Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
Politik

Padat, Ini Program Strategis Cempaka Tanjung Usai Ditetapkan Nakhodai PB Sumbar

×

Padat, Ini Program Strategis Cempaka Tanjung Usai Ditetapkan Nakhodai PB Sumbar

Sebarkan artikel ini
Oplus_16908288

Padang, Khazminang.id Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW Perempuan Bangsa Sumatera Barat menegaskan komitmen organisasi untuk memperkuat peran perempuan sebagai subjek politik dan penggerak pembangunan daerah. Kegiatan yang digelar di The ZHM Premiere Hotel Padang, Jumat (19/6), menetapkan Cempaka Tanjung sebagai Ketua DPW PB Sumbar.

“Perempuan Bangsa adalah organisasi yang dibangun atas semangat pergerakan, penghormatan terhadap perempuan dan kebangkitan bangsa. Perempuan harus hadir sebagai subjek politik dalam kehidupan dan peradaban,” kata Wakil Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa Hj. Neng Eem Marhamah Zulfa, M.M., saat membuka kegiatan.

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

Muswil dihadiri Anggota DPR RI Fraksi PKB Rico Alviano, ST, pengurus DPP PB Enung, Ketua DPW PKB Sumatera Barat Firdaus, S.HI, Ketua DPW PB Sumatera Barat yang diwakili Dr. Nikmatul Laili, S.Pd., M.Pd., Ketua DPC PKB se Sumatera Barat, kader dan undangan.

“Perempuan bagi kita semua adalah rahim peradaban dunia, rahim peradaban bangsa, rahim peradaban manusia dan rahim peradaban kehidupan kita semuanya,” ujar Neng Eem.

Baca Juga:  Ketua DPRD Sumbar Muhidi Bersama Unsur Forkopimda Tinjau Sejumlah Pos Pengamanan Nataru

Menurut Neng Eem, perempuan memiliki posisi sentral dalam kehidupan dan peradaban, sehingga harus mendapat penghormatan yang layak serta didorong untuk mengambil peran dalam berbagai bidang kehidupan.

Ketua DPW PKB Sumatera Barat Firdaus mengatakan perempuan tidak boleh lagi diposisikan sekadar sebagai pelengkap atau pemenuh kuota dalam politik. Perempuan jelasnya yang memiliki peran strategis dalam pembangunan, kesejahteraan masyarakat, pendidikan, serta berbagai kebijakan publik, harus menjadi pelaku utama dalam politik.

“Jangan sampai perempuan hanya dibicarakan sebagai isu atau hanya menjadi objek politik. Perempuan harus benar-benar menjadi subjek dan pelaku politik,” katanya.

Ia memaparkan, Sumatera Barat memiliki sejarah panjang perjuangan perempuan melalui tokoh-tokoh perempuan seperti Rohana Kudus dan Rahmah El Yunusiyah yang memberikan kontribusi besar bagi pendidikan dan kemajuan perempuan.

“Dari banyaknya tokoh-tokoh perempuan hebat di ranah minang, PKB memberi ruang perempuan Minang untuk ikut serta dalam memperjuangan hak-hak perempuan,” ujarnya.

Sementara itu usai ditetapkan sebagai ketua DPW Perempuan Bangsa Sumatera Barat oleh Dewan Pengurus Pusat Perempuan Bangsa dengan nomor: 18/DPP-PB/SK.3/V/A/VI/2026 masa bakti 2026-2031, Cempaka Tanjung langsung memapakarkan program kerja.

Baca Juga:  Pastikan Efektivitas Penggunaan Anggaran Daerah, Ketua DPRD Sumbar dan Banggar Tinjau Dinas Pendidikan Wilayah I Bukittinggi

Ia mengatakan bahwa langkah awal yang akan dilakukan adalah memperkuat organisasi hingga ke tingkat kabupaten dan kota.

“Jangka pendek kami akan fokus pada pembentukan struktur di beberapa DPC Perempuan Bangsa. Insya Allah agenda ini akan kita laksanakan bersama pada Agustus sampai September 2026,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan, Perempuan Bangsa Sumbar akan mengarahkan perhatian pada pemberdayaan ekonomi perempuan melalui pendampingan usaha dan akses permodalan. Program tersebut akan diwujudkan melalui pembentukan kelompok-kelompok usaha perempuan yang diharapkan mampu meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga.

“Selain sektor ekonomi, kita juga menyiapkan gerakan sosial yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia perempuan. Di antaranya Gerakan Perempuan Gemar Membaca, pemberian beasiswa, bantuan pendidikan bagi perempuan kurang mampu, serta program penguatan ekonomi rakyat,” kata wakil Bendahara Umum DPP PKB itu.

Lebih jauh Ia menilai pembangunan perempuan tidak hanya berbicara soal keterwakilan politik, tetapi juga akses terhadap pendidikan dan kesempatan ekonomi yang lebih baik. Program tersebut tidak dapat dijalankan hanya oleh pengurus wilayah.

Baca Juga:  DPRD Sumbar Serahkan Rekomendasi LKPJ Kepala Daerah Tahun 2024 kepada Gubernur untuk Ditindak Lanjuti

Karena itu, ia meminta dukungan dan kerja sama seluruh DPC Perempuan Bangsa di Sumatera Barat agar agenda yang telah dirancang dapat terlaksana selama lima tahun ke depan.

“Program yang akan dilakukan DPW Perempuan Bangsa membutuhkan kerja sama seluruh DPC. Saya memohon doa, dukungan, dan kebersamaan dari semua pihak agar setiap tantangan yang kita hadapi selama periode 2026-2031 bisa kita jalani bersama,” tuturnya. Fan

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.