Bukittinggi, khazminang.id- Wali Kota Bukittinggi, H.M.Ramlan Nurmatias, SH, melepas secara resmi kontingen Kota Bukittinggi yang akan berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat Tahun 2026. Acara pelepasan yang berlangsung khidmat ini digelar di halaman Balai Kota Bukittinggi, Kamis (1/10/2026) dan dihadiri oleh jajaran unsur Forkopimda.
Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bukittinggi, Hendra Eka Putra, memaparkan bahwa total kontingen yang diberangkatkan mencapai 644 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 538 atlet dan 106 official yang siap bertarung di 42 cabang olahraga (cabor).
Hendra menegaskan bahwa seluruh atlet yang berangkat telah melalui proses penjaringan yang ketat sesuai regulasi. Syarat utamanya meliputi kepemilikan KTP Bukittinggi, berstatus pegawai di lembaga atau instansi Kota Bukittinggi, atau atlet lokal yang pernah menorehkan prestasi di tingkat nasional.
Dukungan Penuh Anggaran Rp4 Miliar
Wali Kota Ramlan Nurmatias menyatakan komitmen penuh Pemerintah Kota Bukittinggi dalam mendukung perjuangan para atlet. Di tengah keterbatasan kondisi keuangan daerah, Pemko Bukittinggi tetap mengalokasikan anggaran sebesar Rp4 miliar demi memastikan kesiapan kontingen.
“Kita bersyukur masih bisa mengalokasikan anggaran Rp4 miliar untuk mendukung keikutsertaan tahun ini. Pengiriman atlet memang harus mempertimbangkan kondisi keuangan, namun fokus kita bukan hanya prestasi, melainkan juga ketertiban administrasi,” ujar Ramlan.
Bantah Isu Politik, Kedepankan Aturan Administrasi
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menepis isu adanya kepentingan politik dalam proses pembinaan maupun penjaringan atlet. Ia menegaskan bahwa seluruh proses teknis sepenuhnya menjadi wewenang KONI Kota Bukittinggi.
“Tidak ada urusan politik disini. Pemerintah tidak ikut campur karena semua sudah kami serahkan ke KONI. Masalah yang muncul rata-rata adalah persoalan administrasi, bukan politik,” tegas Ramlan.
Ia mencontohkan beberapa kendala administrasi yang membuat cabor tertentu batal dikirim, seperti adanya atlet sepak bola yang ber-KTP daerah tetangga (Agam) serta adanya dualisme kepengurusan pada cabor bola basket. Sesuai kesepakatan tingkat Provinsi, Porprov tahun ini memang mewajibkan penggunaan atlet lokal asli daerah.
Sebagai bentuk keseriusan Pemko, Wakil Wali Kota Bukittinggi ditunjuk langsung sebagai Ketua Kontingen untuk mengawal perjuangan para atlet di Porprov XVI Sumatera Barat. (Iwin SB)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






