Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
Berita

Gebyar Gebu Minang Gerakkan UMKM Meraup Rupiah

×

Gebyar Gebu Minang Gerakkan UMKM Meraup Rupiah

Sebarkan artikel ini
Singkatnya Gini...
  • Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah membuka iven Gebyar Gebu Minang Kota Padang yang diikuti ribuan peserta melalui kegiatan jalan santai dan senam massal guna mempromosikan gaya hidup sehat serta mempererat silaturahmi.
  • Kegiatan ini menjadi penggerak ekonomi daerah dengan melibatkan ratusan pelaku UMKM dan diperkirakan menarik hingga 30.000 pengunjung, sehingga memberikan dampak signifikan terhadap pendapatan pedagang lokal dan pelaku usaha milenial.
  • Iven tersebut menandai revitalisasi organisasi Gebu Minang yang kini fokus pada pemberdayaan ekonomi dan pelestarian budaya, dibarengi dengan penyaluran bantuan sarana usaha serta ternak bagi masyarakat terdampak bencana di Kota Padang.
Penafian: Poin utama ini diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

Padang, Khazminang.id — Ribuan masyarakat memeriahkan iven Gebyar Gebu Minang Kota Padang yang dirangkai dengan jalan santai dan senam massal di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Minggu (17/5/2026). Usai Subuh, warga berdatangan dri berbagai penjuru kota untuk mengikuti jalan santai yang bertabur hadiah menarik, mulai dari sepeda listrik hingga hadiah hiburan lainnya.

Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah membuka kegian tersebut, didampingi pengurus DPP Gebu Minang, DPW Gebu Minang Sumbar, unsur Forkopimda Provinsi dan Kota Padang, Direksi Bank Nagari selaku sponsor utama, serta pengurus Gebu Minang tingkat kecamatan dan kelurahan se-Kota Padang.

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

Gubernur Mahyeldi dalam sambutannya mengatakan, kegiatan tersebut bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi sekaligus penggerak ekonomi masyarakat. Apalagi ratusan pelaku UMKM dengan berbagai produk yang ditawarkan turut memadati kawasan Car Free Day (CFD).

“Ini kegiatan yang sangat positif. Sejalan dengan program provinsi yang memang mendorong masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat dengan berolahraga,” kata Mahyeldi.

Baca Juga:  Lembaga Legislatif dan Eksekutif Pemerintah Kota Bukittinggi Kunjungi Dirjen OTDA Kemendagri di Jakarta

Iven yang digelar Gebung Minang ini diperkirakan diikuti sekitar 10 ribu peserta. Jika  digabung dengan masyarakat yang rutin hadir di CFD, jumlahnya tidak kurang dari 30 ribu orang. Hal ini tak dipungkiri memberi dampak besar bagi perekonomian.

Tingginya antusiasme masyarakat mengikuti kegiatan CFD turut memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi para pelaku UMKM yang berjualan di sepanjang lokasi kegiatan.

“Dari jam 6 pagi sampai jam 10, masyarakat berbelanja. Ada yang langsung dikonsumsi, ada yang dibawa pulang. Satu outlet bisa menghasilkan Rp1 juta sampai Rp1,5 juta hanya dalam beberapa jam,” ungkapnya.

Ia mengatakan sebagian besar pelaku usaha yang hadir merupakan generasi muda dan mahasiswa yang tengah belajar berwirausaha. Karena itu, pemerintah provinsi terus mendukung kegiatan yang membuka ruang bagi anak muda untuk tumbuh dalam dunia usaha.

“Kita dukung dan fasilitasi karena ini menjadi ruang belajar bagi milenial untuk berbisnis dan berdagang,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Mahyeldi juga mengapresiasi kontribusi besar para perantau Minang, khususnya Gebu Minang, yang selama ini konsisten melestarikan budaya Minangkabau dimanapun dirinya berada dan membantu masyarakat di kampung halaman, termasuk saat terjadi bencana.

Baca Juga:  Jangkau Peserta Hingga Pedalaman, BPJS Kesehatan Hadirkan Beragam Inovasi Layanan

“Perantau Minang punya kebanggaan besar terhadap budayanya. Mereka menjaga budaya Minang di mana pun berada dan ini sesuatu yang luar biasa,” ujar Mahyeldi.

Sementara itu Ketua Gebu Minang Kota Padang, Endrizal mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum kebangkitan kembali Gebu Minang setelah sempat vakum dari berbagai aktivitas besar beberapa tahun terakhir.

“Tahun 90-an sampai 2000-an Gebu Minang sangat menyala. Setelah kami dilantik akhir 2025, kami ingin menghidupkan kembali semangat itu dimulai dari Kota Padang,” katanya.

Menurut Endrizal, Gebu Minang ke depan akan fokus bergerak di bidang ekonomi dan kebudayaan. Karena itu, mayoritas peserta dan tenant yang hadir berasal dari kalangan UMKM.

“Sebanyak 99 persen peserta hari ini adalah UMKM Kota Padang dan sekitarnya. Ini memang ajang pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Gebu Minang Pusat juga menyerahkan bantuan pascabencana berupa 20 unit gerobak usaha serta bantuan ternak ayam lengkap dengan kandang dan pakan bagi kelompok masyarakat terdampak di Lubuk Minturun dan Pasie Nan Tigo. (*)

Baca Juga:  Wilmar Distribusikan 6 Ton Bantuan untuk Pemulihan Sumbar Pascabencana

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Berita

Padang, Khazminang.id — Petugas Satpol PP Kota Padang terluka saat berupaya menertibkan seseorang yang diduga berstatus Orang Dalam Gangguan Jiwa…