Oleh: Raihan Al Karim | Wartawan Madya · Praktisi IT
BAYANGKAN sebuah pagi yang terburu-buru. Tangan penuh belanjaan, satu anak menggantung di pinggang, dan kunci tertinggal di saku jaket yang sudah masuk koper. Di sanalah sistem kunci konvensional mengungkap kelemahan terdalamnya—ia mengamankan rumah dari siapa saja, termasuk dari pemiliknya sendiri.
Ini bukan persoalan yang dibuat-buat. Kunci fisik adalah teknologi yang, dalam intinya, tidak berubah selama berabad-abad. Ia mengautentikasi benda, bukan orang. Siapa pun yang memegang kunci itu—pemilik, pembantu, atau tangan yang tidak seharusnya—mendapat akses yang sama persis. Dan ketika kunci itu hilang, digandakan diam-diam, atau sekadar tertinggal di laci, seluruh sistem keamanan rumah berubah menjadi ilusi yang mahal.
Ironisnya, sementara nyaris semua aspek kehidupan urban Indonesia sudah bermigrasi ke ranah digital—dari pembayaran, komunikasi, hingga kendali perangkat rumah tangga—pintu depan rumah masih bergantung pada logika yang sama sejak zaman gembok besi: miliki benda yang tepat, dan kamu bisa masuk.
Tren smart home yang kian mengakar di kota-kota besar Indonesia mulai menggeser cara pandang ini. Konsumen tidak lagi puas dengan keamanan yang pasif; mereka menginginkan sistem yang aktif, terukur, dan bisa dikelola—sistem yang tahu siapa yang masuk dan kapan.
Menjawab pergeseran kebutuhan inilah PT Datascrip melalui brand Secure meluncurkan dua produk digital door lock terbarunya: Eazy Lock E1 dan Premium Lock L1. Keduanya tidak lahir dari satu cetakan yang sama, mereka menyasar dua segmen pengguna yang berbeda secara filosofi, namun bertemu pada satu tujuan: hunian yang lebih aman dan lebih cerdas.
PT Datascrip sendiri bukan pemain baru dalam industri teknologi Indonesia. Berdiri pada 1969 sebagai toko alat tulis sederhana di Jakarta, perusahaan ini bertransformasi selama lebih dari lima dekade menjadi salah satu distributor solusi bisnis terkemuka di Indonesia.
Dengan 12 kantor cabang yang tersebar dari Medan hingga Manado, Datascrip membangun portofolio bersama merek-merek global seperti Canon, ASUS, Logitech, dan Huawei. Secure adalah lini keamanan hunian yang dikembangkan Datascrip untuk menjawab meningkatnya kebutuhan pasar smart home Indonesia—sebuah langkah yang mencerminkan strategi perusahaan dalam memperluas ekosistem produk digitalnya.
“Keamanan rumah kini tidak lagi hanya identik dengan kunci dan gembok, tetapi juga kemudahan akses dan kenyamanan yang terintegrasi dengan kehidupan masa kini.”
Melalui kedua produk baru ini, Secure sekaligus ingin memperkuat standar baru dalam ekosistem smart home Indonesia—bukan sekadar mengikuti tren global, tetapi menjawab kebutuhan nyata yang selama ini belum terlayani secara optimal.
Eazy Lock E1Membuka Pintu Tanpa Drama
Ada metrik yang terdengar sepele namun sesungguhnya sangat bermakna: Eazy Lock E1 membuka pintu dalam waktu kurang dari setengah detik. Lebih cepat dari membuka ritsleting tas untuk mengambil kunci. Lebih cepat dari menekan bel yang tak terdengar dari dalam. Dan jauh lebih cepat dari kepanikan saat kunci tidak ada di tempat biasanya.
Itulah esensi E1, efisiensi yang tidak membuat kompromi soal keamanan. Sensor sidik jari menjadi metode akses utama, didukung tiga jalur alternatif: password, kartu akses, dan kunci manual. Perangkat ini sanggup menyimpan hingga 100 data untuk masing-masing metode—kapasitas yang lebih dari cukup untuk rumah tangga besar, atau ruang kerja kecil yang membutuhkan manajemen akses terstruktur.
Sistem alarm otomatis yang aktif setelah tiga kali percobaan akses gagal berturut-turut menambah lapisan perlindungan yang efektif tanpa berlebihan. Tidak ada aplikasi wajib dipasang, tidak ada notifikasi yang memenuhi layar—hanya respons langsung terhadap potensi ancaman.
