Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
IptekPolitik

Terkait Pembahasan Ranperda Perubahan atas Perda No 2 Tahun 2019, DPRD Sumbar Konsultasi ke Kemendikdasmen

×

Terkait Pembahasan Ranperda Perubahan atas Perda No 2 Tahun 2019, DPRD Sumbar Konsultasi ke Kemendikdasmen

Sebarkan artikel ini
Singkatnya Gini...
  • DPRD Provinsi Sumatera Barat berkonsultasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terkait pembahasan Ranperda Perubahan Perda Nomor 2 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pendidikan.
  • Perubahan regulasi ini dinilai mendesak untuk menyesuaikan sistem pendidikan di Sumatera Barat dengan perkembangan teknologi, dinamika kebijakan nasional, serta tuntutan pemerataan akses dan mutu pembelajaran.
  • Ranperda yang kini telah memasuki pembahasan tingkat III tersebut diharapkan menjadi instrumen hukum yang kuat, adaptif, dan selaras dengan regulasi yang lebih tinggi guna mencetak generasi daerah yang unggul.
Penafian: Poin utama ini diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

Jakarta, Khazminang.id – Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Drs. H. Muhidi, MM mengungkapkan, perubahan Perda No 2 Tahun 2019 menjadi kebutuhan mendesak seiring munculnya berbagai perkembangan baru seperti perubahan kebijakan nasional, transformasi teknologi pembelajaran, hingga tuntutan pemerataan akses dan peningkatan mutu pendidikan.

“Konsultasi ini untuk memastikan setiap substansi yang dimuat dalam Ranperda memiliki landasan hukum yang kuat, tidak bertentangan dengan regulasi yang lebih tinggi, serta mampu menjawab kebutuhan pendidikan di Sumatera Barat secara konkret,” jelas Muhidi saat konsultasi terkait pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan atas Perda No 2 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pendidikan dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

Didampingi Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri Rajo Budiman serta jajaran anggota Komisi V DPRD Sumbar, lebih lanjut Muhidi menjelaskan, Ranperda tersebut telah memasuki tahapan pembahasan tingkat III. 

Sebelumnya, lanjutnya, perubahan Ranperda ini merupakan usul prakarsa DPRD Sumbar, yang sebelumnya telah ditetapkan dalam Rapat Paripurna tanggal 6 Mei 2026 dan dilanjutkan dengan penyampaian nota penjelasan sehari setelahnya.

Baca Juga:  Sempat Tertunda Setahun, Akhirnya DPRD Sumbar Paripurnakan Ranperda Tentang SPBE

Dalam kesempatan itu Muhidi menegaskan, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan kualitas sumber daya manusia dan masa depan Sumatera Barat.

“Karena itu, regulasi yang mengatur penyelenggaraan pendidikan harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman,” tegasnya.

Sebab, tuturnya, pendidikan adalah investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi Sumatera Barat yang cerdas, terampil, dan berkarakter. Mereka adalah generasi yang akan mewarisi sekaligus memimpin kemajuan daerah di masa depan.

Sementara Komisi V DPRD Sumbar sebagai leading sektor pembahasan menilai, perubahan regulasi menjadi langkah penting untuk menyesuaikan penyelenggaraan pendidikan dengan dinamika kebijakan nasional, perkembangan kurikulum, pemanfaatan teknologi pendidikan, serta peningkatan kualitas pendidikan menengah dan pendidikan khusus yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

Melalui konsultasi tersebut, DPRD Sumbar berharap Ranperda yang tengah disusun dapat menjadi instrumen hukum yang adaptif, relevan dan visioner dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Ranah Minang.

Dengan regulasi yang lebih responsif terhadap perubahan, DPRD Sumbar optimistis sektor pendidikan akan semakin mampu mencetak generasi unggul yang siap menghadapi tantangan global tanpa meninggalkan karakter dan nilai-nilai budaya daerah.

Baca Juga:  Evi Yandri: Pesantren di Sumbar Masih Menghadapi Tantangan Aspek Geografis, Demografis, Maupun Sosial-Ekonomi Masyarakat

Dikatakan, konsultasi tersebut jadi bagian dari upaya memastikan regulasi pendidikan daerah tetap selaras dengan arah kebijakan nasional sekaligus menjawab tantangan pendidikan yang terus berkembang. (*)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.