Bukittinggi, Khazanah – Sebanyak 46 klub Sekolah Sepak Bola (SSB) dari berbagai daerah di Sumatera Barat ambil bagian dalam Turnamen Sepak Bola Usia Dini Kapolresta Cup III Tahun 2026 yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80.
Turnamen tersebut dibuka secara resmi oleh Kapolresta Bukittinggi, Kombes Pol. Ruly Indra Wijayanto, di Stadion Sepak Bola Ateh Ngarai, Bukittinggi, Sabtu (27/6).
Dalam sambutannya, Kapolresta menegaskan bahwa turnamen ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga merupakan bentuk komitmen Polri, khususnya Polresta Bukittinggi, dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui sepak bola.
“Kami meyakini dari lapangan hijau inilah akan lahir bibit-bibit unggul yang kelak mengharumkan nama Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, bahkan Indonesia di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Ruly.
Menurutnya, penyelenggaraan Kapolresta Cup III memiliki tiga tujuan utama. Pertama, mempererat silaturahmi dan persaudaraan antarpengelola Sekolah Sepak Bola di Sumatera Barat maupun dari luar daerah.
“Kita bersaudara, kita memiliki tujuan yang sama, yaitu memajukan pembinaan sepak bola usia dini,” katanya.
Tujuan kedua adalah mencari, menggali, dan membina bakat-bakat muda di bidang sepak bola. Ruly berharap para peserta yang saat ini bertanding dapat berkembang menjadi pemain profesional, bahkan memperkuat Tim Nasional Indonesia di masa mendatang.
Sementara tujuan ketiga adalah mempererat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat melalui kegiatan olahraga.
“Melalui olahraga, kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berperan dalam membina, mendidik, dan menginspirasi generasi muda,” ujarnya.
Kapolresta juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung.
“Menang adalah bonus, kalah adalah pelajaran. Yang terpenting adalah bermain dengan semangat, disiplin, menghormati lawan, pelatih, dan wasit. Jadikan turnamen ini sebagai pengalaman berharga untuk terus berkembang,” pesannya.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada para pelatih dan ofisial yang selama ini membina para pemain usia dini.
“Terima kasih atas dedikasi Bapak dan Ibu dalam mendidik anak-anak. Peran pelatih sangat besar dalam membentuk karakter mereka, tidak hanya menjadi pemain yang berprestasi, tetapi juga pribadi yang berakhlak mulia,” katanya.
Sementara itu, Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, AKBP Yudho Huntoro, yang juga merupakan penasihat SSB Vania Tuanku Imam Bonjol, mengapresiasi penyelenggaraan Turnamen Kapolresta Cup III.
Menurutnya, turnamen tersebut menjadi wadah yang positif dalam membentuk mental, karakter, dan sportivitas anak-anak sejak usia dini.
“Ajang ini sangat luar biasa. Selain mengembangkan kemampuan bermain sepak bola, juga membentuk karakter generasi penerus bangsa,” ujarnya.
Ia berharap turnamen serupa dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan setiap tahun.
“Dengan adanya turnamen ini secara rutin, kita berharap anak-anak terhindar dari berbagai pengaruh negatif dan tumbuh menjadi generasi emas Indonesia tahun 2045,” katanya.
Secara terpisah, Kasat Lantas Polresta Bukittinggi, AKP Muhammad Isyad Fathur Rahman, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, termasuk SSB Vania Tuanku Imam Bonjol Lubuk Sikaping, yang ikut ambil bagian dalam turnamen tersebut.
“Dari 46 klub yang berpartisipasi, SSB Vania Tuanku Imam Bonjol menjadi salah satu peserta yang turut menyemarakkan turnamen ini. Atas nama pribadi dan Polresta Bukittinggi, kami mengucapkan terima kasih atas partisipasinya. Semoga keikutsertaan seluruh peserta dapat melahirkan bibit-bibit pesepak bola muda yang berprestasi,” tutupnya. (yunefrizal)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






