Agam, Khazminang.id – Setelah perjuangan yang berat dan melelahkan. Akhirnya tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Sumbar) berhasil menembus batas daerah terisolir Jorong Pintu Angin, Nagari Ampek Koto, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Rabu tengah malam (3/12/2025).
Daerah yang sulit diakses pascabencana hidrometeorologi yang melanda pada 21-27 November 2025 lalu itu, berada jauh di perbukitan dan dihuni dengan jumlah sekitar 25 kepala keluarga (KK).
Tim BPBD Sumbar merupakan yang pertama kali berhasil masuk ke wilayah ini dengan menggunakan truk serba guna (roda enam), sekaligus yang pertama kali mengantarkan bantuan logistik langsung ke kawasan perbukitan Agam.
“Terima kasih banyak BPBD Provinsi Sumatera Barat yang telah mengantarkan bantuan untuk warga kami. Ini mobil pertama yang berhasil menembus jalan di daerah rawan longsor dan jembatan darurat,” kata Wali Nagari Ampek Koto, Ronny Akmal.
Bantuan yang disalurkan ini sangat disyukuri warga Jorong Pintu Angin. Ini adalah bantuan pertama yang datang dan diterima warga pascabencana. Bertepatan pula, lebih dari sepekan dilanda bencana, semua kebutuhan pokok menipis, bahkan tidak ada lagi yang bisa dimasak.
“Kami sangat bersyukur kepada Allah, dan terima kasih banyak kepada tim yang mengantar bantuan hari ini. Bantuan datang di saat kami tidak memiliki lagi persediaan untuk di masak,” ungkap tokoh masyarakat Suku Jambak Pintu Angin, Akmal usai menerima bantuan dalan gelap malam itu.
Ia mengakui, kampungnya memang tidak terdampak fisik secara langsung oleh bencana, namun sangat terdampak secara ekonomi. Pasalnya, listrik mati, sinyal tidak ada, air mati, akses jalan ditembun longsor, serta tidak ada jual-beli di pasar.
“Kami selama ini bergantung pada Pasar Palembayan, sejak terjadi bencana, semua akses sulit. Jadi kami ibarat terkurung di puncak bukit,” tuturnya.
Tim BPBD Sumbar, Wilman merasa puas dan bahagia mampu menembus batas daerah pelosok demi untuk mengantarkan bantuan kepada warga terdampak.
“Awalnya sempat ragu juga, tapi memberanikan diri melewati jembatan darurat dari batang kepala itu demi warga kita,” ujar Wilman sambil mengepalkan tangan, salam tangguh. (devi/rel)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






