Pangian, Khazminang.id– Sebanyak 25 mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Nagari Pangian Kecamatan Lintau Buo, Kabupaten Tanah Datar dari tanggal 5 Juli 2026 sampai dengan tanggal 6 Agustus 2026. Dalam kegiatan tersebut mahasiswa KKN dari UNP turut mengambil peran aktif dalam mendukung pembangunan di Nagari Pangian.
Dalam KKN tersebut, mahasiswa KKN UNP berkerjasama dengan mahasiswa KKN dari Universitas Andalas (Unand) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar yang juga melakukan KKN di Pangian dalam waktu yang bersamaan.
Mahasiswa KKN dari tiga perguruan tinggi ini berkolaborasi mengembangkan berbagai program strategis yang menjadi fokus pembangunan nagari.
Kolaborasi tiga perguruan tinggi ini diharapkan mampu mempercepat terwujudnya Nagari Pangian sebagai nagari yang maju secara ekonomi, peduli terhadap lingkungan, serta tetap menjaga identitas budaya lokal melalui semangat gotong royong dan inovasi.
Empat program prioritas yang saat ini menjadi perhatian Pemerintah Nagari Pangian meliputi pengembangan Industri Kecil Menengah (IKM) menuju digital marketing, pelestarian Silek Pangian sebagai warisan budaya, pemilahan sampah rumah tangga melalui aktivasi bank sampah, serta aktivasi Nagari Creative Hub sebagai pusat pengembangan kreativitas masyarakat.
Mahasiswa KKN UNP terlibat secara langsung dalam pendampingan pelaku IKM agar mampu memanfaatkan teknologi digital sebagai media promosi dan pemasaran produk. Pelaku IKM diberi pengetahuan untuk bisa berinteraksi di media sossial baik melalui website maupun melakukan siaran langsung untuk penjualan melalui mediasosial, seperti Instagram maupun TikTok
“Hal ini tentu cukup membantu pelaku IKM karena saat ini di Nagari Pangia nada sekitar 20 UMKM yang bergerak di bidang kuliner dan semuanya dikelola oleh para ibu rumah tangga”, ujar Wali Nagari Pangian, Hijrah Adi Syukrial, kepada Khazminang.id, Minggu (1/6).
Dijelaskan Hijrah, melalui berbagai pelatihan dan pendampingan, pelaku usaha didorong untuk memperluas jangkauan pasar sehingga mampu meningkatkan daya saing produk lokal.
Di bidang kebudayaan, mahasiswa turut mendukung pelestarian Silek Pangian yang merupakan salah satu identitas budaya masyarakat Lintau Buo. Berbagai kegiatan dilakukan untuk memperkenalkan kembali nilai-nilai budaya kepada generasi muda sehingga tradisi tersebut tetap lestari di tengah perkembangan zaman.
Tidak hanya itu, mahasiswa KKN juga dilibatkan menginisiasi edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemilahan sampah sejak dari rumah tangga sebagai langkah awal penguatan bank sampah.
“Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan sekaligus memberikan nilai ekonomi dari sampah yang dikelola,” kata Aflahul Rizki, Ketua Tim KKN UNP di Nagari Pangian Minggu (1/8).
Sementara itu, aktivasi Nagari Creative Hub menjadi ruang kolaborasi berbagai kegiatan kreatif masyarakat. Mahasiswa KKN UNP berperan aktif menghidupkan pusat kreativitas tersebut melalui berbagai program seni dan budaya.
Berbagai kegiatan kesenian dilaksanakan di Nagari Creative Hub, mulai dari pembinaan seni tari, musik tradisional, hingga musik modern. Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah pengembangan bakat generasi muda, tetapi juga memperkuat fungsi Nagari Creative Hub sebagai pusat kreativitas masyarakat.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






