Padang, Khazminang.id — Sri Darni terpilih sebagai Ketua Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Sumatera Barat periode 2026–2029. Wartawan RRI Padang ini terpilih dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar, Jumat (4/09/2026) secara hybrid (online dan offline).
Kegiatan tersebut menjadi Musda periode ketiga dalam perjalanan kepengurusan FJPI Sumatera Barat. Pelaksanaan Musda yang dihadiri Ketua FJPI Pusat, Khairiyah Lubis itu, diikuti 18 peserta.
Ketua Panitia Pelaksana Musda FJPI Sumbar, Ka’bati, dalam laporannya menyampaikan, rasa syukur atas terlaksananya Musda. Pelaksanaan Musda sebelumnya sempat beberapa kali tertunda akibat musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat.
“Meski telah beberapa kali tertunda akibat musibah banjir beberapa waktu lalu, alhamdulillah Musda ini akhirnya bisa terlaksana,” ujar Ka’bati.
Sementara itu, Ketua FJPI Pusat, Khairiyah Lubis, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada jajaran pengurus FJPI Sumatera Barat yang telah menyelenggarakan Musda periode ketiga.
Ia berharap Musda tidak sekadar menjadi agenda pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas jurnalis perempuan di Sumatera Barat.
“Semoga ini menjadi momentum kita para jurnalis perempuan untuk solid dan kuat secara profesi, sekaligus menjadikan FJPI sebagai wadah kita bersama untuk saling merangkul dalam silaturahmi,” kata Awie begitu sapaan akrabnya.
Dua Nama Diusulkan
Agenda pemilihan Ketua FJPI Sumatera Barat periode 2026–2029 dipimpin oleh Mona Sisca selaku pimpinan sidang.
Dalam proses pencalonan, peserta Musda mengusulkan dua nama sebagai calon Ketua FJPI Sumbar, yakni Harmalia Ocha, wartawan Zona Publis yang juga pernah menjadi wartawan TVRI Sumbar, dan Sri Darni, wartawan RRI Padang.
Namun, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap persyaratan calon berdasarkan tata tertib (tatib) Musda, Harmalia Ocha dinyatakan belum memenuhi salah satu persyaratan pencalonan. Dalam tatib FJPI, calon Ketua FJPI cabang diwajibkan telah bergabung dengan FJPI sekurang-kurangnya tiga tahun.
Setelah persyaratan tersebut dibahas dalam sidang, peserta Musda kemudian bermusyawarah untuk mencapai kesepakatan dan dilanjutkan dengan proses pemilihan dengan satu calon yang memenuhi persyaratan.
Berdasarkan musyawarah peserta dan hasil sidang, Sri Darni dinyatakan sah sebagai Ketua FJPI Sumatera Barat periode 2026–2029. Penetapan tersebut menandai dimulainya kepemimpinan baru FJPI Sumatera Barat untuk periode tiga tahun ke depan. Selanjutnya ketua terpilih segera melengkapi kepengurusannya.
Ketua FJPI Sumbar periode 2023-2026, Nita Indrawati juga menyampaikan laporan kegiatan yang telah berhasil dilaksanakan sebelumnya.
Dengan kepemimpinan baru tersebut, FJPI Sumatera Barat diharapkan semakin mampu menjadi ruang bersama bagi jurnalis perempuan untuk memperkuat profesionalisme, solidaritas, jejaring, serta peran perempuan dalam dunia jurnalistik.
Musda juga menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat komitmen FJPI Sumatera Barat dalam membangun ekosistem pers yang profesional, berintegritas, dan inklusif. (*)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






