Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
HeadlineDaerah

Aparatur Kelurahan Padang Panjang Dilatih Menulis dan Membuat Konten Video

×

Aparatur Kelurahan Padang Panjang Dilatih Menulis dan Membuat Konten Video

Sebarkan artikel ini
Singkatnya Gini...
  • Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Padang Panjang menyelenggarakan lokakarya penulisan berita dan pembuatan konten audio visual bagi staf di 16 kelurahan guna memperkuat diseminasi 33 Program Unggulan (Progul) pemerintah daerah.
  • Pelatihan ini bertujuan membekali aparatur kelurahan dengan keterampilan teknik jurnalisme warga serta pemanfaatan fitur telepon seluler secara optimal untuk memproduksi konten informasi yang berkualitas di media sosial.
  • Peningkatan kompetensi ini diharapkan mampu memperluas jangkauan sebaran informasi publik serta mengintegrasikan peran staf kelurahan sebagai ujung tombak komunikasi pemerintah kepada masyarakat luas.
Penafian: Poin utama ini diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

Padang Panjang, Khazanah – Para staf Kelurahan di 16 Kelurahan Kota Padang Panjang bisa berperan menjadi ujung tombak informasi dan diseminasi berbagai kegiatan yang berkaitan dengan program unggulan Pemko Padang Panjang.

“Karena itu perlu pembekalan kepada para staf kelurahan untuk dapat memhami teknis dasar pembuatan berita, narasi konten dan konten video di media sosial,” kata Kadis Kominfo yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Kominfo Padang Panjang, Dr. Elmawati ketika membuka workshop singkat tentang penulisan dan audio visual untuk staf kelurahan se Kota Padang Panjang, Kamis (23/4) di aula Diskominfo.

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

Menurutnya, hampir seluruhnya dari 33 Progul Pemko Padang Panjang berada di kelurahan. Karena itu patut dan dapat diyakini bahwa bahwa semua kelurahan berotensi melakukan sosialisasi dan menyebarkan informasi tentang bagaimana progul-progul itu dilaksanakan di keluarahannya.

Menurut Kabid IKP Maryulis Max, kegiatan ini merupakan kegiatan dalam rangka memberi kesempatan kepada aparatur kelurahan untuk menguasai teknis penulisan dan pembuatan konten medsos yang dapat mendorong tersebarnya berbagai kegiatan yang berhubungan dengan Progul Pemko.

Baca Juga:  Cegah Terjadi Banjir, Satgas TMMD ke-127 Pesisir Selatan Gelar Pembersihan Saluran Air di Permukiman Warga

Dua narasumber yang memberikan materi dalam acara itu adalah wartawan senior Eko Yanche Edrie dan Defri Mulyadi. Eko, Wakil Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumatera Barat menyebutkan bahwa pendekatan jurnalisme warga akan sangat cocok tugas-tugas aparat kelurahan ini.

“Daripada postingan yang tidak bermanfaat, maka setiap aparat kelurahan yang ditunjuk menggawangi medsos kelurahan lebih bagus membuat akun medsos itu menjadi meedia yang berguna bagi masyarakat luas dan untuk mendukung semua Progul Pemko yang ada di tiap kelurahan,” ujar Eko.

Dengan pelatihan ini pula, secara akumulatif tingkat ketersebaran informasi tentang Progul Padang Panjang bisa menjadi lebih tinggi dan luas. “Sebagian beban diseminasi informasi Kota yang ada di Diskominfo maupun di Bagian Adpim bisa terbagi kepada 16 kelurahan dan 2 Kecamatan,” ujar dia.

Sementara itu Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sumbar Defri Mulyadi dalam paparannya mengatakan bahwa dengan teknologi, semua bentuk informasi, konten dan penyebarannya tidak lagi menjadi hal yang mahal.

“Cukup dengan ponsel saja, staf kelurahan bisa menjadi konten kreator bahkan bisa menjadi presenter untuk kanal-kanal Youtube Pemko Padang Panjang,” kata Defri yang akrab disapa Imung ini.

Baca Juga:  Pelatihan Tari dan MC untuk Pesta Perkawinan di Sentra Pelaminan Manggung Pariaman

Imung juga mengatakan bahwa pada sebagian orang memiliki ponsel canggih dan mahal hanya digunakan untuk sekedar telepon dan buka Youtube atau WA. “Padahal ponsel canggih itu memilik banyak fitur yang dapat membantu berbagai keperluan produksi, pencarian, pembuatan dan penyebaran konten informasi,” ujar Imung.

Ia menyarankan semua aparat kelurahan yang ditugasi menjalankan fungsi humas kelurahan jangan membuat ponselnya jadi mubazir. Gunakan semua fitur untuk keperluan produksi konten yang bagus dan tepat serta canggih.

Dalam dua sesi presentasi dari dua pemateri itu peserta kemudian mendiskusikan bersama lalu membuat tugas kelompok yang diarahkan oleh kedua pemateri itu. (rehan)  

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Penulis: rehanEditor: Eko Yanche Edrie
Ekonomi

Pariaman, Khazanah — Kementerian Ekonomi Kreatif bersama Indonesia Digital Association (IDA) didukung Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumbar menggelar pelatihan…