Untuk urusan daya, E1 mengandalkan empat baterai AA yang mampu bertahan 10 hingga 12 bulan. Dan ketika baterai benar-benar habis sekalipun, fitur USB emergency power memungkinkan pengguna masuk menggunakan power bank—solusi darurat yang praktis, tanpa harus menunggu teknisi.
Material aluminium alloy dengan toleransi suhu antara -25°C hingga 60°C menjadikan E1 tangguh dalam berbagai kondisi lingkungan. Desainnya ramping dan minimalis, cukup netral untuk menyatu dengan hampir semua gaya hunian tanpa menjadi pusat perhatian yang tidak perlu. Produk ini kompatibel dengan pintu kayu berketebalan 40 hingga 100 mm.
Premium Lock L1Lima Cara Masuk, Nol Kompromi
Jika E1 adalah jawaban untuk mereka yang menginginkan kemudahan tanpa birokrasi, maka Premium Lock L1 adalah pilihan bagi mereka yang memandang keamanan sebagai investasi jangka panjang, bukan sekadar formalitas.
L1 hadir dengan lima metode akses dalam satu perangkat: sidik jari, password, kartu akses, pengenalan wajah (face recognition), dan pengenalan telapak tangan (palm print recognition). Konfigurasi ini setara dengan apa yang selama ini hanya bisa ditemukan di gedung perkantoran kelas atas atau fasilitas berkeamanan tinggi—kini tersedia di depan pintu rumah tinggal.
Teknologi pengenalan wajahnya layak mendapat perhatian khusus. Sistem ini dirancang untuk tetap mengenali pengguna dalam berbagai kondisi: mengenakan topi, memakai kacamata hitam, atau tampil sedikit berbeda dari saat pendaftaran awal. Artinya, teknologi yang mengikuti manusianya, bukan sebaliknya. Dalam bahasa yang lebih sederhana: L1 tidak akan mempersulit pemilik rumah untuk masuk ke rumahnya sendiri.
Fitur auto lock dan auto unlock yang dapat disesuaikan menambahkan kenyamanan operasional, sementara teknologi hidden fingerprint melindungi sensor dari debu dan cipratan air—relevan untuk hunian di iklim tropis dengan intensitas hujan dan kelembapan tinggi seperti Indonesia.
Baterai lithium 5.000 mAh yang tertanam mampu bertahan empat hingga enam bulan dan dapat diisi ulang via USB Type-C. Ketika daya benar-benar habis, fitur emergency service tetap memungkinkan akses melalui power bank eksternal—konsistensi solusi darurat yang menunjukkan produk ini dirancang dengan skenario terburuk sekalipun sudah diperhitungkan.
Secara estetika, panel tempered glass dan bingkai aluminium alloy pada L1 memancarkan kesan premium yang selaras dengan hunian modern kelas atas. Kompatibilitasnya luas mencakup pintu kayu, besi, dan aluminium dengan ketebalan 40–100 mm—termasuk pintu utama berukuran besar yang kerap menjadi tantangan bagi produk sejenis di pasaran.
Garansi dan Ketersediaan
Kedua produk dilengkapi garansi resmi tiga tahun dari PT Datascrip, mencakup perbaikan dan penggantian unit akibat kerusakan yang bukan disebabkan oleh kelalaian pengguna—jangka waktu yang melampaui standar umum industri elektronik konsumen di Indonesia.
E1 dan L1 tersedia melalui DatascripMall.ID, Shopee Official Store, dan Tokopedia Official Store. Keterangan teknis lebih lanjut dapat diperoleh melalui Instagram @secure_dts atau email [email protected].
Ada yang berubah secara fundamental ketika sebuah sistem keamanan bisa mengenali siapa Anda—bukan apa yang Anda bawa. Kunci fisik mengautentikasi benda; smart lock mengautentikasi manusia. Perbedaan itu terdengar teknis, tetapi konsekuensinya sangat konkret: tidak ada lagi kunci yang digandakan tanpa izin, tidak ada kekhawatiran kunci tertinggal, tidak ada satu benda kecil yang menentukan keamanan seluruh hunian. Secure, melalui Eazy Lock E1 dan Premium Lock L1, tidak hanya menjual produk baru. Mereka menawarkan cara berpikir baru tentang apa artinya aman di rumah sendiri.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





