Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
Sabana Minang

Pengurus LKAAM Sawahlunto Dikukuhkan

×

Pengurus LKAAM Sawahlunto Dikukuhkan

Sebarkan artikel ini
Ketua LKAAM Sawahlunto Dahler Dt. Pangulu Sati bersama Ketua LKAAM Sumbar FB Dt Nan Sati
Singkatnya Gini...
  • Pengurus LKAAM Kota Sawahlunto periode 2026–2031 resmi dikukuhkan di bawah kepemimpinan Dahler Datuak Panghulu Sati.
  • Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra menekankan pentingnya peran LKAAM dalam membimbing generasi muda menghadapi tantangan globalisasi dan teknologi digital.
  • Pemerintah Kota Sawahlunto berkomitmen mendukung lembaga adat tersebut, salah satunya melalui rencana pembangunan kantor Sekretariat LKAAM pada 2026.
Penafian: Poin utama ini diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

Sawahlunto, Khazanah — Sebagai sebuah organisasi yang di dalamnya berhimpun tokoh adat, maka  LKAAM sangat diharapkan membangun sinergi dengan pemerintah dalam pelayanan masyarakat serta pembangunan sosial dan budaya.

Tantangan lembaga adat hari ini tidak lagi sebatas menjaga tradisi. Anak kemenakan tumbuh di tengah arus informasi yang bergerak cepat melalui gawai dan media sosial.

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

“LKAAM memiliki peran penting dalam mendampingi anak kemenakan menghadapi berbagai perubahan akibat globalisasi dan perkembangan teknologi informasi. Perubahan ini perlu kita sikapi secara bijaksana agar generasi muda mampu memanfaatkan teknologi secara positif sekaligus memahami berbagai risiko yang menyertainya,” ujar Riyanda Putra, Walikota Sawahlunto, ketika memberi sambutan pada acara pengukuhan Pengurus LKAAM Sawahlunto periode 2026-2031, belum lama ini.

Menurut Ryanda, pemerintah dan masyarakat perlu diperkuat dengan nilai adat dan sosial budaya yang sesuai dengan kondisi generasi saat ini. Nilai adat tidak cukup hanya diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya, tetapi juga perlu hadir dalam persoalan yang dihadapi anak kemenakan sehari-hari.

Baca Juga:  ATR/BPN Tegaskan Sertifikasi Tanah Ulayat untuk Perlindungan Hak Adat, Bukan Pengambilalihan Negara

Pemerintah Kota Sawahlunto menyatakan komitmen untuk terus bersinergi dengan LKAAM. Salah satu bentuk dukungan konkret yang disampaikan Riyanda adalah pembangunan kantor Sekretariat LKAAM Sawahlunto pada tahun 2026.

Fasilitas tersebut diharapkan bukan sekadar menjadi alamat kelembagaan. Kantor baru semestinya menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi, menyusun program dan memperluas kontribusi LKAAM dalam kehidupan sosial masyarakat.

Di sinilah tantangan kepengurusan baru berada. LKAAM dituntut hadir lebih dekat dengan persoalan masyarakat, terutama dalam mendampingi generasi muda menghadapi perubahan sosial yang semakin cepat.

Kepada Dahler Datuak Panghulu Sati sebagai Ketua terpilih beserta seluruh jajaran pengurus yang baru dikukuhkan Ia berharap amanah tersebut dijalankan dengan memperkuat peran LKAAM sesuai kebutuhan masyarakat.

Periode 2026–2031 menjadi kesempatan bagi kepengurusan baru untuk menjawab persoalan mendasar, membuat nilai adat tetap hidup ketika generasi muda semakin banyak belajar, berinteraksi dan membentuk pandangan melalui ruang digital.

Pengukuhan pengurus baru Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kota Sawahlunto bukan sekadar pergantian kepengurusan. Di tengah perubahan perilaku sosial akibat globalisasi dan teknologi informasi, lembaga adat ditantang membuktikan nilai-nilai adat tetap relevan bagi generasi muda.

Baca Juga:  Ketua DPRD Sumbar Muhidi Hadiri Pengukuhan Pengprov IPSI Sumbar Periode 2025–2029

Pengurus LKAAM Sawahlunto masa bakti 2026–2031 dikukuhkan pada Kamis (17/09/2026). Dahler Datuak Panghulu Sati dipercaya memimpin lembaga tersebut. Pengukuhan dilakukan Ketua LKAAM Sumatera Barat H. Fauzi Bahar Datuak Nan Sati melalui prosesi pati ambalau. (eko)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.