Painan, Khazminang.id – Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Painan, mewakili Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) dalam ajang Penilaian Sekolah Sehat Paripurna tingkat Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
Penilaian sekolah tersebut setelah menerima kunjungan oleh Tim Verifikasi dari Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Provinsi Sumatera Barat, Randi Arfian, S.STP, M.AP bersama sejumlah anggota tim lintas organisasi perangkat daerah (OPD) Provinsi Sumatera Barat, Rabu (22/7/2026).
Dalam kegiatan itu juga dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pesisir Selatan Zainal Arifin, Asisten 1 Syahrizal Antoni, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesisir Selatan, Salim Muhaimin, Kepala Dinas Kesehatan, Agustina Rahmadani, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Muslim Arif, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabagkesra) Pesisir Selatan, Doni Effendi, komite sekolah dan para undangan lainnya.
Verifikasi dilakukan dengan mencocokkan dokumen administrasi yang sebelumnya telah dikirimkan pihak sekolah dengan kondisi nyata di lapangan. Seluruh indikator penilaian diperiksa secara menyeluruh untuk memastikan kesesuaian antara data dan implementasi program.
Kepala SMAN 3 Painan, Rini Amelia, S.Pd, M.Pd menyampaikan, terpilihnya SMAN 3 Painan sebagai wakil Kabupaten Pesisir Selatan merupakan buah dari komitmen seluruh warga sekolah dalam menerapkan budaya hidup bersih dan sehat secara konsisten.
Menurutnya, program Sekolah Sehat di SMAN 3 Painan tidak hanya berorientasi pada penilaian, tetapi telah menjadi budaya yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah.
Berbagai program itu, kata Rini, terus dijalankan secara berkelanjutan, di antaranya penguatan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), penyediaan kantin sehat, pengelolaan sanitasi yang baik, penghijauan lingkungan sekolah, pengelolaan sampah, serta pembiasaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
“Alhamdulillah, SMAN 3 Painan dipercaya mewakili Kabupaten Pesisir Selatan dalam Penilaian Sekolah Sehat Paripurna Tingkat Provinsi Sumatera Barat. Kepercayaan ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan kualitas lingkungan sekolah,” ujar Rini Amelia.
Ia juga mengatakan, bahwasanya keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII, komite sekolah, orang tua siswa, guru, tenaga kependidikan, serta seluruh peserta didik yang memiliki komitmen bersama mewujudkan sekolah sehat.
Sementara itu, Ketua Tim Verifikasi Provinsi Sumatera Barat, Randy Arfian, menegaskan bahwa tim hadir bukan untuk mencari kekurangan sekolah, melainkan memastikan seluruh dokumen yang telah dikirimkan benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan.
“Kami datang untuk melakukan verifikasi terhadap data yang telah disampaikan. Seluruh indikator akan kami lihat secara objektif agar hasil penilaian benar-benar mencerminkan kondisi sekolah yang sebenarnya,” kata Randy.
Randy menjelaskan, penilaian Sekolah Sehat Paripurna tidak hanya melihat kelengkapan administrasi, tetapi juga implementasi program kesehatan, kebersihan lingkungan, kualitas sanitasi, keterlibatan warga sekolah, hingga keberlanjutan berbagai program yang telah dilaksanakan.
Menurutnya, sekolah yang mampu membangun budaya hidup sehat secara berkelanjutan akan memberikan dampak positif terhadap kenyamanan belajar, kesehatan peserta didik, serta peningkatan kualitas pendidikan secara menyeluruh.
Sementara, Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, Zainal Arifin, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada SMAN 3 Painan sebagai wakil daerah setempat dalam ajang Penilaian Sekolah Sehat Paripurna Tingkat Provinsi Sumatera Barat.
“Ini merupakan kebanggaan bagi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dan seluruh masyarakat. Kami berharap SMAN 3 Painan mampu memberikan hasil terbaik serta mengharumkan nama daerah di tingkat Provinsi Sumatera Barat,” kata Zainal Arifin.
Ia menyampaikan, kepercayaan tersebut membuktikan bahwa kualitas pendidikan di Kabupaten Pesisir Selatan terus mengalami peningkatan, baik dalam bidang akademik maupun dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, nyaman, dan berkarakter.
Usai acara pembukaan, Tim Verifikasi melakukan peninjauan ke berbagai fasilitas sekolah, mulai dari ruang UKS, kantin sehat, ruang kelas, sanitasi, taman sekolah, ruang ibadah, hingga berbagai sarana pendukung lainnya.
Kemudian, Tim Verifikasi juga berdialog dengan kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, siswa, serta pengelola UKS mengenai pelaksanaan program kesehatan sekolah dan keterlibatan seluruh warga sekolah dalam membangun budaya hidup bersih dan sehat. (Milhendra Wandi).
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






