Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
Berita

Terapkan Buka Tutup Jalan Padang–Solok, Wagub Vasko Minta Masyarakat Bersabar

×

Terapkan Buka Tutup Jalan Padang–Solok, Wagub Vasko Minta Masyarakat Bersabar

Sebarkan artikel ini
Singkatnya Gini...
  • Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumbar melakukan peningkatan ruas Jalan Nasional Padang–Solok–Sawahlunto melalui betonisasi (rigid beton) sepanjang satu kilometer di Nagari Talang serta rehabilitasi minor di tujuh titik lainnya.
  • Pengerjaan proyek infrastruktur tersebut memicu kemacetan sehingga diberlakukan sistem buka-tutup arus lalu lintas setiap 15 menit dan penyediaan dua rute alternatif bagi pengguna jalan.
  • Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy mengimbau masyarakat untuk bersabar dan mematuhi pengaturan lalu lintas demi keselamatan bersama serta kelancaran pembangunan jangka panjang tersebut.
Penafian: Poin utama ini diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

Solok, Khazminang.id – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumbar tengah melakukan peningkatan ruas jalan nasional Padang – Solok – Sawahlunto. Selama pekerjaan berlangsung, kemacetan kendaraan tak bisa dihindarkan.

Merespon hal tersebut, Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasko Ruseimy meminta masyarakat agar bersabar dengan ketidaknyamanan yang dirasakan selama proses pengerjaan berlangsung. Wagub Vasko juga mengajak seluruh pengguna jalan untuk tertib demi kelancaran arus lalu lintas di ruas jalan tersebut.

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

“Kemacetan merupakan konsekuensi yang sulit dihindari. Namun, kondisi tersebut bersifat sementara dan menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas infrastruktur yang akan dinikmati masyarakat dalam jangka panjang,” jelas Vasko saat melakukan peninjauan langsung ke lokasi pengerjaan jalan di Nagari Talang, Kabupaten Solok, Minggu sore (2/8/2026).

Ia menegaskan, pembangunan jalan tersebut bukan hanya untuk menjawab kebutuhan saat ini, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang guna meningkatkan keselamatan berkendara, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung distribusi logistik yang menjadi salah satu penggerak perekonomian daerah.

Baca Juga:  Presiden RI Prabowo Subianto Lantik Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias dan Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis Periode 2025-2030

Selama pekerjaan berlangsung, untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas diberlakukan sistem buka-tutup secara bergantian setiap 15 menit. Karena itu, Wagub mengimbau masyarakat agar mematuhi pengaturan lalu lintas serta arahan petugas demi keselamatan bersama.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan BPJN agar pekerjaan dapat diselesaikan secepat mungkin tanpa mengurangi kualitas hasil pekerjaan. Tentu harapan kita agar masyarakat mendukung proses pembangunan tersebut sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh seluruh pengguna jalan,” katanya.

Diketahui, ruas Jalan Nasional Padang–Solok–Sawahlunto merupakan salah satu jalur strategis di Sumbar dengan volume kendaraan dan tonase angkutan barang yang tinggi. Kondisi tersebut menyebabkan perkerasan aspal lebih cepat mengalami kerusakan sehingga BPJN Sumbar perlu meningkatkan konstruksinya dari aspal menjadi perkerasan kaku (rigid beton).

Kasatker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II BPJN Sumbar, Masudi menjelaskan peningkatan konstruksi dilakukan berdasarkan kajian teknis dengan mempertimbangkan volume lalu lintas, beban kendaraan, serta kondisi struktur tanah pada ruas jalan tersebut. Penggunaan rigid beton diharapkan mampu meningkatkan daya tahan jalan sehingga umur pemakaiannya pun menjadi lebih panjang.

Baca Juga:  Wako dan Wawako Bukittinggi Terima Kunjungan Wawako Tebing Tinggi Sumatera Utara

“Pada 2026, pekerjaan rigid beton di Kabupaten Solok dipusatkan di Nagari Talang, mulai dari kawasan SMP Negeri 1 Talang hingga Rumah Makan Sawah Ujuang dengan panjang penanganan sekitar satu kilometer,” katanya.

Selain pekerjaan rigid pavement, BPJN Sumbar melalui PPK 2.1 PJN Wilayah II juga melaksanakan rehabilitasi minor sepanjang 3.197 meter yang tersebar di tujuh titik pada ruas Jalan Nasional Padang–Solok–Sawahlunto. Pekerjaan tersebut meliputi pelapisan ulang Laston Lapis Aus (AC-WC), pembangunan bahu jalan beton, perbaikan lapis pondasi agregat Kelas A, serta perbaikan campuran aspal panas pada sejumlah titik yang mengalami kerusakan.

Ia mengimbau masyarakat agar mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan arahan petugas selama pekerjaan berlangsung. Bagi pengguna jalan yang ingin menghindari kepadatan dari arah Padang menuju Kota Solok dan sebaliknya, tersedia dua jalur alternatif, yakni melalui ruas Jawi-Jawi–Guguak dan ruas Sari Manggis. (*)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Berita

Serial Kurenah Malanca Oleh Rang Chaniago ‎ ‎TERSEBUTLAH di suatu daerah di negeri antah berantah, Baduatai dipercaya menjadi ketua. Tak…