Padang, Khazminang.id — Bank Rakyat Indonesia terus mengedukasi masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan layanan perbankan, khususnya terkait program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Melalui edukasi kepada masyarakat, BRI menegaskan bahwa pengajuan KUR tidak pernah ditawarkan secara online melalui tautan maupun akun pribadi yang tidak resmi.
Regional Chief Executive Officer (RCEO) BRI Region 3 Padang, Riza Pahlevi menyampaikan, masyarakat perlu lebih berhati-hati terhadap oknum yang menawarkan pencairan KUR secara cepat melalui media sosial, pesan singkat, ataupun aplikasi percakapan.
“Waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan BRI. Pengajuan KUR tidak ditawarkan secara online melalui link atau akun tidak resmi. Seluruh proses pengajuan dilakukan melalui kantor layanan resmi BRI dengan prosedur yang telah ditetapkan,” ujar Riza Pahlevi dalam siaran pers yang diterima Senin (18/5/2026).
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak memberikan data pribadi seperti PIN, password, kode OTP, maupun informasi rekening kepada pihak manapun yang mengatasnamakan petugas bank. Menurutnya, keamanan data nasabah menjadi prioritas utama yang harus dijaga bersama.
BRI Region 3 Padang secara konsisten terus melakukan edukasi literasi keuangan dan keamanan digital kepada masyarakat sebagai langkah preventif dalam mencegah tindak kejahatan siber. Dengan meningkatnya kewaspadaan masyarakat, diharapkan berbagai modus penipuan dapat diminimalisir sehingga nasabah dapat bertransaksi dengan aman dan nyaman.S
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk selalu memastikan informasi terkait layanan BRI diperoleh melalui kanal resmi BRI maupun langsung mendatangi unit kerja dan kantor cabang terdekat. (*)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






