Padang, Khazminang.id – Ungkapan Anggota Komisi VIII DPR RI, DR. Lisda Hendra Joni yang disampaikan saat buka bersama dengan para perempuan luar biasa di Ranah Minang, sangat menggugah relung hati. Sedikit tersentak, mengingatkan kembali sekaligus evaluasi diri perjalanan perempuan baik sebagai pribadi maupun anggota masyarakat.
“Pekerjaan rumah kita masih banyak. Perempuan itu tiang negara, tiang agama dan tiang rumah tangga. Karena kita tiang, kita harus kuat,” kata Lisda Hendra Joni dengan lantang dihadapan ratusan perempuan dari berbagai organisasi perempuan di Sumatera Barat dalam acara Sosialisasi Empat Pilar yang dilanjutkan dengan berbagi sembako serta buka bersama, Sabtu (14/3/2026) di Basko Hotel Padang.
Ungkapan itu menjelaskan, apabila perempuan bagus maka akan bagus negaranya. Apabila perempuan bagus dalam masyarakat dan rumah tangganya, maka bagus pula masyarakat dan rumah tangganya. Sebaliknya apabila perempuan itu tidak bagus maka tidak bagus pula negara, masyarakat dan rumah tangganya.
Begitu besar dan pentingnya peranan seorang perempuan dalam rumah tangga dan juga dalam masyarakat. Begitu besarnya amanah dan tanggung jawab yang dipikul perempuan itu terutama dalam mendidik anak bangsa untuk Indonesia maju.
Dalam kegiatan yang berlangsung penuh kekeluargaan tersebut, puluhan kader Garnita Malahayati yang merupakan organisasi sayap Partai Nasdem dari berbagai daerah di Sumbar, juga menyampaikan pernyataan sikapnya.
“Pernyataan sikap ini menunjukkan selama ini kerja politik yang dilakukan oleh kakak Lisda bersama Parta NasDem bukan semata untuk mendapatkan kursi kekuasaan namun juga dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ini yang harusnya menjadi prioritas perempuan dalam berpolitik, ketika masyarakat yang diwakili benar-benar merasa terwakilkan. Suaranya didengar sampai di parlemen,” ujar Ka’bati, Sekretaris DPW Garnita Malahayati yang juga hadir pada acara tersebut.
Lebih jauh dikatakan Ka’bati, politik itu hanyalah alat dan bagi Lisda alat itu digunakan untuk memperjuangkan nasib perempuan. Menguatkan tiang yang memang harus kuat.
“Ini sudah periode kedua beliau mewikili Sumateta Barat. Berat pastinya menjadi politisi perempuan itu, tetapi kita bisa lihat beliau mampu. Semoga ke depan tetap kuat dan menguatkan kader lain juga untuk sama berjuang di Parlemen,” tegasnya.
Disisi lain, kader-kader Garnita juga menyampaikan aspirasinya dan mendoakan semoga Lisda tetap semangat dan terus memperjuangkan aspirasi Masyarakat khususnya kaum perempuan di Sumatera Barat
“Kita butuh wakil rakyat yang mengerti kesusahan perempuan. Memperhatikan hal yang kelihatan kecil tetapi merupakan kebutuhan dasar, seperti BPJS kami, gizi ibu hamil dan balita serta beasiswa untuk anak-anak. Selama ini ke beliaulah (Lisda) kami mengadu,” ucap Gita Ariani dari DPD Garnita Tanah Datar yang datang ke Padang bersama kader perempuan lainnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Kiki Anugerah Dia, dari Padang Panjang. Dalam kondisi ekonomi yang sulit seperti sekarang, yang paling merasakan dampaknya adalah perempuan.
“Kita butuh tangan yang kuat untuk bangkit. Dan tangan itu adalah Kakak Lisda. Tangan yang selalu mau terulur. Makanya kami sangat berharap beliau terus berjuang di daerah ini,” ujar Kiki yang juga merupakan anggota DPRD Fraksi NasDem Kota Padang Panjang.
Dalam kegiatan tersebut Lisda Hendar Joni juga mensosialisasikan pentingnya kesadaran berbangsa dan bernegara di kalangan perempuan. (*)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






