Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
Berita

Lawan Leukemia Langka, Bocah 5 Tahun Asal Sumbar Harus Transplantasi Sumsum Tulang di Luar Negeri

×

Lawan Leukemia Langka, Bocah 5 Tahun Asal Sumbar Harus Transplantasi Sumsum Tulang di Luar Negeri

Sebarkan artikel ini
Singkatnya Gini...
  • Kalandra Muhammad Azis (4 tahun 8 bulan), balita asal Sumatera Barat, berjuang melawan kanker darah langka Mixed Phenotype Acute Leukemia (MPAL) dan telah menjalani perawatan selama 1 tahun 7 bulan di RS Kanker Dharmais Jakarta.
  • Tim medis merekomendasikan Kalandra untuk segera menjalani transplantasi sumsum tulang belakang di luar negeri karena belum ada fasilitas rumah sakit di Indonesia yang dapat menangani kasus penyakit langka tersebut.
  • Keluarga Kalandra memohon uluran tangan dan bantuan donasi dari masyarakat luas guna memenuhi kebutuhan biaya pengobatan dan tindakan medis ke luar negeri yang sangat besar.
Penafian: Poin utama ini diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

Padang, Khazminang.id — Bocah mungil itu namanya Kalandra Muhammad Azis. Usianya baru 4 tahun 8 bulan. Di saat bocah seusianya tengah sibuk bermain, berlari dan mengenal dunia, Kalandra justru lebih banyak menghabiskan waktu di rumah sakit.

Kalandra berjuang melawan sakitnya. Dia harus menjalani pengobatan di rumah sakit, jauh dari kebebasan yang seharusnya dirasakan anak seusianya. Tak terasa pengobatan yang dijalaninya sudah berjalan selama 1 tahun 7 bulan.

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

Sang ayah, Azis Wahyudi menjelaskan, putranya Kalandra merupakan pemegang KTP Bukittinggi namun berdomisili di Kota Padang. Saat ini Kalandra tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Kanker Dharmais, Jakarta dengan didampingi sang ibu, Mardiyah Khairani.

“Kalandra harus berhadapan dengan Mixed Phenotype Acute Leukemia (MPAL), salah satu jenis leukemia akut yang tergolong sangat langka,” katanya.

Menurut dokter di Rumah Sakit Kanker Dharmais, jelasnya, penyakit tersebut menyerang sumsum tulang dengan memproduksi sel darah putih secara berlebihan. Namun sel-sel tersebut tidak berkembang secara sempurna, justru memenuhi ruang yang seharusnya ditempati sel darah sehat. Akibatnya, perlahan namun pasti pertahanan tubuh kecil itu makin melemah.

Baca Juga:  Wakil Wali Kota Bukittinggi Ibnu Asis, S.TP Customer Pertama Pelayanan Imigrasi di MPP Bukittinggi

Kondisi itu membuat Kalandra harus menjalani rangkaian pengobatan dan perawatan dalam waktu yang sangat panjang.

Perjuangan ini juga memisahkan keluarga. Selama menjalani perawatan, Mardiyah dan Kalandra harus tinggal di Jakarta. Sementara ayahnya, Azis Wahyudi, tetap berada di kampung halaman untuk bekerja dan terus berjuang mencari nafkah sekaligus harapan kesembuhan putra semata wayangnya.

Kini, perjuangan Kalandra memasuki tahap yang lebih berat. Dokter menyarankan agar Kalandra menjalani transplantasi sumsum tulang belakang sebagai satu-satunya jalan pengobatan yang dapat menyembuhkannya.

Sayangnya belum ada rumah sakit di Indonesia yang dapat melakukan tindakan tersebut untuk jenis penyakit yang diderita Kalandra. Atas kondisi itu, Kalandra harus menjalani tindakan medis di luar negeri.

Persoalannya, biaya pengobatan yang dibutuhkan sangat besar dan berada jauh di luar kemampuan ekonomi keluarga sederhana itu.

“Kami tidak menyerah. Tapi tangan kami sendirian belum cukup kuat untuk mengangkat beban ini,” ujar Azis Wahyudi dengan lirih.

Atas kondisi tersebut, keluarga Kalandra memohon dukungan dan uluran tangan dari seluruh lapisan masyarakat untuk membantu biaya pengobatan Kalandra di luar negeri. Setiap rupiah yang terkumpul adalah jembatan yang membawa Kalandra menuju kesembuhan, menuju masa depan yang layak ia miliki.

Baca Juga:  Pesan Wawako Bukittinggi Ibnu Asis Pada Apel Pagi di MIN Kota Bukittinggi : Jadilah Anak Berakhlak Mulia

Bantuan untuk Kalandra dapat disalurkan melalui Bank BRI, Rekening No. 738401012113539 atas nama Mardhiyah Khairani (Ibu Kalandra Muhammad Azis).

Informasi dan konfirmasi bantuan juga dapat menghubungi ayah Kalandra, Azis Wahyudi, melalui nomor HP 082382368674.

Semoga bantuan dari masyarakat dapat mendukung Kalandra menjalani pengobatan dan tindakan medis yang dibutuhkannya. (*) 

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.