Bukittinggi, khazminang.id- Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, S.TP., mengikuti Rapat Kerja Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Komisariat Wilayah (Komwil) I yang berlangsung di halaman Balee Meuseuraya Aceh, Banda Aceh Provinsi Aceh, Minggu (19/4/2026) yang dihadiri 24 orang anggota Komwil I.
APEKSI adalah perwakilan seluruh 98 Kota di Indonesia yang bertujuan untuk memberdayakan dan mempromosikan otonomi kota, pembangunan berkelanjutan, dan pengembangan kota pintar atau smart city.

Kota Bukittinggi masuk dalam APEKSI Komwil I bersama 23 Kota lainnya, Dewan Pengurus APEKSI Periode 2025-2030, H.M. Ramlan Nurmatias, S.H. Wali Kota Bukittinggi duduk sebagai Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi.

Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, S.TP., tampil aktif memperkenalkan ikon kebanggaan daerah Kota Bukittinggi, yaitu Jam Gadang, sebagai destinasi wisata bersejarah yang memiliki nilai budaya tinggi.
Dalam kesempatan tersebut, Ibnu Asis menegaskan, momentum APEKSI dinilai sangat strategis karena mempertemukan berbagai kepala daerah dan pemangku kebijakan dari seluruh Indonesia, sehingga memperluas jangkauan promosi secara nasional bahkan internasional. Peringatan satu abad Jam Gadang bukan hanya seremonial semata, melainkan refleksi sejarah panjang sekaligus penguatan identitas budaya bangsa.

Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, S.TP., didampingi Konseptor Peringatan 100 Tahun Jam Gadang, Arif Malin Mudo, menjelaskan, tentang peringatan 100 Tahun Jam Gadang menjadi wujud komitmen Pemerintah Kota Bukittinggi dalam memandang Jam Gadang tidak hanya sebagai landmark kota, tetapi juga sebagai simbol sejarah, identitas dan kebanggaan bangsa. Momentum ini diharapkan menjadi ajang refleksi sekaligus penguatan pelestarian cagar budaya melalui semangat kolaborasi dan persahabatan antar daerah dan budaya.
Disampaikan Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, S.TP., “Melalui forum APEKSI, Pemerintah Kota Bukittinggi mengundang seluruh anggota APEKSI untuk menghadiri rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan pada tanggal 14 hingga 21 Juni 2026 mendatang, sekaligus mengajak Pemerintah Kota peserta raker APEKSI untuk turut mendukung dan mempromosikan kegiatan ini melalui berbagai media di daerah masing-masing, sehingga gaung peringatan 100 Tahun Jam Gadang dapat dirasakan secara luas di seluruh Indonesia,” ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakan Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, S.TP., rangkaian kegiatan yang akan digelar meliputi Seminar Internasional dengan menghadirkan narasumber dari dalam dan luar negeri, lomba dan pameran fotografi Jam Gadang, lomba puisi tingkat Nasional dari Aceh hingga Papua, serta pemutaran film dalam program Bukittinggi Film Festival yang menampilkan karya dari negara-negara Asia Tenggara.
Selain itu, akan digelar Jam Gadang Cultural Night yang menampilkan pertunjukan seni budaya, serta pidato kebudayaan bertajuk “Manifesto 100 Tahun Jam Gadang.” Kegiatan ini akan ditutup dengan festival kuliner tradisional yang menghadirkan hidangan khas Bukittinggi oleh Bundo Kanduang.

Dalam rangkaian peringatan 100 tahun Jam Gadang, juga dilaksanakan International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) ke 4 atau festival literasi dan budaya. Kegiatan ini, akan dihadiri 40 negara, yang tentu saja menambah gaungnya Jam Gadang sebagai detak jantung ibukota Republik Indonesia, ungkap Ibnu Asis, S.TP.
Diketahui untuk peringatan 100 tahun Jam Gadang dan kegiatan IMLF ke 4 akan dihadiri dari Negara Belanda, Negara Jerman dan tamu undangan lainnya dari mancanegara, termasuk juga tamu dari seluruh Provinsi di Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Iwin SB)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






