Padang, Khazanah – Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padang periode 2026–2031 resmi dilantik oleh Ketua PMI Sumatera Barat, H. Aristo Munandar, di Hotel Axana Padang, Rabu (22/7). Kepengurusan baru dipimpin oleh H. Zulhardi Latif dan diharapkan mampu memperkuat peran PMI sebagai garda terdepan dalam pelayanan kemanusiaan, terutama dalam penanggulangan bencana dan pemenuhan kebutuhan darah.
Prosesi pelantikan berlangsung dihadiri jajaran pengurus PMI kabupaten dan kota se-Sumatera Barat, para relawan PMI, serta unsur pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Ketua PMI Sumbar H. Aristo Munandar menegaskan bahwa PMI Kota Padang memiliki posisi yang sangat strategis karena berada di daerah yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi.
“PMI Kota Padang menjadi salah satu PMI kabupaten/kota yang strategis di Sumatera Barat karena wilayah ini merupakan salah satu daerah rawan bencana. PMI Kota Padang harus selalu berada dalam posisi siaga,” ujarnya.
Aristo mengatakan, kehadiran PMI Kota Padang sangat dirasakan masyarakat saat bencana yang melanda Kota Padang pada tahun lalu. Menurutnya, hingga kini para relawan PMI masih terus memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk memenuhi kebutuhan air bersih di sejumlah wilayah yang masih mengalami kesulitan.
“Bahkan sampai hari ini para relawan PMI masih berada di tengah masyarakat Kota Padang, antara lain melayani pasokan air bersih yang masih sulit bagi sebagian warga. Saya berharap berbagai capaian baik yang telah dilakukan pengurus lima tahun sebelumnya dapat dilanjutkan dan semakin ditingkatkan,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Padang Fadly Amran selaku Pelindung PMI Kota Padang menyampaikan apresiasi atas kontribusi PMI dalam pelayanan kemanusiaan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan darah bagi pasien di berbagai fasilitas kesehatan.
Ia juga mengapresiasi program penghargaan bagi pendonor darah sukarela yang telah mendonorkan darah lebih dari 130 kali dengan memberangkatkan mereka ke Tanah Suci.
“Terima kasih kepada PMI atas sumbangsihnya yang besar dalam mencukupkan kebutuhan darah bagi pasien-pasien di Kota Padang. Jika tahun sebelumnya para pendonor darah di atas 130 kali telah diberangkatkan ke Tanah Suci, Insya Allah Pemerintah Kota Padang akan kembali memberangkatkan mereka pada tahun depan,” ujar Fadly.
Fadly meminta kepengurusan baru mempertahankan berbagai prestasi yang telah dicapai sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ia juga memberikan apresiasi kepada PMI Kota Padang yang tetap mampu menjalankan misi kemanusiaan meski berada di tengah keterbatasan anggaran.
“PMI sangat luar biasa. Di tengah paceklik anggaran, PMI tetap mampu menggalang donasi dari berbagai kalangan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana ekologi tahun lalu,” katanya.
Dengan dilantiknya kepengurusan baru yang dipimpin H. Zulhardi Latif, PMI Kota Padang diharapkan semakin memperkuat kapasitas organisasi, meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana, serta memperluas pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat Kota Padang. (eko)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






