Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
Daerah

PMI Sumbar Salurkan Bantuan School Kit untuk 3 Kabupaten

×

PMI Sumbar Salurkan Bantuan School Kit untuk 3 Kabupaten

Sebarkan artikel ini
Singkatnya Gini...
  • Palang Merah Indonesia (PMI) Sumatera Barat menyalurkan 500 paket perlengkapan sekolah (school kits) bantuan dari Hong Kong Red Cross kepada siswa sekolah dasar terdampak bencana di Kabupaten Tanah Datar.
  • Paket bantuan tersebut merupakan bagian dari total 1.500 paket senilai masing-masing Rp500 ribu yang telah rampung didistribusikan secara tepat sasaran ke tiga wilayah terdampak, yaitu Agam, Tanah Datar, dan Pesisir Selatan.
  • Selain pemulihan sektor pendidikan, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar saat ini tengah fokus mengupayakan pembangunan hunian tetap bagi para penyintas bencana meskipun menghadapi kendala keterbatasan anggaran dan zona rawan bencana.
Penafian: Poin utama ini diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

Batusangkar, Khazanah  — Palang Merah Indonesia (PMI) Sumatera Barat menyerahkan sebanyak 500 paket school kits kepada siswa sekolah dasar di wilayah terdampak bencana di Kabupaten Tanah Datar. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di SD Negeri 07 Guguak Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kamis (4/6).

Bantuan yang berasal dari Hong Kong Red Cross tersebut diperuntukkan bagi anak-anak di tiga kecamatan terdampak bencana di Kabupaten Tanah Datar, yakni Batipuh Selatan, Batipuh, dan X Koto.

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

Ketua PMI Sumatera Barat, H. Aristo Munandar, mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari total 1.500 paket school kits yang disalurkan Hong Kong Red Cross untuk Sumatera Barat.

“Tanah Datar mendapat tiga kecamatan sasaran, yaitu Batipuh Selatan, Batipuh, dan X Koto,” ujar Aristo Munandar saat penyerahan bantuan.

Menurutnya, 1.500 paket bantuan tersebut didistribusikan ke tiga kabupaten yang terdampak bencana, yakni Agam, Tanah Datar, dan Pesisir Selatan. Proses pendistribusian dilakukan berdasarkan usulan dari PMI kabupaten masing-masing dengan sistem by name by school, sehingga bantuan dapat diterima secara tepat sasaran.

Baca Juga:  Lawan Rentenir, Tanah Datar Terima Penghargaan OJK

“Semua paket ini langsung dikirimkan oleh donatur ke PMI Sumbar dan tiap paket lebih kurang bernilai Rp500 ribu,” katanya.

Aristo menjelaskan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Hong Kong Red Cross terhadap pemulihan sektor pendidikan pascabencana di Sumatera Barat, khususnya untuk membantu anak-anak agar tetap semangat mengikuti proses belajar mengajar.

Sementara itu, Ketua Bidang Penanggulangan Bencana dan Logistik PMI Sumbar, Hidayatul Irwan, menyampaikan bahwa hingga 4 Juni 2026 seluruh bantuan sebanyak 1.500 paket telah selesai didistribusikan ke tiga daerah penerima.

“Per hari ini seluruh bantuan sudah tersalurkan ke Agam, Tanah Datar, dan Pesisir Selatan sesuai data penerima yang telah diajukan,” ujarnya.

Di sisi lain, Ketua PMI Tanah Datar, Lise Eka Putra, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PMI Sumatera Barat serta Hong Kong Red Cross atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Tanah Datar yang terdampak bencana beberapa waktu lalu.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PMI Sumbar, khususnya kepada Hong Kong Red Cross atas kepeduliannya kepada warga Tanah Datar yang terdampak bencana, terutama di Batipuh, X Koto, dan Batipuh Selatan,” kata Lise.

Baca Juga:  Reses di Nagari Aua Kuniang Pasbar, Anggota DPRD Sumbar Ali Muda Tampung Aspirasi Warga

Ia menambahkan bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bersama berbagai pihak masih berupaya menyiapkan hunian tetap bagi para penyintas bencana. Khusus untuk wilayah Malalo, pembangunan hunian tetap menghadapi tantangan tersendiri karena sebagian besar wilayah berada dalam kawasan rawan bencana.

“Untuk Malalo, hunian tetap terpaksa dibangun di daerah lain karena hampir 90 persen wilayahnya berada di zona merah,” ujarnya.

Lise mengungkapkan bahwa kebutuhan hunian tetap masih cukup besar karena bantuan yang tersedia saat ini belum mampu mengakomodasi seluruh penyintas.

“Kami masih memerlukan bantuan untuk pembangunan hunian tetap karena bantuan huntap dari BNPB masih terbatas,” katanya.

Penyerahan bantuan school kits oleh PMI Sumbar tersebut turut dihadiri Ketua PMI Tanah Datar Lise Eka Putra, Camat Batipuh Selatan Edward, Wali Nagari Malalo, serta para kepala sekolah dasar dari tiga kecamatan penerima bantuan.

Melalui bantuan perlengkapan sekolah ini, diharapkan anak-anak yang terdampak bencana dapat kembali belajar dengan lebih baik serta memperoleh dukungan moral untuk melanjutkan pendidikan mereka di tengah proses pemulihan pascabencana yang masih berlangsung. (Ryan)

Baca Juga:  Pengabdian PMKM UNP: Citizen Jurnalism untuk Mengembangkan Pariwisata dan Industri Kecil Menengah di Nagari Tigo Jangko

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.