Sawahlunto, Khazminang.id — Kemeriahan Sawahlunto International Songket Silungkang Carnival (SISSCA) 2026 turut mendapat dukungan dari BRI Cabang Sijunjung. Keterlibatan BRI dalam kegiatan yang digelar di Sawahlunto, Jumat (4/9/2026), menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian budaya sekaligus pengembangan potensi ekonomi daerah.
SISSCA 2026 menjadi salah satu ruang untuk memperkenalkan Songket Silungkang, salah satu warisan budaya Minangkabau, kepada masyarakat yang lebih luas. Tak hanya menampilkan kekayaan tradisi, kegiatan tersebut juga membuka peluang bagi pengembangan sektor kreatif, pariwisata, dan usaha masyarakat.
Pemimpin BRI Cabang Sijunjung, Arvresko Nanda, mengatakan BRI menyambut positif kegiatan yang ikut menjaga keberadaan budaya lokal sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi ekonomi.
“Keikutsertaan BRI Cabang Sijunjung dalam Sawahlunto International Songket Silungkang Carnival 2026 merupakan bentuk dukungan kami terhadap pelestarian budaya dan kearifan lokal. Songket Silungkang merupakan salah satu kekayaan budaya yang memiliki nilai dan potensi besar untuk terus dikembangkan,” ujar Arvresko.
Menurutnya, kegiatan seperti SISSCA tidak hanya menjadi panggung untuk menampilkan kekayaan budaya, tetapi juga dapat menjadi sarana promosi potensi daerah. Jika dikemas secara berkelanjutan, kegiatan budaya dapat ikut membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas pasar.
“BRI terus berkomitmen mendukung pengembangan potensi masyarakat dan daerah. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat mendorong kreativitas, memperkuat kecintaan terhadap budaya lokal, sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat,” katanya.
Arvresko menilai pelestarian budaya dan penguatan ekonomi masyarakat dapat berjalan beriringan. Produk budaya seperti songket, misalnya, tidak hanya memiliki nilai sejarah dan tradisi, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi produk ekonomi kreatif yang memiliki daya saing.
Melalui partisipasinya dalam SISSCA 2026, BRI Cabang Sijunjung berharap sinergi dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, komunitas, dan berbagai pihak lainnya dapat terus diperkuat. Upaya tersebut diharapkan ikut mendorong pelestarian budaya sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi tumbuhnya ekonomi kreatif dan potensi lokal di daerah. (*)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





