Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
Berita

Pemko Bukittinggi Bersama Gabungan Komunitas Akan Menggelar Event Napak Tilas Bukittinggi Kota Perjuangan

×

Pemko Bukittinggi Bersama Gabungan Komunitas Akan Menggelar Event Napak Tilas Bukittinggi Kota Perjuangan

Sebarkan artikel ini
Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, S.TP foto bersama panitia Napak Tilas Bukittinggi Kota Perjuangan

Bukittinggi, khazminang.id- Dalam rangka turut mendukung Bukittinggi Kota Perjuangan sebagai Kota Bukittinggi Daerah Khusus, selain itu juga menyambut Hari Jadi Kota Bukittinggi tanggal 22 Desember 2026 yang ke 242 tahun, Hari jadi Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) tanggal 19 Desember 2026 yang ke-78 tahun, serta merayakan 100 tahun Jam Gadang (1926-2026) “Detak Jantung Ibukota” dan memperingati Hari Pahlawan 10 November.

Panitia pelaksana dari gabungan komunitas berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kota Bukittinggi mengadakan event mengenang sejarah dinamakan Napak Tilas Bukittinggi Kota Perjuangan mengusung tema “Bukittinggi Kota Perjuangan : Detak Jantung Ibukota” agar pemuda dan remaja serta mahasiswa dan warga masyarakat umum dapat mengetahui memahami dan mengerti arti dari sejarah tersebut.

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel
Suasana saat inisiator dan gabungan komunitas sedang berdiskusi dengan Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, S.TP

Gabungan komunitas dan inisiator kegiatan ini mengadakan pertemuan perdana, Rabu (9/9/2026) di ruang kerja Wakil Wali Kota Bukittinggi dan dihadiri Wakil Wali Kota, Ibnu Asis, S.TP. komunitas Bukittinggi Creative Network (BCN), komunitas pejalan kaki, komunitas pecinta museum dan Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Universitas Islam Negeri Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi.

Baca Juga:  Kosgoro 1957 Sumbar Usul Bikin Unit Usaha

Adapun pertemuan tersebut untuk berdiskusi dan sekaligus membentuk struktur kepanitian event pameran foto Kota Bukittinggi masa perjuangan dan Kota Bukittinggi masa kini, pameran dan penjualan buku pengetahuan sejarah serta event Napak Tilas Bukittinggi Kota Perjuangan yang akan diadakan tanggal 14 dan 15 November 2026.

Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, S.TP menyambut baik gagasan ini yang disampaikan inisiator Iwin SB yang didukung gabungan komunitas Bukittinggi, kegiatan ini merupakan mengenang sejarah Kota Bukittinggi dan juga mengenang pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Bukittinggi.

Menumbuhkan rasa nasionalisme, patriotisme, dan kecintaan terhadap sejarah perjuangan bangsa melalui pengenalan langsung situs-situs bersejarah di Kota Bukittinggi, mengenalkan peran Kota Bukittinggi dalam sejarah perjuangan Bangsa Indonesia, menguatkan karakter kebangsaan dan identitas lokal, menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian situs sejarah dan memaknai peringatan 100 Tahun Jam Gadang, ucap Ibnu Asis.

Sedangkan Iwin SB menjelaskan, kegiatan event napak tilas ini juga menjalankan salah satu Program Unggulan (Progul) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bukittinggi, H.M.Ramlan Nurmatias, SH dan Ibnu Asis,S.TP, yaitu “Bukittinggi 1001 Event Gemilang”.

Baca Juga:  Timbulkan Kemacetan, Satpol PP Tertibkan PKL

Selain event Napak Tilas, juga diadakan pameran foto Kota Bukittinggi masa perjuangan dan Kota Bukittinggi masa kini, pameran dan penjualan buku pengetahuan sejarah dan juga penjualan cenderamata Bukittinggi Kota Perjuangan diadakan di lantai 1 pusat pertokoan Pasar Atas.

Napak Tilas Bukittinggi Kota Perjuangan dengan berjalan santai melintasi situs-situs peninggalan sejarah di Kota Bukittinggi yang diikuti Pelajar, Mahasiswa Pecinta Alam, Pramuka Penegak, Pemuda Pemudi, Komunitas, Ormas dan warga masyarakat umum.

Komunitas (Community) merupakan satu kesatuan dalam pentahelix merupakan pendekatan kolaborasi yang melibatkan lima unsur pemangku kepentingan utama untuk mencapai tujuan bersama. Lima unsur tersebut disebut sebagai GABCM (Government, Academic, Business, Community, and Media).

Dengan tujuan, kolaborasi multipihak yaitu menyatukan kekuatan lintas sektor agar tidak berjalan sendiri-sendiri dan peningkatan efektivitas yaitu membuat program kerja Pemerintah atau organisasi jadi lebih inklusif dan berkelanjutan.

Sinergi antara kekuatan masyarakat dan pemuda berbasis komunitas dengan dukungan Pemerintah Daerah akan menghasilkan gerakan yang lebih terarah, terukur, berkelanjutan, dan berdampak luas pada ilmu pengetahuan sejarah. (Iwin SB)

Baca Juga:  Rakor Satgas MBG Kota Bukittinggi Bahas Tantangan Logistik dan Teknis di Bulan Ramadhan

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.