Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
DaerahPolitik

Seluruh Fraksi di DPRD Pesisir Selatan Ingatkan Pemkab Serius Tentukan Arah Pembangunan di Daerah Itu

×

Seluruh Fraksi di DPRD Pesisir Selatan Ingatkan Pemkab Serius Tentukan Arah Pembangunan di Daerah Itu

Sebarkan artikel ini
Juru bicara Fraksi Golkar, Fajri Sanjaya, S.K.M (kiri) menyerahkan pendapat akhir fraksi terhadap Ranperda Perubahan APBD Tahun 2026) di Gedung DPRD Kabupaten Pesisir Selatan
Singkatnya Gini...
  • DPRD Kabupaten Pesisir Selatan mendesak pemerintah daerah agar alokasi anggaran pada Perubahan APBD 2026 dikelola secara efektif, berorientasi kinerja, serta fokus pada pemulihan ekonomi masyarakat dan peningkatan PAD.
  • Fraksi Gerindra dan Fraksi Golkar menekankan pentingnya disiplin administrasi OPD, efisiensi anggaran, serta penghapusan kegiatan seremonial guna memprioritaskan penanganan kemiskinan, ketahanan pangan, dan infrastruktur dasar.
  • Rapat paripurna penyampaian pendapat akhir fraksi terhadap Ranperda Perubahan APBD 2026 ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Darmansyah dan dihadiri oleh Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni beserta jajaran Forkopimda.
Penafian: Poin utama ini diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

Painan, Khazminang.id – Seluruh fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesisir Selatan, mengingatkan Pemerintah Daerah setempat agar serius dalam menentukan arah pembangunan di daerah itu.

Pemerintah daerah diminta agar setiap rupiah yang dibelanjakan harus berorientasi pada kinerja, ekonomis, efisien, dan efektif memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan menggunakan anggaran sesuai manfaat serta kebutuhan daerah yang tepat guna dan berdaya guna untuk kemajuan daerah Kabupaten Pesisir Selatan kedepannya.

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

Penegasan itu disampaikan juru bicara dari Fraksi Gerindra Nasrianto, SH Dt. Rajo Bungsu, saat rapat paripurna DPRD Kabupaten Pesisir Selatan dalam agenda penyampaian pendapat akhir fraksi – fraksi terhadap Ranperda tentang Perubahan APBD Tahun 2026 Anggaran 2026 di Gedung DPRD setempat, Senin (14/9/2026).

Selanjutnya, dari fraksi Gerindra tersebut menyarankan kepada Pemerintah Daerah agar memberikan teguran keras dan meminta seluruh OPD agar disiplin dan tertib administrasi guna menghindari temuan audit atau kesalahan pelaporan keuangan.

Baca Juga:  Peringati Maulid Nabi Muhammad 2026, Arbes Gelar Pengajian, Tausyiah dan Senandung Islami

“Kami Fraksi Partai Gerindra berharap semua kritikan dan saran dari masing-masing fraksi DPRD diharapkan menjadi sebuah dukungan dan Referensi Pemerintah Daerah dalam mengambil kebijakan penggunaan anggaran kabupaten pesisir selatan kedepannya,” ujar Nasrianto.

Kemudian, juga mengingatkan Kembali kepada pemerintah daerah supaya lebih memperhatikan lagi kondisi ekonomi masyarakat kalangan bawah, dimana saat ini keadaan ekonomi yang serba sulit dengan semakin kecil nya peluang kerja dan peluang usaha membuat masyarakat menjerit dengan kondisi saat ini.

“Kami dari fraksi Gerindra menyarankan agar pemerintah daerah fokus dalam percepatan pertumbuhan ekonomi dalam sektor perdagangan, agar pertumbuhan ekonomi daerah dapat dirasakan oleh masyarakat kabupaten pesisir selatan dan juga dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” timpalnya.

Sementara itu, juru bicara dari Fraksi Golkar Fajri Sanjaya, S.K.M, menyampaikan agar menyelaraskan perencanaan dan pendanaan, hindari tumpang tindih program antar dinas/bidang. 

“Satu tujuan bisa dilaksanakan secara terpadu untuk menghemat biaya administrasi dan operasional,” katanya.

Kemudian, jelasnya, Efisiensi anggaran untuk pembangunan daerah memerlukan komitmen pimpinan, budaya hemat di seluruh jajaran pemerintahan.

Baca Juga:  Reses ke Balai Gadang, Iqra Chissa Ungkapkan di Daerah Tersebut Sudah Sepantasnya Ditambah Gedung SMP

Anggaran yang Efisiensi menciptakan ruang fiskal yang lebih luas untuk menangani masalah mendesak seperti kemiskinan, ketahanan pangan, dan infrastruktur dasar, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

Selanjutnya, Efisiensi juga harus berjalan beriringan dengan efektifitas, jangan sampai penghematan justru menurunkan kualitas layanan atau hasil pembangunan. Tujuannya adalah nilai uang yang terbaik bagi rakyat.

“Kami dari Fraksi Golkar sesuaikan dengan skala prioritas dan data nyata, hindari program dan kegiatan yang bersifat seremonial yang tidak mendukung visi dan misi daerah gunakan data statistik, peta kemiskinan, dan survei kebutuhan msyarakat agar anggaran tepat sasaran,” kata Fajri Sanjaya.

Pada rapat paripurna tersebut dipimipin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Pesisir Selatan, Darmansyah, didampingi Wakil Ketua, Hakimin, Ermizen, dan Dani Sopian.

Dan dihadiri Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, Sekretaris Daerah, Zainal Arifin, Forkompimda, dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Pesisir Selatan.(Mil Hendrawandi).

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.

Baca Juga:  Nagari Tanjung Durian Bayang Gelar Goro Bersama Bersihkan dan Perbaiki Jalan Alternatif yang Terhubung dengan Pasar Baru