Padang, Khazminang.id– Rangkaian kegiatan pendidikan politik (Dikpol) yang dilaksanakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Padang resmi ditutup, Jumat (25/9). Penutupan Dikpol, sejalan dengan berakhirnya Sekolah Kader Perubahan (SKP) DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Padang yang digelar di Hotel Axana.
Walikota Padang diwakili Asisten I Setdako Padang, Tarmizi Ismail saat menutup kegiatan mengatakan, pendidikan politik penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang politik dan demokrasi. Sehingga diharapkan akan dapat mengurangi sikap apatisme masyarakat terhadap politik.
“Dengan dibekali pendidikan politik, masyarakat diharapkan dapat benar-benar memahami arti penting keterlibatan mereka dalam politik dan di segala aspek kehidupan berbangsa,” kata Tarmizi.
Tarmizi meminta agar seluruh peserta meneruskan pengetahuan yang diperoleh kepada masyarakat di lingkungan masing-masing. Menurutnya, pemahaman politik diperlukan agar warga, terutama generasi muda, dapat menyikapi situasi politik secara tepat.
SKP Berakhir
Ketua DPC PKB Kota Padang, Yusri Latif didampingi Sekretaris Zalmadi mengatakan, penutupan pendidikan politik yang dilaksanakan Badan Kesbangpol, sejalan dengan berakhirnya SKP DPC PKB Kota Padang.
Diketahui, kegiatan yang berlangsung sejak 22 September itu diikuti 600 warga (rentang usia 18-35 tahun), yang merupakan representasi dari empat daerah pemilihan (Dapil) se-Kota Padang, sesuai perolehan kursi dan jumlah anggota Fraksi PKB di DPRD Kota Padang.
“Jadi SKP ini adalah program yang wajib dilaksanakan seluruh anggota Fraksi PKB setiap tahun. Ini merupakan program kaderisasi berjenjang dalam rangka mencetak kader yang berintegritas, berideologi kuat, serta memiliki visi politik perubahan berbasis ide dan gagasan sesuai arah perjuangan PKB,” kata Latif.
Untuk pemateri pendidikan politik dari unsur pemerintahan, di antaranya Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Pemko Padang, Raf Indria, Asisten I Tarmizi Ismail, Kepala Bidang Poldagri Kesbangpol, Juheri dan Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Poldagri Kesbangpol, Dhanny Syahputra.
Sementara untuk kegiatan Sekolah Kader Perubahan, pemateri merupakan instruktur dari Lembaga Kaderisasi Provinsi (LKP) DPW PKB Provinsi Sumatera Barat, Rudi Antono, Wendriadi dan Zulfajri. Sementara dari Lembaga Kaderisasi Kota (LKK) DPC PKB Kota Padang, masing-masingnya Ryan Syair, Arifin Hasan dan Harleny.
“Sekolah Kader Perubahan, menjadi salah satu bagian penting dari kegiatan pendidikan politik dengan materi yang lebih berfokus pada kaderisasi dan penguatan peran peserta,” kata Latif.
Dengan telah mengikuti SKP, maka seluruh peserta yang sudah pula dibaiat menjadi kader PKB, diharapkan bisa menjadi juru bicara yang selalu membawa informasi dan berita-berita baik tentang PKB di tengah-tengah masyarakat.
“Sedikitnya, 600 kader muda sudah menyatakan siap menjadi bagian dalam perjuangan bersama PKB. Insha Allah, mereka adalah lebah-lebah yang siap menghijaukan Kota Padang,” imbuh Zalmadi. Ryan Syair
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






