Padang, Khazanah – Pemerintah Kota Padang memberlakukan rekayasa lalu lintas di kawasan Sentral Pasar Raya (SPR) seiring berlangsungnya pekerjaan konstruksi di pusat perdagangan tersebut.
Sejumlah ruas jalan ditutup sementara dan arus kendaraan dialihkan melalui jalur alternatif.
Penutupan diberlakukan untuk seluruh jenis kendaraan pada akses utama dari Jalan Pemuda dan Jalan Diponegoro menuju kawasan SPR.
Akses lurus yang selama ini digunakan pengendara ditutup mulai dari depan Masjid Taqwa Muhammadiyah hingga kawasan Sentral Pasar Raya.
Sebagai penggantinya, kendaraan diarahkan melewati lajur kiri menuju Jalan Bandar Olo, kemudian dapat melanjutkan perjalanan melalui Jalan Pasar Raya I atau Jalan Pasar Raya II untuk memasuki kawasan pasar.
Sementara itu, akses menuju Jalan Belakang Lintas dan Jalan Belakang Tangsi juga ditutup dengan pemasangan rambu larangan masuk.
Bagi masyarakat yang hendak menuju kawasan SPR, Pemko Padang menyediakan jalur alternatif melalui jalan di samping Gedung IWAPI maupun ruas jalan di belakang Sentral Pasar Raya.
Pengendara dari arah Bandar Belakang Tangsi juga akan mengalami perubahan arus. Kendaraan terlebih dahulu diarahkan menuju Jalan Adhyaksa sebelum kembali memasuki Jalan Belakang Tangsi.
Selain itu, akses langsung dari Jalan Bundo Kanduang menuju kawasan Air Mancur ditutup sementara karena menjadi titik utama pekerjaan konstruksi. Masyarakat diimbau menggunakan jalur lingkar luar yang telah disiapkan.
Perubahan arus lalu lints juga berlaku bagi kendaraan umum yang datang dari arah Jalan M. Yamin maupun kawasan Kantor Balaikota Padang Lama. Akses menuju bundaran Pasar Raya ditutup, sehingga kendaraan diarahkan berbelok ke kanan melalui Jalan Sandang Pangan di depan Kantor Balaikota Lama, kemudian melintasi sisi Gedung Fase VII sebelum menuju tujuan masing-masing.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang, Malvi Hendri, mengimbau masyarakat agar menyesuaikan rute perjalanan dan mematuhi pengaturan lalu lintas yang telah diberlakukan selama proses pembangunan berlangsung.
“Diimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk mematuhi rambu-rambu petunjuk yang telah disediakan petugas di lapangan, serta selalu mengutamakan keselamatan berkendara,” kata Malvi Hendri.
Pemerintah Kota Padang juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat rekayasa lalu lintas tersebut. Pemko berharap masyarakat dapat mendukung pelaksanaan pembangunan agar revitalisasi Pasar Raya Padang dapat segera selesai dan menghadirkan kawasan perdagangan yang lebih representatif, aman, dan nyaman.(eko)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.




