Limapuluh Kota, Khazminang.id — Nuansa kemerdekaan begitu terasa di Nagari Sikabu-Kabu Tanjung Haro Padang Panjang, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat. Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di nagari tersebut tidak sekadar diisi dengan hiburan dan perlombaan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat pemberdayaan ekonomi dan kepedulian sosial masyarakat.
Mengusung kegiatan Semarak Merah Putih Kemerdekaan, masyarakat Nagari Sikabu bersama BRI menggelar berbagai rangkaian kegiatan pada Sabtu (22/8/2026). Pawai, arak-arakan, perlombaan khas 17 Agustus hingga penampilan seni Darak Badarak membuat suasana perayaan kemerdekaan semakin semarak.
Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Bupati Limapuluh Kota Ahlul Badrito Resha, Camat Luhak, jajaran Koramil dan Polsek, RCEO BRI Region 3 Padang Ganjar Fardian, jajaran manajemen BRI serta masyarakat Nagari Sikabu.
Di balik kemeriahan tersebut, BRI membawa pesan penting tentang penguatan ekonomi masyarakat nagari, khususnya melalui pemberdayaan UMKM.
RCEO BRI Region 3 Padang, Ganjar Fardian, mengatakan BRI berkomitmen untuk terus mendekatkan layanan kepada masyarakat hingga ke tingkat desa atau nagari.
Menurutnya, kehadiran BRI tidak sebatas memberikan layanan perbankan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha.
“BRI terus mendukung UMKM sampai ke desa. Kehadiran BRI bukan hanya memberikan layanan perbankan, tetapi juga menjadi bagian dari masyarakat dan hadir di tengah masyarakat untuk mendukung perkembangan ekonomi,” ujar Ganjar.
Ia menilai penguatan UMKM di tingkat nagari memiliki peran penting dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Semakin mudah masyarakat memperoleh akses layanan keuangan, semakin besar pula peluang mereka mengembangkan potensi usaha yang dimiliki.
Dengan dukungan tersebut, masyarakat diharapkan mampu mengelola usaha secara lebih baik, meningkatkan produktivitas dan pada akhirnya ikut memperkuat kesejahteraan keluarga.
Hal senada disampaikan Wali Nagari Sikabu, Nofrizal, S.Pd. Ia mengapresiasi pelaksanaan Semarak Merah Putih Kemerdekaan sekaligus melihat kegiatan tersebut sebagai bentuk kolaborasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurut Nofrizal, salah satu modal penting yang dimiliki masyarakat Nagari Sikabu adalah pemahaman terhadap literasi keuangan. Pengetahuan tersebut dinilai membantu masyarakat dalam mengelola modal dan mengembangkan usaha kecil yang mereka jalankan.
“Yang membanggakan, masyarakat Nagari Sikabu sudah memiliki literasi keuangan yang baik. Mereka mampu mengembangkan usaha-usaha kecil dan mengelola modal yang ada sehingga dapat berkembang menjadi usaha yang lebih baik,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Limapuluh Kota Ahlul Badrito Resha memberikan apresiasi atas tingginya antusiasme masyarakat mengikuti rangkaian kegiatan kemerdekaan.
Menurutnya, semangat membangun nagari semakin terasa karena para perantau juga banyak yang pulang kampung dan ikut mengambil bagian dalam pembangunan daerah asalnya.
Kehadiran para perantau tersebut menjadi kekuatan tersendiri bagi masyarakat Sikabu. Selain mempererat hubungan dengan kampung halaman, keterlibatan mereka juga dinilai dapat memperkuat kebersamaan dan mendorong percepatan pembangunan nagari.
Tak hanya menghadirkan kemeriahan perayaan kemerdekaan, BRI melalui program BRI Peduli juga membawa layanan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Sebanyak 500 orang pengunjung mendapatkan kesempatan mengikuti pemeriksaan kesehatan secara gratis. Layanan tersebut menjadi bentuk kepedulian BRI terhadap kesehatan masyarakat sekaligus melengkapi kegiatan Semarak Merah Putih dengan manfaat sosial yang dapat dirasakan langsung warga.
Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Nagari Sikabu akhirnya tidak berhenti pada semarak merah putih dan berbagai hiburan. Kegiatan tersebut menjadi ruang bertemunya semangat kebersamaan, gotong royong, pemberdayaan ekonomi dan kepedulian sosial.
Kolaborasi masyarakat nagari dengan BRI diharapkan dapat terus berkembang, terutama dalam mendorong UMKM agar semakin kuat dan mampu memanfaatkan potensi ekonomi yang ada di nagari.
Dengan demikian, semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui berbagai kegiatan, tetapi juga diwujudkan dalam upaya membangun masyarakat yang semakin mandiri dan sejahtera. (*)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






