Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
Berita

Nizran Ber-IQ ‘Very Superior’ Anak Kota Bukittinggi, Butuh Uluran Bantuan Beasiswa Demi Masa Depan

×

Nizran Ber-IQ ‘Very Superior’ Anak Kota Bukittinggi, Butuh Uluran Bantuan Beasiswa Demi Masa Depan

Sebarkan artikel ini
Nizran dengan senyum banyak medali yang diraih
Singkatnya Gini...
  • Ardaviz Linzardha Vanizran (8), siswa MIN Kota Bukittinggi berkategori Very Superior dengan IQ di atas 130, berhasil menempuh program akselerasi akademik hingga duduk di kelas 4 pada usia belia.
  • Putra dari keluarga sederhana ini mengukir segudang prestasi dalam berbagai kompetisi sains dan matematika dari tingkat kota, provinsi, hingga nasional, serta bercita-cita menjadi ilmuwan.
  • Orang tua Nizran mengharapkan perhatian dan bantuan beasiswa dari pemerintah maupun donatur guna mendukung kelanjutan pendidikan serta pembinaan potensinya ke tingkat internasional.
Penafian: Poin utama ini diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

Bukittinggi, khazminang.id- Ardaviz Linzardha Vanizran yang sering disapa Nizran terlahir di Bukittinggi tanggal 29 Maret 2018, kini berusia 8 tahun, anak ke 2 dari pasangan Hendra Feri (ayah) seorang mekanik kendaraan vespa bengkel kecil-kecilan dan Sri Pamela (ibu) seorang ibu rumah tangga yang merupakan keluarga sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Dijelaskan Sri Pamela, ibu Nizran, Jumat (2/10/2026) di bengkel ayah Nizran, sejak usia 3 tahun, Nizran memiliki kemampuan membaca dan menulis. Artinya sejak usia tersebut sudah pula menampakkan kemampuan dalam ilmu pengetahuan dan ilmu agama, pada ilmu agama, di usia 4 tahun, Nizran dapat menghafal Al-Qur’an Juz 30 dan dilanjutkan menghafal Juz 29, 28 dan Juz 1.

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

Tahun ajaran 2024/2025 di usia 6 tahun, Nizran masuk sekolah di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Kota Bukittinggi, di jalan Kusuma Bhakti, Kubu Gulai Bancah, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat.

Nizran anak jenius memiliki kemampuan intelektual luar biasa memperoleh skor IQ di atas 130 dengan kategori Very Superior, kecerdasan yang dimiliknya tersebut, sehingga membuat ia mampu memahami konsep rumit, memproses informasi dengan kecepatan tinggi, dan memecahkan masalah secara kreatif tanpa banyak instruksi formal. Secara psikologis dan akademis, anak jenius sering diidentifikasi melalui karakteristik spesifik dan kebutuhan perkembangan yang berbeda dari anak-anak pada umumnya.

Ia mempunyai cita-cita ingin menjadi Ilmuan di bidang Matematika dan Fisika, ini dibuktikannya dengan menunjukkan prestasi yang sangat memuaskan pada berbagai mata pelajaran. Di kelas 1 MIN Kota Bukittinggi, Nizran dengan penuh percaya diri mengikuti berbagai perlombaan-perlombaan sains tingkat Kota, Provinsi dan Nasional, ucap Sri Pamela ibu Nizran.

Baca Juga:  DPRD Bukittinggi Gelar Rapat Paripurna Sampaikan Hasil Pembahasan LKPJ 2025

Percepatan Akademik dan Segudang Prestasi

Nizran dengan senyum banyak piala yang diraih

Kata Sri Pamela, perlombaan-perlombaan yang diikuti Nizran, yaitu di tahun 2025 mengikuti Kompetisi Sains Siswa Muslim Indonesia (KoSSMI) tingkat Nasional tahun 2025 berhasil masuk Semifinalis Matematika Level 0 (SD/MI 1-2) (Online), Olimpiade OMNI Sains Indonesia 1 Level 1-2 Tingkat Kota dan Lolos ke tingkat Provinsi (Offline), pada tingkat Provinsi Sumatera Barat meraih medali Perak (Offline) dan di tingkat Nasional meraih juara Harapan I (Offline).

Selain itu pada Emerald Education Center (Online) Level 1-2 tingkat Nasional, masuk babak Penyisihan dan meraih Medali Emas (Online) di babak Final meraih Medali Perunggu (Online) dan juga mengikuti Kompetisi Sains Ruang Guru (KSR) tingkat Nasional, Nizran Lolos sampai Nasional Round 52 besar (Online), mengikuti Indonesian Olympiad Battle Math (IOB) Prelim 1 Season 1 For Grade 2 tingkat Nasional dan meraih Medali Emas (Online).

