Bukittinggi, khazminang.id- Ketua DPRD Kota Bukittinggi, H. Syaiful Efendi, Lc., M.A, melaksanakan kegiatan reses perorangan masa sidang II Tahun 2025/2026 di Daerah Pemilihan Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB), tepatnya di Gang Melur, Kelurahan Aur Kuning, Kamis (30/4/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh mantan Anggota DPRD Kota Bukittinggi Ustadz Alizarman, unsur Kecamatan dan Kelurahan, Niniak mamak, Tokoh masyarakat, RT/RW, kader, serta simpatisan di daerah pemilihan ABTB. Selain itu, kegiatan juga didampingi oleh jajaran Sekretariat DPRD Kota Bukittinggi serta tim media, baik dari pers cetak maupun online, guna mendukung kelancaran pelaksanaan reses.
Reses yang dikemas dalam bentuk silaturahmi ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi secara langsung. Sejumlah isu strategis mengemuka, mulai dari persoalan bantuan sosial hingga kebutuhan pembangunan infrastruktur lingkungan.
Salah satu perhatian utama warga adalah terkait akurasi data penerima bantuan sosial. Masyarakat mengeluhkan masih adanya ketidaksesuaian data, dimana warga yang dinilai layak justru tidak menerima bantuan, sementara yang dianggap tidak layak malah terdaftar sebagai penerima.
Permasalahan ini dinilai berkaitan dengan sistem desil dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Warga menyoroti klasifikasi desil 1 hingga 4 yang dinilai belum sepenuhnya tepat sasaran, khususnya dalam penyaluran bantuan seperti Program Keluarga Harapan (PKH).
“Kita berharap ke depan ada perbaikan. Walaupun mungkin masih ada kekurangan, tapi setidaknya ada progres yang terus dilakukan oleh Pemerintah,” ujar salah seorang warga.
Selain persoalan bansos, masyarakat juga mengusulkan sejumlah kebutuhan pembangunan dan pelayanan dasar. Di antaranya pemasangan paving block untuk jalan lingkungan, pengadaan alat kesehatan berupa tensi darah untuk posyandu, serta permintaan kepada Dinas Perhubungan untuk pembangunan Zona Selamat Sekolah (ZoSS) di SDN 02 Aur Kuning.
Usulan ZoSS tersebut dinilai penting guna meningkatkan keselamatan anak-anak sekolah, mengingat lokasi tersebut merupakan kawasan padat lalu lintas yang setiap hari dilalui pelajar.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Ketua DPRD Kota Bukittinggi, H. Syaiful Efendi, Lc., M.A, menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.
“Untuk paving block, kita rencanakan akan diusulkan dalam anggaran tahun 2027 melalui pokok pikiran (pokir). Sementara untuk kebutuhan posyandu, sudah kita komunikasikan dengan Dinas Kesehatan agar dapat segera ditindaklanjuti,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia juga berharap sistem pendataan bantuan sosial ke depan dapat semakin akurat dan tepat sasaran.
Sementara itu, perwakilan Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Camat ABTB, Hendra Eka Putra, S.H., menyampaikan bahwa saat ini Pemerintah tengah melakukan integrasi data melalui program Satu Data Indonesia. Program ini bertujuan untuk menyatukan berbagai informasi masyarakat dalam satu sistem terpadu.
Melalui integrasi tersebut, data kependudukan, kondisi ekonomi, hingga akses layanan masyarakat akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan, termasuk dalam penyaluran bantuan sosial agar lebih tepat sasaran.
Kegiatan reses ini diikuti dengan antusias oleh warga Kelurahan Aur Kuning. Kehadiran langsung pimpinan DPRD di tengah masyarakat menjadi bukti nyata komitmen dalam menyerap dan memperjuangkan aspirasi rakyat.
Melalui kegiatan ini, DPRD Kota Bukittinggi menegaskan perannya sebagai representasi masyarakat dalam memastikan setiap aspirasi dapat ditindaklanjuti secara konkret oleh Pemerintah Daerah demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat. (Iwin SB)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.




