Bukittinggi, khazminang.id- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bukittinggi, melalui Panitia Khusus (Pansus) III, Selasa (31/3/2026) di dalam ruangan Komisi I, melaksanakan Rapat Kerja (Raker) dalam rangka pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Bukittinggi Tahun Anggaran 2025. Raker ini menindaklanjuti agenda kerja DPRD Kota Bukittinggi berdasarkan hasil Rapat Badan Musyawarah (Bamus) tanggal 25 Maret 2026.
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Pansus III, Yundri Refno Putra, ST, bersama anggota Pansus III, serta didampingi oleh jajaran Sekretariat DPRD Kota Bukittinggi. Dan juga dihadiri oleh Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Hj. Ade Mulyani, SE., M.Si, beserta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, serta Kepala Dinas Pariwisata.
Dalam rapat tersebut, Pansus III DPRD Kota Bukittinggi melakukan pembahasan secara menyeluruh terhadap LKPJ Wali Kota Tahun 2025, khususnya pada sektor pembangunan infrastruktur, perencanaan pembangunan daerah, perhubungan, lingkungan hidup, perumahan dan kawasan permukiman, serta pengembangan sektor pariwisata.
Ketua Pansus III, Yundri Refno Putra, menegaskan bahwa pembahasan ini merupakan bagian penting dalam mengevaluasi sejauh mana program pembangunan yang telah dilaksanakan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya perencanaan yang terintegrasi dan berkelanjutan dalam mendukung kemajuan Kota Bukittinggi, ucap Yundri Refno Putra.
Sementara itu, Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ade Mulyani, menyampaikan paparan terkait capaian pembangunan selama tahun 2025, termasuk realisasi program infrastruktur, peningkatan kualitas lingkungan, pengembangan kawasan permukiman, serta upaya peningkatan daya tarik sektor pariwisata. Selain itu, disampaikan pula berbagai kendala yang dihadapi, seperti keterbatasan anggaran, kondisi geografis, serta kebutuhan peningkatan koordinasi lintas sector, ungkap Ade Mulyani.
Rapat berlangsung dinamis dengan berbagai masukan, saran, dan pertanyaan dari anggota Pansus III. Beberapa isu strategis yang menjadi perhatian antara lain peningkatan kualitas infrastruktur jalan dan drainase, pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan, penataan kawasan permukiman, peningkatan layanan transportasi, serta optimalisasi potensi pariwisata daerah.
Pada rapat kerja Pansus III DPRD Kota Bukittinggi mengapresiasi capaian pembangunan daerah selama tahun 2025, namun masih diperlukan peningkatan pada beberapa sektor strategis. Perencanaan pembangunan daerah harus lebih terintegrasi dan berbasis kebutuhan masyarakat.
Pemerintah daerah diminta untuk meningkatkan kualitas dan pemerataan pembangunan infrastruktur, khususnya jalan, drainase, dan fasilitas umum.
Pengelolaan lingkungan hidup perlu ditingkatkan secara berkelanjutan guna menjaga kualitas lingkungan kota.
Pengembangan sektor pariwisata harus dilakukan secara optimal dengan memanfaatkan potensi daerah yang ada. Koordinasi antar perangkat daerah perlu diperkuat untuk mendukung pelaksanaan program pembangunan yang efektif dan efisien. (Iwin SB)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






