Padang, Khazminang.id – Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman berhasil menjawab keresahan warga Nanggalo Padang akibat adanya Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) di lingkungan mereka.
Keluhan warga Nanggalo itu terselesaikan setelah Evi Yandri langsung menindaklanjutinya dengan menjemput ODGJ tersebut bersama tim Yayasan Pelita Jiwa Insani (YPJI), Selasa (18/11/2025) untuk dirawat dan diobati.
Warga Nanggalo akhir-akhir ini memang sedikit terganggu dengan keberadaan ODGJ tersebut, dimana Mahyudin (62) biasa dipanggil Amaik, warga Surau Gadang, Nanggalo itu sudah berulang kali berperilaku yang meresahkan warga.
Amaik sering kali berkeliaran keluar masuk masjid tanpa busana, bahkan sampai ke toilet perempuan. Bahkan, ia juga memperlihatkan kemaluannya pada warga.
Sehingga salah seorang warga yang mengetahui Evi Yandri aktif melakukan kegiatan sosial dengan menjemput ODGJ, merawat dan mengobatinya bersama YPJI pun inisiatif menghubungi tim Evi Yandri yang langsung ditindaklanjutinya.
“Jadi semalam (Senin 17/11-red) kita dapat laporan ada saudara kita, ODGJ yang perilakunya sudah meresahkan warga. Ia sering telanjang, keluar masuk dan tidur di masjid, juga ke toilet perempuan, bahkan juga memperlihatkan kemaluannya. Ini sudah cukup lama juga. Alhamdulillah sudah kita jemput. Akan kita rawat dan obati di YPJI,” kata Evi Yandri sesuai menjemput ODGJ tersebut.
Penjemputan ODGJ yang dilakukan Evi Yandri bersama YPJI kali ini cukup membutuhkan perjuangan disebabkan Amaik lari dan bersembunyi saat dijemput.
Namun Evi Yandri dan tim tetap mencari Mahyudin di lingkungan sekitar dan akhirnya Amaik berhasil ditemukan di Pasar Siteba. Walaupun awalnya Amaik meronta, akhirnya Evi Yandri dan tim berhasil membujuk dan membawanya.
Saat ini Amaik telah berada di YPJI yang berlokasi di Gunung Sarik, Padang untuk dirawat dan diobati bersama ODGJ lain yang telah lebih dulu dibawa ke YPJI.
“Alhamdulillah walaupun memang butuh perjuangan menjemput Amaik, akhirnya bisa selesai. Bagaimana pun ODGJ ini saudara kita, sesama manusia. Kami akan memperlakukannya sebagai saudara,” kata Evi Yandri lagi.
Saat penjemputan Amaik itu Evi Yandri dan tim juga dibantu warga sekitar. Bahkan Lurah Surau Gadang, Nanggalo, Andrika Sari pun ikut mendampingi.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang dilakukan Pak Evi Yandri bersama tim YPJI. Penjemputan ODGJ untuk dirawat ini sangat membantu menyelesaikan keresahan warga kami,” ujar Andrika.
Ia sangat mengapresiasi kegiatan sosial yang aktif dilakukan Evi Yandri bersama tim YPJI ini.
Evi Yandri mengaku, penjemputan ODGJ untuk dirawat dan diobati oleh YPJI sudah sering dilakukan pihaknya, dan bukan hanya untuk seputaran kota Padang saja akan tetapi juga menjemput ODGJ ke Kabupaten/Kota lain, seperti Pasaman, Padang Pariaman dan lainnya.
Wakil Ketua DPRD Sumbar ini melakukan kegiatan sosial ini bersama YPJI sejak sebelum dia menjadi wakil rakyat di pemerintahan.
YPJI merupakan yayasan sosial yang dibentuk Evi Yandri dan sejumlah rekan pada 2014. Dimulai dengan fasilitas yang minim, yayasan ini terus aktif dalam bidang rehabilitasi pecandu narkoba dan ODGJ.
Hingga saat ini YPJI terus berkembang dan dibantu pula oleh pemerintahan Sumbar.
Ketua Yayasan YPJI, Syafrizal mengatakan, semua gedung YPJI di Gunung Sarik dirancang sedemikian rupa untuk kenyamanan dan pengoptimalan pengobatan pasien, baik itu pecandu narkoba dan ODGJ dengan memiliki staf yang menguasai bidang masing-masing.
“Kami sangat yakin perawatan dan pengobatan pasien bukan hanya tentang medis tapi juga pendekatan psikologis dan spiritual,” katanya.
Oleh karena itulah dalam keseharian pengobatan dan perawatan, pendekatan psikologis amat diterapkan di YPJI dan diperlakukan dengan pendekatan holistik.
Setelah mendapatkan terapi medis di rumah sakit, mereka melanjutkan rehabilitasi yang mencakup aspek spiritual, fisik, dan keterampilan.
Para pasien diajarkan beribadah, mendapatkan makanan bergizi sesuai panduan ahli gizi, serta menjalani aktivitas harian seperti membersihkan lingkungan.
Selain itu, tambahnya, yayasan juga menyediakan pelatihan keterampilan seperti membuat kue, otomotif, dan barber shop untuk pasien yang sudah menunjukkan peningkatan kemandirian.(*)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






