Bukittinggi, khazminang.id- Andi Putra Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bukittinggi Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Mandiangin Koto Selayan melaksanakan reses perorangan masa sidang III tahun 2025-2026, Rabu (5/8/2026) di halaman rumah warga masyarakat (Ni Men) Gang SDN 16 Kelurahan Campago Ipuah.
Kegiatan reses ini dibuka Wali Kota Bukittinggi, H.M.Ramlan Nurmatias, SH., diwakilkan Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi, Adrian M., S.Sos. dan dihadiri SKPD terkait, Lurah Campago Ipuah, RW, RT, LPM, Ninik Mamak, Bundo Kanduang, Alim Ulama, Tokoh masyarakat, ratusan warga masyarakat Kecamatan Mandiangin Koto Selayan dan Tim Pendamping Sekretariat DPRD Kota Bukittinggi.
Pada pembukaan reses perorangan Andi Putra, Sekcam Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi, Adrian M., S.Sos. mengatakan, pada kegiatan reses ini, bapak Andi Putra Anggota DPRD Kota Bukittinggi menjumpai warga masyarakat dalam rangka menjemput aspirasi-aspirasi dari warga masyarakat yang ada di Kelurahan Campago Ipuah.
Aspirasi maupun saran yang disampaikan warga masyarakat nantinya, mudah-mudahan dapat menjadi program bagi bapak Andi Putra maupun jadi kebijakan Pemerintah Kota Bukittinggi. kami berharap kepada warga masyarakat yang menghadiri kegiatan reses ini, marilah kita manfaatkan kesempatan bertemu dengan bapak Andi Putra untuk menyampaikan aspirasi-aspirasi, ungkap Adrian.
Sementara itu inyiak datuak Nan Rabai, Â mengatakan, di daerah surau gadang dan ipuah, baru pertama kali Andi Putra anggota DPRD Kota Bukittinggi melakukan reses. Ini kesempatan emas, mari kita manfaatkan kehadirannya, diharapkan warga masyarakat surau gadang dan ipuah menyampaikan aspirasi terkait dengan pembangunan dan lainnya yang nantinya dapat ditampung untuk dibahas bersama anggota DPRD Kota Bukittinggi, ucapnya.
Sedangkan Andi Putra dalam sambutannya, menjelaskan, kegiatan reses kali ini agak spesial dihadiri kepala dinas kesehatan, Ramli. Karena setiap melakukan reses, jarang sekali kepala dinas yang hadir. Mudah-mudahan kedepannya hubungan legislatif dan eksekutif bisa terjaga dengan baik.
Masalah dana pokok-pokok pikiran (pokir) yang telah kami janjikan sebelumnya, belum semuanya teralisasi, karena ada pemotongan pokir sebanyak 50 persen dari Pusat. Sehingga ada beberapa janji-janji kami kurang lebih sebanyak 500 juta tidak dapat dilaksanakan di tahun 2026. In syaa Allah di tahun anggaran 2027, kami masukkan lagi, semoga dapat direalisasikan.
Reses ini bentuk kepedulian kami kepada warga masyarakat khususnya di dapil Mandiangin Koto Selayan, ini salah satu pertanggungjawaban kami. Apa yang menjadi persoalan di daerah ini, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, yang akan kami suarakan nanti di DPRD Kota Bukittinggi.
Saya berharap forum reses ini, dapat semaksimal mungkin bagi warga masyarakat menyampaikan masukan, usulan baik itu mengenai pemberdayaan ekonomi maupun kebijakan publik dengan terbuka dan jelas. Semua masukkan yang konstruktif akan menjadi bahan utama bagi kami Anggota DPRD Kota Bukittinggi untuk merumuskan menjadikan kebijakan anggaran program kerja tahun mendatang melalui mekanisme yang berlaku.
Mari kita jadikan pertemuan ini sebagai langkah nyata dalam mewujudkan Kota Bukittinggi Gemilang yang kita cita-citakan sesuai dengan program unggulan bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bukittinggi, pungkas Andi Putra.
Diketahui dalam kegiatan reses ini, berbagai aspirasi yang disampaikan warga masyarakat peserta reses kepada Andi Putra wakil rakyat Dapil Mandiangin Koto Selayan, diantaranya yang mengapung masalah air PDAM, jalan lingkung, taman, trotoar jalan, DTSEN (Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional), lampu penerangan jalan yang rawan terhadap anak muda. Semua aspirasi warga masyarakat tersebut dijelaskan masing-masing SKPD.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Andi Putra menjelaskan, ini salah satu aspirasi warga masyarakat yang kami perjuangkan. Mudah-mudahan dengan kolaborasi yang baik antara legislatif dan eksekutif ini bisa dilaksanakan minimal untuk di tahun depan dan yang menjadi atensi kami masalah PDAM yang sudah menjadi buah bibir di tengah warga masyarakat. Karena warga masyarakat membayar beban tapi airnya tidak dialirkan. Ini akan kita minta datanya dan kita minta hentikan membayar bebannya kalau memang tidak bisa airnya dialirkan.
Sedangkan tentang DTSEN (Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional), sudah ada ancang-ancang kami di Komisi II untuk rapat kerja dengan dinas sosial terkait masalah DTSEN, ini kan sudah banyak yang berubah-ubah. Mudah-mudahan nanti ketika di rapat kerja kami dapat solusi yang baik untuk warga masyarakat.
Ditambahkan keterangan Andi Putra, kami melihat kinerja Pemerintah Kota Bukittinggi cukup baik dengan berbenahnya Kota Bukittinggi dan juga sudah rapinya Kota Bukittinggi, mudah-mudahan ini tetap dijaga. Tapi kami juga minta kepada Pemerintah Daerah, khususnya Pedagang Kaki Lima (PKL), kalau bisa secara kekeluargaan jangan terlalu agresif sekali. Kami memperjuangkan suara rakyat untuk perekonomian kehidupan, ucap Andi Putra politisi muda partai NasDem. (Iwin SB)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






