Bukittinggi, khazminang.id- Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Bukittinggi menggelar kegiatan pelatihan yang menunjang ilmu pengetahuan untuk remaja Masjid dan Mushalla se-Kota Bukittinggi berupa Pelatihan Manajemen Organisasi dan Kepemimpinan atau Training Management Organization & Leadership (TMOL), Minggu (13/9/2026) di Aula Kantor Balaikota Bukittinggi. Pemateri disampaikan Ustadz H. Salman, S.Hi., M.A., dengan topik kepemimpinan.
Kegiatan ini diikuti sebanyak 96 orang peserta putra putri berasal dari berbagai Masjid, Mushalla, serta kalangan pelajar SLTP dan SLTA di Kota Bukittinggi, dibuka Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, S.TP. yang dihadiri Ketua Panitia dan Ketua serta jajaran pengurus BKPRMI Kota Bukittinggi.
Pada sambutannya, Ibnu Asis, mengatakan, pelatihan manajemen organisasi dan kepemimpinan seperti TMOL tidak hanya memberikan pengetahuan mengenai bagaimana menjalankan sebuah organisasi. Lebih jauh, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk membentuk pola pikir generasi muda agar mampu menjadi pemimpin yang bertanggung jawab, mampu bekerja sama, memiliki integritas, serta memahami kebutuhan masyarakat di sekitarnya.
Masjid dan Mushalla sendiri memiliki potensi besar sebagai pusat pembinaan generasi muda. Tidak hanya sebagai tempat ibadah, Masjid dapat menjadi ruang pendidikan, pembentukan karakter, pengembangan kreativitas, kegiatan sosial, hingga pemberdayaan masyarakat. Karena itu, keaktifan Remaja Masjid menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan suasana Masjid yang ramah bagi generasi muda, ucap Ibnu Asis.
Lebih lanjut disampaikannya, TMOL yang digelar BKPRMI Kota Bukittinggi juga memperlihatkan bahwa pembinaan organisasi dapat dimulai dari hal-hal sederhana, termasuk kedisiplinan mengikuti jadwal, kemampuan menerima materi, keberanian berkomunikasi, serta kesediaan bekerja bersama peserta lain.
Pelaksanaan kegiatan sejak sesi pertama hingga rangkaian acara berikutnya berjalan sesuai dengan waktu yang telah disusun panitia. Ketepatan waktu tersebut menjadi contoh langsung mengenai penerapan manajemen organisasi yang baik.
Dengan diikuti sebanyak 96 orang peserta dan dukungan Pemerintah Kota Bukittinggi, TMOL BKPRMI diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan pelatihan semata. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh peserta diharapkan dapat diterapkan kembali di Masjid dan Mushalla masing-masing, ungkapnya.
Kata Ibnu Asis, Momentum Milad ke-49 BKPRMI pun menjadi pengingat bahwa regenerasi merupakan bagian penting dalam menjaga keberlangsungan organisasi dan aktivitas kemasjidan.
Dengan membekali remaja sejak sekarang melalui pendidikan kepemimpinan dan manajemen organisasi, diharapkan akan lahir generasi muda Bukittinggi yang tidak hanya aktif di Masjid, tetapi juga mampu menjadi pemimpin yang berkontribusi bagi masyarakat, daerah, dan bangsa di masa mendatang.
Wakil Wali Kota Bukittinggi Ibnu Asis, menyampaikan terima kasih kepada BKPRMI yang telah ikut mendukung program Pemerintah Kota Bukittinggi, khususnya dalam pencanangan Surau Gemilang. Keberadaan BKPRMI memiliki posisi penting dalam membantu Pemerintah membangun generasi muda yang dekat dengan Masjid dan memiliki karakter positif.
Ibnu Asis juga menyampaikan rasa salut terhadap kedisiplinan peserta TMOL. Menurutnya, kehadiran peserta sejak pagi bahkan sebelum registrasi dimulai menunjukkan tingginya semangat remaja Masjid untuk mengikuti kegiatan pembinaan. Kedisiplinan tersebut merupakan bagian penting dari karakter seorang pemimpin.
Ibnu Asis berpesan, para peserta diharapkan mampu menjadi penggerak kegiatan positif bagi teman sebaya, menciptakan program kreatif di lingkungan Masjid, serta ikut membangun hubungan yang lebih erat antara generasi muda dengan kehidupan keagamaan dan sosial masyarakat, pesan Ibnu Asis.
Sementara itu, Ketua BKPRMI Kota Bukittinggi, Dr. H. Januar, M.Pd., memberikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, serta Pemerintah Kota Bukittinggi yang memberikan dukungan terhadap pelaksanaan TMOL.
Keterlibatan aktif generasi muda dalam kegiatan Masjid perlu terus didorong. Remaja Masjid bukan hanya diharapkan menjadi pelaksana kegiatan keagamaan, tetapi juga perlu dipersiapkan menjadi generasi yang memiliki kemampuan kepemimpinan, komunikasi, manajemen organisasi, serta kepedulian sosial. Menurut Januar, kegiatan TMOL menjadi salah satu langkah untuk membangun kemampuan tersebut sejak dini.
Januar mengungkapkan bahwa BKPRMI Kota Bukittinggi akan melanjutkan berbagai program yang melibatkan Remaja Masjid di Kota Bukittinggi. Salah satunya melalui agenda BKPRMI Award 2027, yang direncanakan memberikan penghargaan kepada Masjid dan Mushalla terbaik di Kota Bukittinggi. Salah satu indikator penilaian dalam penghargaan tersebut adalah keaktifan Remaja Masjid.
Dijelaskan Januar, hal ini menunjukkan bahwa keberadaan remaja dalam ekosistem Masjid tidak hanya dipandang sebagai pelengkap kegiatan, tetapi menjadi salah satu unsur penting dalam menentukan keberlangsungan dan kemajuan aktivitas Masjid.
Dalam konteks pembinaan generasi muda, keterlibatan remaja di Masjid juga dapat menjadi ruang pembelajaran sosial. Melalui organisasi, para remaja dapat belajar membagi tugas, menyusun program, bekerja dalam tim, menyelesaikan persoalan, berkomunikasi dengan masyarakat, hingga mempertanggungjawabkan kegiatan yang dilaksanakan, jelas Januar.
Sedangkan Ketua Panitia TMOL BKPRMI Kota Bukittinggi, Firdaus, S.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa panitia sebelumnya mengundang perwakilan dari sekitar 50 Masjid serta pelajar SLTP dan SLTA se-Kota Bukittinggi. Di luar perkiraan, seluruh peserta yang mendaftar mencapai 96 orang.
Firdaus menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan antusiasme tinggi. Ia juga memberikan penghargaan kepada Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, yang dinilai telah memberikan fasilitasi dan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurutnya, dukungan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam menghadirkan kegiatan pembinaan yang dapat memberikan manfaat langsung bagi remaja Masjid.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian Milad ke-49 BKPRMI, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas generasi muda dalam mengelola organisasi dan menjalankan peran strategis di lingkungan Masjid, pungkas Firdaus. (Iwin SB)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






