Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
Berita

480 Keluarga di Solok Terima Voucher Shelter Tools KIT dari DFAT Australia

×

480 Keluarga di Solok Terima Voucher Shelter Tools KIT dari DFAT Australia

Sebarkan artikel ini
Singkatnya Gini...
  • Sebanyak 480 keluarga terdampak banjir bandang di Kabupaten Solok menerima bantuan Voucher Shelter Tools KIT senilai Rp1,1 juta per KK dari DFAT Australia melalui PMI.
  • Bantuan tersebut didistribusikan ke empat nagari, yaitu Selayo, Saniang Baka, Muaro Pingai, dan Paninggahan, guna ditukarkan dengan alat pertukangan, pertanian, serta kebutuhan rumah tangga.
  • Pemerintah setempat dan warga penerima manfaat mengapresiasi penyaluran bantuan tersebut sebagai bentuk dukungan kemanusiaan pascabencana yang berkelanjutan.
Penafian: Poin utama ini diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

Padang, Khazminang.id – Warga Kabupaten Solok yang terdampak bencana banjir bandang tahun lalu, mendapat bantuan 480 Voucher Shelter Tools KIT dari Department of Foreign Affairs and Trade (Departemen Luar Negeri dan Perdagangan) atau DFAT Australia. Setiap keluarga mendapatkan 1 voucher.

Voucher Shelter Tools KIT tersebut dibagikan untuk setiap keluarga terdampak banjir pada empat nagari di Kabupaten Solok yang nilainya masing-masing  Rp. 1.100.000,- (satu juta seratus ribu rupiah).

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

Keempat nagari penerima voucher adalah Nagari Selayo, Kecamatan Kubung sebanyak 238 kepala keluarga. Nagari Saniang Baka, Kecamatan X Koto Singkarak sebanyak 23 kepala keluarga. Nagari Muaro Pingai Kecamatan Junjung Sirih, sebanyak 144 kepala keluarga dan Nagari Paninggahan sebanyak 76 kepala keluarga.

Penyerahan voucher dilakukan langsung oleh Ketua Bidang PMR dan Relawan PMI Pusat, Sasangko Tedjo, Perwakilan dari DFAT Australia, Nadhia Dewi dan Ketua PMI Sumbar, Aristo Munandar, Selasa (4/8/2026) di Masjid Al-Kautsar, Murao Pingai, Kecamatan Junjung Sirih.

Baca Juga:  PT. PNM Perkuat Ekonomi Keluarga, Dorong Pertumbuhan Usaha Mikro

“Alhamdulillah masih ada bantuan untuk kami,” ucap Darani (56), salah satu penerima manfaat di Nagari Muaro Pingai, Kecamatan Junjung Sirih.

Sesuai arahan PMI, voucher tersebut nantinya akan ditukarkan dengan alat-alat pertukangan, pertanian dan perlengkapan rumah tangga atau pecah belah.

“Mungkin nanti lebih banyak di alat pertukangan dan pertanian, karena kami mau memperbaiki rumah dan menggarap lagi sawah dan ladang kami” tambahnya.

Sementara itu Camat Junjung Sirih, Roni Rindang Nahar yang ikut dalam seremonial ini mengapresiasi bantuan yang terus berdatangan semenjak terjadinya bencana hingga sampai saat ini. Bantuan yang disalurkan oleh PMI menurut Roni sesuai dan menyentuh kepada kebutuhan masyarakat.

“Dari awal bencana sampai saat ini, kami di Muaro Pingai dan masyarakat Junjung Sirih terus mendapatkan bantuan secara berkelanjutan. Mulai dari penyaluran air bersih, pembangunan sarana air bersih sampai kepada Bantuan Non Tunai ini” terang Roni.

Atas nama masyarakat Junjung Suruh, Roni menyampaikan banyak terimakasih kepada DFAT Australia yang telah berdonasi dan PMI yang membantu menyalurkannya, semoga bantuan lainnya terus berlanjut untuk warga Junjung Sirih.

Baca Juga:  Pakar Unand: Struktur Bangunan Ramah Bencana Jadi Kunci Perlindungan Wilayah Pesisir

Ketua PMI Provinsi Sumatera Barat, Aristo Munandar menegaskan, PMI Provinsi Sumatera Barat bersama PMI Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat akan selalu hadir untuk masyarakat yang membutuhkan bantuan. Datang paling awal dan pulang paling akhir adalah konsep kerja kemanusiaan yang diterapkan oleh PMI.

“Kami meminta agar masyarakat untuk selalu optimis dalam melanjutkan kehidupan, pemerintah pastinya akan terus hadir untuk masyarakat dan kami PMI akan selalu di depan dalam aksi kemanusiaan,” ucap Aristo.

Senada dengan Aristo, Ketua Bidang PMR dan Relawan PMI Pusat, Sasongko Tedjo juga turut menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Kabupaten Solok beserta jajarannya yang terus mendukung program-program kemanusiaan yang disalurkan melalui PMI.

“Apresiasi dan penghargaan turut kita berikan kepada seluruh stakeholder di Pemerintahan Kabupaten Solok. Terutama kepada pihak kecamatan dan pemerintah Nagari yang dengan semangat mendukung program yang diberikan oleh PMI kepada masyarakat. Semoga ini menjadi ladang amal bagi kita semua dalam membantu masyarakat yang sedang dilanda musibah,” sebut Sasongko. (*)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.

Baca Juga:  Forum PRB Sumbar Pastikan Kawal Penyusunan RPMJD Sumbar 2025-2029