Bukittinggi, khazminang.id- Wali Kota Bukittinggi didampingi sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan konseptor event 100 tahun Jam Gadang, Arif Malin Mudo, mengadakan audiensi dengan Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Ni Luh Enik Ermawati, di Jakarta, Selasa (24/2/2026). Pertemuan serta koordinasi ini, dilaksanakan untuk membahas event 100 tahun Jam Gadang.
Audiensi dengan Wakil Menteri Pariwisata ini, merupakan tindak lanjut dari pertemuan dengan Kementerian Kebudayaan RI sebelumnya. Ada sejumlah kegiatan, yang memang sejalan dengan Kementerian Pariwisata RI.
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menjelaskan, Bukittinggi merupakan kota kecil yang ada di Sumatera Barat, namun memiliki nilai sejarah yang besar untuk Kemerdekaan Indonesia. Pada tahun 1948, Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) didirikan di Bukittinggi.
Salah satu peninggalan sejarah pada zaman penjajahan Belanda ada di Bukittinggi. Jam Gadang, menjadi ikon Kota Bukittinggi, yang tahun 2026 ini, genap berusia 100 tahun.
Untuk itu, tahun ini akan kita laksanakan event 100 tahun Jam Gadang. Ada beberapa yang kita minta dukungan, yakni kegiatan Jam Gadang Cultural Night pada tahun 2026 ini, International Photography Competition dan Pameran 100 Foto Jam Gadang,” jelas Ramlan.
Ramlan Nurmatias melanjutkan, beberapa kegiatan juga telah dilaksanakan Pemerintah Kota Bukittinggi, untuk menarik minat kunjungan wisatawan ke Indonesia, khususnya ke Kota Bukittinggi sendiri. Untuk event 100 tahun Jam Gadang, juga akan dilaksanakan kegiatan literasi, yang akan dihadiri perwakilan 40 negara dalam kegiatan IMLF.
“Bukittinggi sebagai kota wisata, komit untuk terus melaksanakan berbagai kegiatan, yang juga menjadi salah satu program unggulan kami, untuk melaksanakan 1001 event gemilang,”
Wakil Menteri Pariwisata RI, Ni Luh Enik Ermawati, menyampaikan apresiasi terhadap pariwisata Bukittinggi. Termasuk penghargaan yang diraih oleh Bukittinggi atas pengakuan The 5th ASEAN Clean Tourist City.
“Bukittinggi memang luar biasa, apalagi sejarahnya, termasuk Jam Gadang. Ini bisa jadi salah satu promosi dan cerita kami dari Kemenpar, jika ada kunjungan ke luar negeri. Kita akan ceritakan tentang Bukittinggi ini. Karena memang, untuk tingkatkan kunjungan wisata ke Indonesia, banyak hal yang harus dikolaborasikan dengan pemerintah daerah,” ungkapnya.
Wamen menambahkan, Menteri Pariwisata tengah gencar dengan Gerakan Indonesia Asri dan diturunkan pada program Gerakan Wisata Bersih. Untuk itu, Kemenpar juga dorong Pemerintah Kota Bukittinggi, untuk mempertahankan dan meningkatkan kebersihan Kota Jam Gadang.
“Untuk event 100 tahun Jam Gadang, memang luar biasa sekali. Kami tunggu proposalnya juga untuk kegiatannya. Pada prinsipnya Kemenpar siap mendukung event 100 tahun Jam Gadang,” pungkas Ni Luh Enik Ermawati. (Iwin SB)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






