Bukittinggi, khazminang.id- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bukittinggi Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Guguk Panjang terdiri dari Zulhamdi Nova Candra, IB. A.Md (NasDem), Dewi Anggraini, S.E., M.M. (PPP), Ir.Hj.Rahmi Brisma (PAN), Vina Kumala, SE.Ak., MM (Demokrat), Nur Hasra, B.Sc. (PKS), Andre Kresna Saputra, S.Sos.(PKB) dan Zulkhairahmi, S.Ak. (Gerindra), melaksanakan Reses kelompok pada masa sidang III tahun 2025-2026 di halaman kantor Kecamatan Guguk Panjang, Selasa (4/8/2026).
Kegiatan reses ini dibuka Wali Kota Bukittinggi, H.M.Ramlan Nurmatias, SH diwakilkan Camat Guguk Panjang, H. Heru Tri Astanawa, S.Pd.I, MM Tuanku Nan Satida dan dihadiri SKPD terkait, Lurah, RW, RT, Ninik Mamak, Bundo Kanduang, Tokoh masyarakat, Ketua Pemuda, ratusan warga masyarakat Kecamatan Guguk Panjang dan Tim Pendamping Sekretariat DPRD Kota Bukittinggi.
Sejumlah aspirasi yang disampaikan warga masyarakat peserta reses kepada wakil rakyat Dapil Guguk Panjang, diantaranya mengenai pendidikan dan pengawasan rumah kost. Kedua usulan warga masyarakat ini mendapat perhatian dari wakil rakyat Dapil Guguk Panjang untuk dibahas bersama-sama anggota DPRD.

Legislator PPP, Dewi Anggraini, S.E., M.M. menjelaskan kepada wartawan, kita sangat prihatin sekali terkait dengan generasi muda pada saat ini yang sama-sama kita tahu, kita dengar dan kita rasakan tentang attitude dan budaya anak-anak penerus bangsa yang hilang ditengah-tengah masyarakat khususnya untuk generasi muda telah tergerus dengan era kekinian.
Diketahui Attitude adalah sikap, perilaku, atau tingkah laku seseorang dalam berinteraksi dengan orang lain. Hal ini mencakup cara berbicara, cara bertindak, serta tanggapan mental dalam menghadapi suatu situasi atau kondisi tertentu, ucapnya.
Lebih lanjut disampaikannya, kita sangat mendukung sekali masukan dan usulan dari masyarakat yang menghadiri reses ini, bagaimana memberikan pembekalan kepada generasi muda khususnya, menjadikan mereka sebagai penerus bangsa dan negara.
Maka dari itu perlu rasanya adanya pembekalan agar mereka nantinya mereka bisa bersaing di tengah-tengah masyarakat, bisa mandiri dan lebih fokus kepada perkembangan dan kebaikan khususnya bagi diri mereka sendiri maupun bangsa dan negara.
Dewi Anggraini secara pribadi berinisiatif terkait usulan dari warga masyarakat untuk menyisihkan bantuan dana pokok-pokok pikiran (pokir) untuk pembekalan generasi muda, khususnya kita akan memberikan pembekalan kepada anak-anak tingkatan Sekolah Menengah Pertama (SMP), karena kita tahu, anak-anak SMP itu masa mereka pubertas (masa peralihan dari anak-anak menjadi dewasa yang ditandai dengan kematangan organ reproduksi, perubahan fisik, dan kestabilan emosi akibat perubahan hormon), masa peralihan, bergejolak dan mencari jati diri.
Nah disinilah sangat penting rasanya pembekalan itu akan kita berikan nantinya, In syaa Allah kalau usulan itu di tahun 2027, maka pelaksanaannya pokir di tahun 2028 melalui dinas pendidikan Kota Bukittinggi.
Sedangkan usulan warga masyarakat tentang pengawasan rumah kost di Kota Bukittinggi, kita sangat mendukung usulan tersebut, karena maraknya penyakit masyarakat berbagai usia, tidak hanya anak muda, orangtua juga, bahkan pendidik agama terkena penyakit masyarakat, kita sangat prihatin sekali.
Kata Dewi Anggraini, kita melalui Kecamatan menghimbau bahkan kalau butuh penganggaran, kita siapkan penganggaran itu, baik itu dari bantuan dana pokir kita sendiri tentang pengawasan di Kelurahan. Karena yang tahu kondisi dan situasi Kelurahan tersebut adalah warga masyarakat sekitarnya, bagaimana kita bisa memberdayakan RT (Rukun Tetangga) dan RW (Rukun Warga) setempat untuk lebih fokus mengawas lingkungannya terlebih daerah-daerah yang kawasan pendidikan (ada sekolah maupun akademisi). Pengawasan terpadu satu pintu melalui Kecamatan dan Kelurahan, harapan kita ini bisa terealisasi agar bisa meminimalisir penyakit masyarakat itu.
Ditambahkan keterangannya, kerapatan adat nagari Kurai Limo Jorong sedang melakukan Peraturan Nagari (Pernag), ini kita sangat mendukung. Ninik Mamak mengajak kita Anggota dewan untuk bisa bersinergi antara legislatif, eksekutif dan masyarakat untuk membentuk Pernag ini, pungkas Dewi Anggraini. (Iwin SB)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






