Bukittinggi, khazminang.id- Fauzan Haviz, SE, SH, MBA, MALS, MM, setelah terpilih sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bukittinggi periode 2026โ2031 pada Musyawarah Kota (Muskot) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bukittinggi, Sabtu (3/10/2026) di Campago Resort Hotel Kota Bukittinggi.
Tanpa membuang waktu, pria dengan deretan gelar akademik ini langsung melangkah ke lapangan. Fauzan Haviz bergerak cepat melakukan serangkaian kegiatan strategis guna memperkuat fungsi organisasi kemanusiaan tersebut.
Kata Fauzan Haviz, jabatan bukan sekadar status di atas kertas, melainkan sebuah estafet kemanusiaan yang harus segera digulirkan, hal ini disampaikannya kepada wartawan, Jumat (9/10/2026).
Komitmennya jelas memperkuat urat nadi organisasi dengan menjalin komunikasi ke berbagai lini kehidupan masyarakat, mulai dari riuhnya lorong pasar, ruang kelas yang penuh energi muda, hingga ruang tamu tokoh senior daerah.
Langkah taktis ini mencakup, sosialisasi ke lembaga pendidikan, hingga merangkul komunitas pedagang pasar tradisional dan bersilaturahmi dengan tokoh senior guna menimba ilmu
Beberapa rangkaian langkah taktis Fauzan Haviz, adalah, mengunjungi Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Kota Bukittinggi guna menjajaki potensi kerja sama dengan SMA Negeri 3 Bukittinggi melalui komunikasi bersama Kepala Sekolah Dra. Eli Noverma, M.Si. yang disambut hangat. Pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi formal, melainkan sebuah ruang diskusi tentang masa depan siswa dan sekolah.
Alumni SMA Negeri 3 Kota Bukittinggi ini dan kepala sekolah membicarakan sebuah misi besar dengan mengajak para pelajar untuk berani menjadi pendonor darah sukarela sejak dini. PMI ingin memastikan bahwa setiap tetes darah yang mengalir dari para siswa menjadi simbol kepedulian yang terdidik.
Selain itu, bagi Fauzan Haviz, keberadaan Palang Merah Remaja (PMR) di sekolah tersebut laksana tambang emas kepedulian. Lewat aktivitas PMR, generasi muda tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga ditempa untuk mengenal arti kerelawanan dan kepedulian sosial.
Keterlibatan sekolah berpeluang memperluas edukasi mengenai donor darah dan membangun kesadaran kemanusiaan sejak dini. PMI dapat memperkuat pembinaan pelajar melalui edukasi donor darah, kegiatan kerelawanan, dan koordinasi berkelanjutan bersama pihak sekolah setempat.
Selain itu, PMI Kota Bukittinggi juga berkolaborasi dengan komunitas pedagang melalui aksi donor darah yang diinisiasi oleh kelompok Pedagang Pasar Bawah Bersatu. Fauzan Haviz memberikan apresiasi yang luar biasa tinggi terhadap kepedulian para pedagang pasar bawah.
Menurutnya, pasar tradisional bukan sekadar pusat ekonomi, melainkan ruang strategis untuk menggerakkan solidaritas sosial. Keterlibatan aktif dari para pedagang ini terbukti mampu memperluas partisipasi masyarakat luas dalam mendonorkan darah guna memenuhi kebutuhan stok darah di rumah sakit.
Pasar menjadi ruang pertemuan berbagai kelompok masyarakat yang berpotensi mendukung kegiatan kemanusiaan. Keterlibatan pedagang dapat memperluas sosialisasi donor darah sekaligus mengajak warga yang memenuhi persyaratan untuk berpartisipasi.
Kolaborasi masyarakat menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung keberlangsungan kegiatan donor darah. โKami ingin memperluas kerja sama dengan masyarakat agar semakin banyak warga tergerak membantu sesama melalui donor darah,โ ucapnya.
Memanfaatkan momentum Jumat yang berkah, Fauzan Haviz menyambangi kediaman mantan Wali Kota Bukittinggi, Drs. H. Djufri, untuk bersilaturahmi sekaligus menimba ilmu kepemimpinan dan lainnya. Pak Djufri adalah seorang birokrat dan politikus Indonesia yang dikenal luas karena pernah menjabat sebagai Wali Kota Bukittinggi selama dua periode (2000โ2005 dan 2005โ2010) serta anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI).
Drs. H. Djufri menyambut hangat kedatangan Fauzan Haviz. Ia memberikan apresiasi atas kepemimpinan baru PMI di bawah kendali Fauzan Haviz. Pak Djufri berpesan agar nilai-nilai keikhlasan dan pengabdian tanpa pamrih terus dijaga, serta mendorong kepengurusan yang baru untuk selalu peka terhadap isu-isu sosial dan kesehatan di Kota Bukittinggi.
Fauzan Haviz mengungkapkan rasa hormat dan rasa syukurnya dapat berdiskusi langsung dengan tokoh senior yang kaya akan pengalaman birokrasi dan kemasyarakatan. Ia menyampaikan komitmennya untuk menakhodai PMI Kota Bukittinggi dengan pendekatan yang lebih humanis serta meminta arahan agar program kerja kemanusiaan PMI dapat berjalan selaras dengan kebutuhan riil masyarakat Bukittinggi, pungkas Fauzan Haviz. (Iwin SB)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






