Padang-Semen Padang FC yang telah turun kasta ke Liga 2 musim depan, sudah kehilangan motivasi. Kondisi itu dimanfaatkan tamunya Persik Kediri dalam melakoni lanjutan BRI Super League pekan ke-32. Bermain di Stadion Agus Salim, Jumat (8/5/26), Persik mempermak Kabau Sirah 3-0.
“Saya minta maaf. Situasi ini benar-benar tidak menguntungkan. Kami tidak mencari alasan. Hasil ini harus kita terima dengan jiwa besar,” ujar pelatih kepala Imran Nahumarury usai pertandingan.
Memang penampilan Semen Padang dalam laga ke-32 ini jauh dari harapan. Buktinya, baru dua menit jalannya pertandingan jala Kabau Sirah sudah kebobolan berkat aksi penyerang Persik, Jose Enrique.
Tertinggal 0-1, permainan Semen Padang makin tak berkembang. Kondisi itu dimanfaatkan para pemain Persik untuk melakukan tekanan, beruntung hingga turun minum tim tamu tidak bisa menambah keunggulan, meski beberapa peluang berhasil mereka ciptakan.
Di babak kedua, Semen Padang mencoba merubah pola permainan, namun strategi itu tidak banyak membantu. Buktinya, Persik Kediri berhasil menambah dua gol lagi lewat aksi Jose Enrique menit 51 dan Adrian Luna menit ke-55.
Kekalahan atas Persik ini memperpanjang tren buruk Kabau Sirah menjadi enam kekalahan beruntun. Hasil itu juga memastikan Semen Padang FC terdegradasi dari kompetisi kasta tertinggi musim depan. (faisal budiman)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






