lumpur

Palang Merah Kolombia mengimbau masyarakat tetap tenang, mengikuti arahan pemerintah dan lembaga bantuan, serta menghindari perjalanan yang tidak mendesak ke wilayah terdampak. Masyarakat juga diminta memperoleh informasi hanya dari sumber resmi untuk menghindari penyebaran informasi yang keliru.

Kebutuhan kemanusiaan diperkirakan meningkat

Selain pencarian dan penyelamatan, prioritas tanggap darurat saat ini mencakup pembukaan akses menuju komunitas terdampak dan penilaian kerusakan. Kelompok rentan, termasuk anak-anak, lansia, perempuan hamil dan menyusui, penyandang penyakit kronis, serta penyintas kekerasan berbasis gender, menjadi kelompok yang perlu mendapat perhatian khusus karena berpotensi menghadapi hambatan lebih besar dalam memperoleh bantuan dan layanan dasar.

Direktur Regional IFRC untuk Amerika, Loyce Pace, mengatakan penyelamatan jiwa masih menjadi prioritas utama, sementara penilaian kebutuhan terus dilakukan di berbagai komunitas.

“Akses ke beberapa lokasi masih sulit karena tanah longsor dan infrastruktur yang rusak,” kata Pace.

Menurutnya, dampak gempa terhadap rumah, fasilitas kesehatan, sekolah, dan layanan publik menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat tidak akan berhenti setelah fase pencarian dan penyelamatan berakhir.

Baca Juga:  Tari Guling-Guling Tak Lagi Selamatkan Qatar dan Arab Saudi

“Jaringan IFRC meningkatkan responsnya, bekerja sama erat dengan Palang Merah Kolombia untuk mengidentifikasi kebutuhan dan memobilisasi sumber daya yang dibutuhkan keluarga dalam beberapa hari dan minggu mendatang,” ujarnya.

IFRC telah mengaktifkan rencana kesiapsiagaan untuk keadaan darurat berskala besar. Organisasi tersebut juga tengah menilai bentuk dukungan yang paling dibutuhkan Palang Merah Kolombia seiring dengan masuknya informasi terbaru dari wilayah terdampak.

Dengan akses di sejumlah daerah yang masih terbatas dan penilaian kerusakan yang belum selesai, skala penuh dampak gempa diperkirakan baru akan terlihat dalam beberapa hari ke depan. Operasi penyelamatan, pemulihan akses, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat menjadi fokus utama tanggap darurat.(Eko/ifrc)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.