Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
BeritaEkonomiHeadlineIptekPilihan Redaksi

UNP Percepat Digitalisasi Nagari, Aparatur Sungai Durian Kini Siap Kelola Arsip dan Data Secara Modern

×

UNP Percepat Digitalisasi Nagari, Aparatur Sungai Durian Kini Siap Kelola Arsip dan Data Secara Modern

Sebarkan artikel ini
Singkatnya Gini...
  • Program Studi Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FBS UNP menyelenggarakan pelatihan administrasi publik digital bagi aparatur Nagari Sungai Durian, Kabupaten Padang Pariaman, guna mendukung pencapaian SDGs Nagari.
  • Pelatihan berbasis praktik langsung tersebut membekali peserta dengan keterampilan pemanfaatan layanan Google Workspace serta teknik pengelolaan dan alih media arsip digital pemerintahan.
  • Kegiatan pengabdian masyarakat yang berkelanjutan ini bertujuan meningkatkan kompetensi SDM aparatur nagari dalam mewujudkan tata kelola pelayanan publik yang efektif, efisien, dan akuntabel.
Penafian: Poin utama ini diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

 

Padang Pariaman, Khazminang.id—  Melalui Program Studi Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), UNP mewujudkan Tridharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, Kamis (23/7).

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

Kegiatan tersebut diselenggarakan adalah Pelatihan Optimalisasi Kompetensi Aparatur Nagari Sungai Durian Kabupaten Padang Pariaman dalam Pengelolaan Administrasi Publik Digital untuk Mendukung Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Nagari dan berlangsung di Kantor Wali Nagari Sungai Durian, Kecamatan Patamuan, Kabupaten Padang Pariaman,

Pelatihan difokuskan pada penguasaan berbagai perangkat administrasi berbasis teknologi yang dapat meningkatkan efektivitas pelayanan publik, efisiensi pengelolaan data, serta kualitas tata kelola pemerintahan di tingkat nagari  dan diarahkan untuk meningkatkan kompetensi aparatur nagari dalam menghadapi tuntutan transformasi digital pemerintahan.

Acara dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Wali Nagari Sungai Durian, Nurhayani, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Universitas Negeri Padang atas perhatian dan kepeduliannya terhadap peningkatan kapasitas aparatur pemerintahan nagari.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Universitas Negeri Padang yang telah memilih Nagari Sungai Durian sebagai mitra pengabdian. Pelatihan seperti ini sangat kami butuhkan karena digitalisasi administrasi merupakan kebutuhan yang tidak bisa dihindari,” ujar Nurhayani.

Sementara itu, Ketua Tim Pengabdian sekaligus Ketua Program Studi Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UNP, Dr. Yenni Hayati, S.S., M.Hum., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bukanlah program yang bersifat insidental, melainkan bagian dari pendampingan berkelanjutan yang telah dimulai sejak tahun sebelumnya.

Baca Juga:  Kemnaker–Kemenekraf Perkuat Sinergi Ciptakan Lapangan Kerja di Sektor Ekonomi Kreatif

“Program ini merupakan kelanjutan dari kegiatan yang telah kami laksanakan sebelumnya. Kami tidak datang untuk menggurui, tetapi untuk belajar bersama dan mendampingi Bapak dan Ibu agar semakin percaya diri memanfaatkan teknologi dalam menjalankan tugas pemerintahan,” ujar Yenni Hayati.

Ia juga menambahkan bahwa transformasi digital bukan sekadar mengganti dokumen kertas menjadi dokumen elektronik, melainkan perubahan cara kerja yang mampu menciptakan pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Pendekatan pendampingan yang diterapkan dalam kegiatan ini menitikberatkan pada praktik langsung (hands-on training), sehingga peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga memperoleh pengalaman menggunakan berbagai aplikasi digital yang dapat diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari.

Dua Narasumber Berbagi Keahlian Digital

Pelatihan menghadirkan dua narasumber dari Universitas Negeri Padang yang memiliki kompetensi sesuai bidang masing-masing.

Pada sesi pertama, Dr. Dadi Satria, M.Pd. memberikan pelatihan mengenai pemanfaatan berbagai layanan Google Workspace sebagai sarana administrasi pemerintahan nagari. Materi yang disampaikan meliputi:

  • pembuatan Google Form sebagai media pendataan dan survei masyarakat;
  • penggunaan Google Drive sebagai sistem penyimpanan dokumen berbasis cloud;
  • pemanfaatan Google Spreadsheet dalam pengelolaan database administrasi dan kependudukan.
Baca Juga:  Pengurus PARMUSI Sumbar Dilantik

“Administrasi yang baik dimulai dari pengelolaan data yang baik. Dengan memanfaatkan Google Workspace, aparatur nagari dapat bekerja lebih cepat, mengurangi risiko kehilangan dokumen, serta membangun sistem administrasi yang lebih tertata,” jelas Dadi Satria.

Sesi kedua disampaikan oleh Malta Nelisa, M.Ikom., yang membawakan materi mengenai digitalisasi arsip pemerintahan nagari yang membahas teknik pengelolaan arsip elektronik, proses alih media dokumen, penyusunan sistem klasifikasi arsip digital, hingga strategi penyimpanan dokumen agar tetap aman, mudah diakses, dan terhindar dari kerusakan fisik.

“Arsip merupakan memori organisasi. Jika arsip hilang atau rusak, maka informasi penting juga akan hilang. Oleh karena itu, digitalisasi menjadi langkah strategis agar dokumen pemerintahan tetap terpelihara dan mudah ditemukan kapan pun diperlukan,” paparnya.

Antusiasme Peserta Tinggi

Pelatihan diikuti oleh aparatur pemerintahan Nagari Sungai Durian yang terdiri atas perangkat nagari, staf administrasi, serta unsur pendukung pemerintahan lainnya.

Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dengan aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, serta mempraktikkan secara langsung penggunaan aplikasi yang diperkenalkan oleh narasumber.

Model pelatihan yang mengombinasikan pemaparan materi, demonstrasi, praktik langsung, serta pendampingan individual dinilai mampu meningkatkan pemahaman peserta secara lebih efektif dibandingkan metode ceramah semata.

Baca Juga:  Sekretariat DPRD Sumbar Menunjukkan Komitmen pada Keterbukaan Informasi Publik dengan Mengikuti Tahapan Monev 2025

Mendukung SDGs Nagari

Pelaksanaan kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Nagari, khususnya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Digitalisasi administrasi publik diyakini mampu mempercepat pelayanan kepada masyarakat, meningkatkan akurasi data pemerintahan, memperkuat akuntabilitas administrasi, sekaligus menjadi fondasi penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan berbasis data.

Selain itu, peningkatan kompetensi aparatur melalui pelatihan digital juga berkontribusi terhadap penguatan kualitas sumber daya manusia di tingkat nagari sebagai salah satu prasyarat utama pembangunan berkelanjutan.

Wujud Nyata Pengabdian Universitas kepada Masyarakat

Melalui program pengabdian yang berkelanjutan, UNP terus membangun kemitraan dengan pemerintah daerah dan pemerintahan nagari dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia, mempercepat transformasi digital, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik hingga ke tingkat pemerintahan paling dekat dengan masyarakat.

Dengan sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintahan nagari, diharapkan lahir tata kelola pemerintahan yang semakin modern, profesional, dan mampu memberikan pelayanan publik yang lebih cepat, efektif, serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Berita

Pelalawan, Khazminang.id — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan, sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci mewujudkan Indonesia Emas 2045. Karena itu, generasi…