Dan di tahun 2026 mengikuti Olimpiade OMNI Sains Indonesia 2 (2026) Level 1-2 tingkat Kota meraih Medali Emas (Offline), pada tingkat Provinsi Sumatera Barat meraih Medali Emas (Offline) dan di tingkat Nasional mendapat juara Harapan II (Offline).

Selain itu pada Intan Mutia Competition (IMC), mengikuti lomba Matematika Level 1 tingkat Nasional dan meraih juara 4 (Online, Nasional), di Grand Final menyabet Medali Emas (Online). Mengikuti Sakamoto Open Mathematics Competition (SOMC) Kelas 2 mendapat juara Harapan II (Se Sumatera Barat).

Dan pada lomba yang diadakan Indonesian Olympiad Battle Math (IOB) Prelim 2 Season 1 For Grade 2 tingkat Nasional, Nizran meraih Medali Perunggu (Online), dan masuk Math Final pada Indonesian Olympiad Battle (IOB) juga meraih Medali Perunggu Tahun 2026 (Online).

Baca Juga:  Wali Kota Bukittinggi, H.M.Ramlan Nurmatias, SH. : Camat Merupakan Ujung Tombak Pemerintahan

Ditambah keterangan Sri Pamela, sangat membanggakan di bulan September 2026 ini, Nizran mengikuti lomba yang digelar OMNI Local Competition se Sumatera Barat yang di selenggarakan di SDI Cendikia Bukittinggi pada tanggal 20 September 2026, Alhamdulillah menyabet best score 1 pada dua bidang lomba yang diikutinya, yaitu menjadi pemenang best score 1 IPA OMNI Local Competition se Sumatera Barat dan pemenang best score 1 Matematika OMNI Local Competition se Sumatera Barat.

OMNI Local Competition se Sumatera Barat digelar di dua Kota, yaitu Kota Padang dan Kota Bukittinggi. Pada lomba bidang IPA, Nizran baru pertama kali mengikuti, Alhamdulilah tampil sebagai pemenang bestscore 1, sedangkan lomba bidang matematika, Nizran tampil juga sebagai pemenang bestscore 1 bidang Matematika, ucap Sri Pamela.

Sedangkan Hendra Feri ayah Nizran, mengatakan, Nizran terpilih mengikuti program percepatan (akselerasi) di sekolah. Berhasil mengikuti percepatan akademik dari kelas 2 ke kelas 3 pada tahun ajaran 2025–2026, kini tahun ajaran 2026-2027 duduk di kelas 4 di usia 8 tahun, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Kota Bukittinggi, di jalan Kusuma Bhakti, Kubu Gulai Bancah, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat

Nizran sering mengikuti lomba-lomba ilmu pengetahun bidang pelajaran matematika, dan juga pernah beberapa kali juara lomba di bidang bahasa Inggris dan untuk lomba IPA baru kali ini mencoba langsung mendapat juara 1, selain itu juga penyeimbangan dalam olahraga silat, bulan Desember akan mengikuti lomba silat tradisional di Kota Bukittinggi, ucap Hendra Feri.

Baca Juga:  Menaker dan Seskab Luncurkan MagangHub Angkatan II, Kuota Peserta Naik Jadi 150 Ribu

“Nizran merupakan siswa dengan kemampuan intelektual kategori Very Superior yang menunjukkan potensi akademik unggul sejak usia dini.” Ia memiliki motivasi belajar yang tinggi, khususnya pada bidang matematika dan pembelajaran umum, serta menunjukkan perkembangan yang konsisten, ungkapnya.

Menaruh Harapan pada Beasiswa Pemerintah dan Donatur

Nizran ketika mengikuti lomba OMNI Sains Indonesia

Secara psikologis, anak dengan kategori Very Superior seperti Nizran memiliki karakteristik khusus seperti daya ingat yang kuat, rasa ingin tahu tinggi, serta konsentrasi intens. Mereka cenderung kritis dan cepat bosan dengan kurikulum standar karena ritme belajar mereka yang sangat cepat. Oleh karena itu, Nizran membutuhkan perhatian dan stimulasi mental yang tepat agar potensinya berkembang optimal.

Nizran mengikuti Kompetisi Sains Siswa Muslim Indonesia (KoSSMI) tahun 2025

Mengingat segudang prestasi yang telah diraih dalam mengharumkan nama Kota Bukittinggi dan sekolah di bawah naungan Kementerian Agama, orang tua Nizran menaruh harapan besar kepada Pemerintah dan para pemerhati pendidikan.

Hendra Feri dan Sri Pamela sangat mengharapkan adanya perhatian, sentuhan, serta bantuan beasiswa untuk masa depan Nizran. Dukungan pembinaan dan finansial yang berkelanjutan dinilai sangat krusial agar sang anak jenius ini bisa terus mengoptimalkan potensinya, melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, hingga mampu melangkah ke ajang olimpiade tingkat internasional, harap ayah dan ibu Nizran. (Iwin SB)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.