Bukittinggi, khazminang.id- Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR, bersama Anggota DPR RI Komisi IX, Ade Rezki Pratama, SE, MM dan dr. H. Suir Syam, M.Kes, M.M.R, mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bukittinggi, Rabu, (13/5/2026) diterima Wali Kota Bukittinggi, H.M.Ramlan Nurmatias, SH didampingi Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, Rismal Hadi, S.STP., M.Si, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi, Ramli Andrian, SKM, MKM. Pada Kesempatan tersebut, dimanfaatkan langsung Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias menyerahkan proposal untuk bantuan penunjang kesehatan senilai Rp44 miliar.
Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus, yang akrab disapa dr. Benny, menyampaikan kekagumannya terhadap RSUD Kota Bukittinggi yang dibangun dengan APBD. Ini membuktikan, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias merupakan seorang pemimpin yang peduli dengan kebutuhan primer masyarakat, ucapnya.
Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR RI, Ade Rezki Pratama, mengapresiasi Wamenkes RI yang gencar mengunjungi seluruh rumah sakit di Indonesia. Setiap kunjungannya, Wamenkes “jemput bola”, kebutuhan dari setiap rumah sakit, baik fisik, sumber daya maupun alat penunjang kesehatan.
“Untuk itu, kami minta kepada Pak Wamen, agar kebutuhan Kota Bukittinggi dapat dibantu secara maksimal, sehingga RSUD Kota Buktitinggi menjadi salah satu rumah sakit terbaik di Sumatera Barat,” ungkap politisi muda dari Gerindra.
Sedangkan Wali Kota Bukittinggi, H.M.Ramlan Nurmatias, SH., menjelaskan, RSUD Kota Bukittinggi diresmikan pada tanggal 18 Januari 2021. Tahun 2026 ini, satu-satunya rumah sakit milik Pemerintah Kota Bukittinggi baru berusia lima tahun. Ramlan Nurmatias mengakui, masih banyak peralatan kesehatan yang dibutuhkan rumah sakit ini, untuk dapat melayani pasien dengan lebih maksimal.
Lebih lanjut disampaikan Wako Ramlan Nurmatias, untuk pengembangan RSUD, Pemerintah Kota Bukittinggi tentu membutuhkan bantuan dari Pemerintah Pusat dan juga Anggota DPR RI. Ramlan Nurmatias mengakui, tanpa bantuan pusat, perkembangan rumah sakit ini tentu bergerak lambat.
Ramlan Nurmatias menambahkan keterangannya, saat ini, RSUD Kota Bukittinggi tengah menyusun perencanaan pembangunan ruang CT scan dan cathlab. Selain itu, sebagai penunjang rumah sakit dan keluarga pasien, juga tersedia supermarket, koperasi dan akan dibangun mushalla yang dibangun oleh pihak ketiga, pungkasnya. (Iwin SB)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






