Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
Politik

Anggota DPRD Sumbar Doni Harsiva Yandra Mengingatkan, Narkoba, LGBT, dan Stunting Kini Mengancam Daerah Ini

×

Anggota DPRD Sumbar Doni Harsiva Yandra Mengingatkan, Narkoba, LGBT, dan Stunting Kini Mengancam Daerah Ini

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Sumbar Doni Harsiva Yandra sedang menjawab pertanyaan yang dilontarkan anggota HMI Komisariat ISIP dan Himapo Universitas Andalas
Singkatnya Gini...
  • Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Doni Harsiva Yandra, menegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba, fenomena LGBT, dan stunting merupakan ancaman nyata yang harus segera ditangani demi masa depan generasi muda.
  • Dalam audiensi bersama mahasiswa Universitas Andalas, DPRD Sumbar menyoroti urgensi penanganan ketiga isu tersebut karena situasinya dinilai telah mencapai titik yang mengkhawatirkan dan memerlukan solusi konkret.
  • DPRD Sumbar mendorong langkah strategis melalui kolaborasi lintas sektor, penguatan edukasi di lingkungan pendidikan, serta percepatan program pencegahan untuk melindungi kualitas sumber daya manusia di Sumatera Barat.
Penafian: Poin utama ini diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

Padang, Khazminang.id – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Doni Harsiva Yandra mengingatkan, ancaman terhadap generasi muda di daerah ini sudah semakin nyata, dan fenomena sosial seperti penyalahgunaan narkoba termasuk LGBT serta stunting merupakan persoalan yang harus segera ditangani.

Penegasan tersebut disampaikan Doni Harsiva Yandra saat beraudiensi dengan anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat ISIP dan Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik (HIMAPO) Universitas Andalas di Ruang Khusus II DPRD Sumbar, Kamis (30/4/2026).

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

Pasalnya, dalam audiensi itu mahasiswa menyoroti meningkatnya kasus narkoba, berkembangnya fenomena LGBT dalam dinamika sosial masyarakat, serta tingginya angka stunting di Sumatera Barat.

Ketiga isu tersebut, menurut mereka dinilai bukan lagi persoalan biasa, melainkan ancaman serius terhadap kualitas generasi muda dan masa depan daerah.

Menanggapi hal itu, Doni Harsiva Yandra menegaskan kondisi tersebut tidak bisa dianggap sepele, karena saat ini situasinya sudah berada pada titik yang mengkhawatirkan.

Menurut Doni Harsiva Yandra yang juga Ketua Komisi IV DPRD Sumbar ini, masalah narkoba, penyimpangan sosial, dan kenakalan remaja ini sudah mengkhawatirkan, dan semua pihak harus serius menangani. 

Baca Juga:  Pahami Peran Lembaga Legislatif, Santri MAS Al-Ihsan Boarding School Riau Gelar Kunjungan Edukatif ke DPRD Sumbar

“Tidak boleh ada pembiaran,” tegasnya dan akan mendorong pihak terkait untuk bergerak cepat dan menghadirkan solusi konkret.

Untuk itu, tukuknya, pihaknya akan mendorong pihak terkait agar persoalan ini tidak berlarut dan segera teratasi.

Dikatakan, narkoba merupakan ancaman langsung yang dapat merusak masa depan generasi muda, sementara stunting berdampak pada kualitas kesehatan dan kecerdasan. 

Di sisi lain, tambahnya, fenomena sosial termasuk LGBT dalam konteks dinamika masyarakat perlu direspons melalui pendekatan edukatif dan preventif.

“Narkoba ini jelas merusak masa depan. Generasi muda harus dilindungi dan dibekali pemahaman yang kuat. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama, gerakan bersama,” katanya. 

Ia menegaskan, masa depan Sumatera Barat sangat ditentukan oleh kualitas generasi muda saat ini, dan ke depan nasib daerah ini ada di tangan anak muda hari ini. 

“Karena itu, mereka harus disiapkan dengan baik,” tegasnya.

Sebagai langkah lanjutan, lanjut Doni, upaya konkret dan terukur sangat penting dalam menekan berbagai persoalan tersebut.

Baca Juga:  Hadiri Entry Meeting BPK di Jakarta, Ketua DPRD Sumbar Muhidi Tekankan "Good Governance"

Untuk itu, Ia mendorong penguatan edukasi di lingkungan pendidikan, pencegahan narkoba secara masif, serta percepatan penanganan stunting.

Dalam kesempatan itu ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar setiap langkah yang diambil berjalan efektif dan berkelanjutan. (*)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.